Pria bersenjata serang pekerja vaksinasi polio

20/12/2012

Pria bersenjata serang pekerja vaksinasi polio thumbnail

 

Para pria bersenjata di Pakistan menembaki para pekerja kesehatan yang memberikan vaksinasi polio dalam tiga serangan terpisah pada Rabu.

Pakistan adalah salah satu dari tiga negara di dunia di mana polio masih endemik, tetapi upaya untuk membasmi penyakit itu telah terhambat oleh perlawanan dari Taliban, yang telah melarang tim vaksinasi dari beberapa daerah.

Enam orang bekerja medis untuk mengimunisasi anak-anak terkait penyakit yang melumpuhkan itu telah ditembak mati di Pakistan sejak kampanye vaksinasi yang didukung PBB yang dimulai pada Senin.

Ketika dua pekerja memberikan vaksinasi polio di pinggiran Peshawar, di barat laut negara itu, orang-orang bersenjata yang mengendarai sepeda motor lalu memberondongkan tembakan, kata Janbaz Afridi, dokter yang bertanggung jawab atas kampanye imunisasi di provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Salah satu pekerja berada dalam kondisi kritis di rumah sakit setelah serangan itu, katanya.

Pejabat polisi senior Asif Iqbal mengkonfirmasikan serangan itu dan mengatakan polisi sedang menyelidiki.

Dua tim polio lain menjadi target dalam serangan serupa di kota Nowshera dan kota Charsadda, kata aparat polisi dan pejabat kesehatan, namun para pekerja menyelamatkan diri tanpa cedera. Satu orang mengalami luka ringan di Nowshera.

Kekerasan telah terjadi setiap hari terkait kampanye polio: satu tenaga kesehatan ditembak mati di Karachi pada Senin dan empat lagi tewas ditembak di kota itu dan seorang lain ditembak mati di Peshawar, pada Selasa.

Setelah serangan pada Selasa, pemerintah provinsi Sindh, dengan ibukota Karachi, menghentikan imunisasi, dan Afridi mengatakan pemerintah Khyber Pakhtunkhwa tidak punya pilihan selain mengikuti.

“Kami mengadakan pertemuan darurat dengan para donor kami dan kami tidak memiliki pilihan selain menunda kampanye vaksinasi untuk sementara waktu. Kami secara resmi akan mengumumkannya setelah pertemuan itu,” katanya.

Rumor tentang vaksinasi polio sebagai cara untuk mensterilkan warga Muslim di Pakistan, tapi kecurigaan program vaksinasi menyusul pemenjaraan seorang dokter yang membantu CIA menemukan Osama bin Laden tahun 2011 dengan menggunakan program vaksinasi hepatitis.

Belum ada klaim yang bertanggungjawab atas serangan para pekerja polio, tetapi pada Juni Taliban melarang imunisasi di wilayah suku Waziristan, mengecam kampanye polio sebagai cara untuk spionase.

Waziristan, sebuah pusat bagi militan Islam. Serangan itu dilakukan sebagai protes terhadap serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat. Hal ituĀ membuat 240.000 anak-anakĀ  menghadapi resiko bila tidak mendapat imunisasi, kata para pejabat.

Sumber: More gun attacks on polio aid workers




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online