UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Mogok makan, belasan petani jatuh pingsan

20/12/2012

Mogok makan, belasan petani jatuh pingsan thumbnail

 

Dua belasĀ  petani yang melakukan aksi mogok makan kolaps dan dilarikan ke rumah sakit kemarin. Mereka mengeluh bahwa mereka merasa lemah dan mengalami kesulitan bernapas.

Para petani itu termasuk di antara 56 petani tak bertanah yang memulai mogok makan di Manila, Senin.

Kelompok ini berasal dari provinsi Negros, provinsi Batangas dan provinsi Bukidnon, telah berencana melakukan aksi mogok makan di markas Departemen Reformasi Agraria untuk menuntut segera pembagian tanah.

Para pemogok makan yang lain masih melanjutkan puasa kemarin, dan rela “mati” di depan gedung reformasi agraria itu, memblokir lalu lintas di daerah tersebut.

Seorang juru bicara mengatakan mereka akan tetap berkomitmen untuk mogok makan mereka sambil menunggu Presiden Benigno Aquino untuk bertemu dengan mereka. Namun, pihak istana presiden tetap bersikap diam terkait masalah ini.

Para petani melakukan protes menuntut segera pembagian lahan 17.160 hektar yang telah dijanjikan kepada mereka di bawah program reformasi agraria pemerintah, dan pemecatan terhadap Sekretaris Reformasi Agraria Virgilio Delos Reyes.

Para petani mengklaim bahwa Delos Reyes telah mengurangi target distribusi tahun ini dari 260.000 hektar menjadi 180.000. Hingga kini baru 49.349 hektar lahan telah dibagikan pada 13 Desember.

Di Negros Occidental saja, hanya 1.784 hektar telah dibagikan kepada para petani dari target pemerintah sebanyak 54.172 hektar.

Sumber: Hunger strike farmers collapse

One Comment on "Mogok makan, belasan petani jatuh pingsan"

  1. Anonymous on Fri, 21st Dec 2012 6:22 am 

    Kita di Indonesia, petani kita kadang2 juga bermasalah … di Filipina, sampai mogok makan dan ditampung uskup… Tetap itu masalah.. Kita harus melihat pak tani sebagai orang rajin, menanam padi dan sayur – makanan bagi kita, sehingga kita kenyang.. Mengapa di Filipina tidak diperhatikan kebutuhan dasar – minta tanah kok tidak digubris? Janganlah petani kita di Indonesia terabaikan… mereka sudah cukup susah, jangan ditambah-susahkan ….




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja Katolik kritik pemerintah atas Perppu Kebiri
  2. Renungan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus bersama Pastor Bill Grimm
  3. Rosario Merah Putih di dada prajurit
  4. Tiongkok dan Vietnam: Keduanya negara komunis tetapi berbeda
  5. Kelompok iklim menyerukan tindakan cepat untuk atasi bencana
  6. 58 tahun ISKA: Nasionalisme itu hanya satu
  7. Pejabat Vatikan rayakan Misa menandai Hari Doa untuk Gereja di Tiongkok
  8. Keuskupan Agung Seoul bantu para pengungsi Korea Utara
  9. Paroki-paroki menyalurkan bantuan bagi korban banjir
  10. 58 persen siswa SMA Jakarta dukung pelaksanaan Syariat Islam
  1. Menjadi persoalan, apakah para siswa itu paham dan tahu betul apa itu syariat is...
    Said Brian on 2016-05-28 18:25:34
  2. Semoga rencana untuk dijadikan seumur hidup bersyarat adalah awal perbaikan seta...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-20 12:03:38
  3. Adakalanya seorang pasien yang sudah dirawat sebaik mungkin karena cirrosis, yan...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:23:07
  4. Banyak negara melarang hukuman mati. Sebaliknya, negeri Belanda membenarkan euth...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:11:14
  5. Saya pilih Ahok karena dia bisa dipercaya, kebetulan saja dia Kristen.....
    Said Jenny Marisa on 2016-05-10 15:51:40
  6. Masalah perdagangan dan penyaluran narkoba sudah amat sangat menyulitkan pemerin...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-06 17:37:26
  7. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  8. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  9. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  10. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
UCAN India Books Online