UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Relawan katedral menjadi penunjuk jalan

14/12/2012

Relawan katedral menjadi penunjuk jalan thumbnail

 

St. Fransiskus Xaverius mendarat di Kota Kogoshima, sekitar 950 kilometer barat daya Tokyo, Jepang, yang saat ini merupakan tujuan wisata terkenal di Jepang.

Tempat ini mungkin cocok karena terdapat terminal bus wisata yang berada di depan Katedral St. Fransiskus Xaverius.

Akibatnya, katedral itu telah menjadi sarana bantuan tidak hanya untuk para pelipur lara, tapi juga bagi para pelancong.

Para relawan yang bekerja di pusat informasi katedral mengatakan pertemuan dan bantuan membuat banyak orang telah memperkuat kehidupan iman mereka.

“Kami berdua menjadi pemandu pusat informasi wisata, maka kami memiliki brosur yang disediakan oleh Kota Kagoshima untuk dijadikan pegangan. Kami sering ditanyakan secara langsung bagaimana untuk sampai ke berbagai tempat wisata,” kata Atsuko Kojo, 71, seorang umat Paroki St. Fransiskus Xaverius. “Meskipun, saya khawatir kalau saya tidak banyak membantu.”

“Karena katedral terletak sangat dekat dengan terminal, kami mendapatkan banyak orang di tempat itu. Kota itu dan gereja saling membantu,” lanjut Kojo.

Para pengunjung di gereja itu beragam, termasuk peziarah, turis dan anak sekolah. Ketika lalu lintas sibuk, para relawan pun ikut sibuk, terutama ketika orang ingin tur ke gereja. Bahkan tunawisma sering datang untuk mengambil onigiri segar (nasi bola).

Para relawan pusat visitor pertama direkrut 13 tahun lalu setelah katedral ini dibangun kembali tahun 1999, atau sekitar 450 tahun setelah kedatangan St. Fransiskus Xaverius di negara itu.

Pusat ini dikelola sepanjang hari dan ditutup sekitar pukul 8 pm. Beberapa relawan adalah para umat dari paroki lain, termasuk penggemar sejarah lokal dan orang yang fasih berbahasa lain.

Kimiko Nakamura, 68, dibaptis beberapa tahun lalu, dan mendaftar diri untuk membantu pusat itu. Pekerjaan itu memberikan kesempatan bagi dirinya untuk bertemu orang baru.

Nakamura merasa berarti karena berada di ‘garis depan’ evangelisasi, tapi ini bukan tujuan yang eksplisit.

“Saya tidak merasa perlu untuk menginjili di sini, tapi sementara kita ngobrol dengan para tamu,” kadang-kadang ia mengatakan, “Mungkin saya akan berusaha mengajak mereka pergi ke gereja.

“Saya memiliki seseorang yang berasal dari prefektur lain, ia mengatakan, “Saya ingin dibaptis di Gereja St. Xaverius.”

“Saya hanya mengatakan kepada mereka, tidak peduli gereja mana mereka dibaptis. Saya sangat senang menerima kabar bahwa  orang ini telah dibaptis.”

“Setelah 15 tahun saya dibaptis. Saya tidak pernah berpikir bahwa saya akan selesai melakukan hal semacam ini. Sebenarnya, saya cukup sibuk, bila dalam berbagai kegiatan yang terkait gereja saya telah menemukan diri saya dengan terlibat di dalamnya,” kata Kojo sambil tertawa.

Bahkan sekarang, Kojo bingung ketika dia menemukan seseorang yang tidak bisa berbicara bahasa Jepang, tapi ia telah menyadari bahwa ia tetap menyambutnya dengan hangat.

Sumber: Cathedral volunteers are showing the way

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Tergerak oleh belas kasih, sebuah paroki melayani orang miskin
  2. Renungan Hari Minggu Biasa VII/A bersama Pastor Bill Grimm
  3. Gereja mengadakan lokakarya perdamaian di Myanmar yang dilanda perang
  4. Anggota dewan lintas agama ditahan di Vietnam
  5. Uskup ‘bawah tanah’ di Tiongkok belum diakui
  6. Kehadiran profetis di tengah kaum marginal menantang kaum religius
  7. Pemimpin Katolik dan Protestan di Pakistan desak sensus yang akurat
  8. Umat Katolik menemukan ‘nilai dan martabat’ saat sakit
  9. Kardinal Darmaatmadja merayakan Misa untuk orang sakit
  10. Pejabat Tiongkok dituduh mengambil organ pengikut Falun Gong dan Kristen ‘bawah tanah’
  1. Rama yth. Menurut iman saya, semua orang katolik punya kuasa mengusir setan.....
    Said markoes padmonegoro on 2017-02-06 12:43:43
  2. Adakah hubungan baik seperti ini? Mengapa ini bisa? Karena ada bahaya mengancam...
    Said Jenny Marisa on 2017-02-03 13:57:52
  3. Tidak salah orang mempunyai harapan keselamatan seperti hal sederhana seperti in...
    Said Jenny Marisa on 2017-02-02 21:30:20
  4. Ikut senang.....
    Said Jenny Marisa on 2017-02-01 14:16:51
  5. Filipina telah memilih sendiri pemimpinnya.. nampaknya mereka suka sifatnya yang...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-30 12:24:36
  6. tidak bisa dimengerti aturan2 di Cina.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-28 15:40:09
  7. Mas bisa bantu kami ga buat pelayanan pekerjaan Tuhan di kalimantan?...
    Said Daniel Malonda on 2017-01-27 11:58:36
  8. begitu meriah.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-19 12:12:02
  9. Bapak Romo.Mohon Maaf Atas Kelancangan Saya, ''Mohon DOA'' Bagi Keluarga Saya, T...
    Said moseslamere on 2017-01-16 09:51:46
  10. Yang saya salut dg agama2 asli Indonesia ini adalah kedamaiannya,...
    Said Surromenggala on 2017-01-13 06:19:39
UCAN India Books Online