UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Gereja berupaya menutup toko-toko pada hari Minggu

21/12/2012

Gereja berupaya menutup toko-toko pada hari Minggu thumbnail

 

Gereja Katolik Roma, serikat buruh dan asosiasi usaha kecil telah bergabung dalam upaya untuk menjadikan hari Minggu bebas dari aktivitas bisnis.

Dalam upaya untuk memacu pertumbuhan ekonomi, Perdana Menteri Italia Mario Monti mendukung sebuah undang-undang baru yang memungkinkan toko untuk tetap dibuka pada hari Minggu.

Tapi, tradisi hari Minggu kuat di negara-negara Eropa, dan perubahan itu menuai protes yang kuat dari kelompok-kelompok agama dan sekuler.

Bulan lalu, sebuah asosiasi pemilik toko Italia dan Konferensi Waligereja Italia ‘meluncurkan kampanye untuk “membebaskan hari Minggu.” Kelompok-kelompok tersebut mengumpulkan 50.000 tandatangan sebagai upaya menarik undang-undang tersebut.

Confesercenti, asosiasi pemilik toko, khawatir bahwa toko-toko pengecer kecil yang menjadi  tulang punggung dari sektor riil Italia – akan dikuasai oleh pengecer besar dan mal-mal bergaya Amerika.

Di Brussels, Belgia, puluhan kelompok agama, termasuk Gereja Katolik, serikat pekerja dan asosiasi bisnis dari 27 negara telah membentuk “European Sunday Alliance” untuk melobi Uni Eropa menjadikan hari Minggu sebagai hari untuk beristirahat.

Johanna Touzel, juru bicara aliansi itu, mengatakan bahwa peraturan hari Minggu itu tidak terkait masalah agama, dan tidak diskriminatif terhadap orang-orang Yahudi dan Muslim.

“Kita perlu sebuah hari agar semua orang bisa beristirahat.  Dan kenyataannya, organisasi Muslim mendukung kami,” paparnya.

Pastor Marco Scattolon dari Camposampiero, Italia, mengatakan kepada surat kabar Corriere del kabar Veneto bahwa hari Minggu adalah hari untuk pertobatan dan salah satu kesempatan bagi keluarga untuk berkumpul bersama-sama.”

Uskup Antonio Mattiazzo dari Padua mendukung Scattolon sementara uskup lain secara terbuka menandatangani kampanye Confesercenti.

Berita terkait:  Vatican tries to close Italian shops on Sundays

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Imam yang diculik di Yaman akan segera dibebaskan
  2. Biarawati Katolik yang lolos dari pembantaian di Yaman masih trauma
  3. KWI gelar pekan Komunikasi Sosial Sedunia di Sibolga
  4. Para petani Muslim di Pakistan bantu umat Katolik membangun kembali gereja
  5. Para uskup Mindanao mengeluarkan kriteria untuk memilih calon presiden
  6. Ketidakpastian menghantui warga Filipina yang dipenjara di luar negeri
  7. Terwujudnya Damai
  8. Pemimpin Gereja kecam penangkapan terhadap warga Papua
  9. Tiada akhir tekanan terhadap warga Rohingya di Myanmar
  10. Akun Weibo uskup Tiongkok diblokir, ruang gerak dibatasi
  1. Masalah perdagangan dan penyaluran narkoba sudah amat sangat menyulitkan pemerin...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-06 17:37:26
  2. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  3. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  4. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  5. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
  6. Semua orang harus waspada... Siapa yang dapat dipercaya...tetapi ini mungkin p...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-21 12:03:46
  7. Allah seperti apa yg mereka sembah sehingga seseorg yg lemah didemo besar besara...
    Said Eduardus on 2016-04-19 15:54:23
  8. Boleh saja menyumbang, dimana banyak orang tidak suka melihat adanya gereja... T...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 13:19:59
  9. Ratusan orang bersatu untuk membunuh SATU orang lemah... Dan belum terbukti bers...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 11:11:04
  10. Kata Jimmy Akin apologist Katolik (Catholic Answers), berdoa rosario adalah berd...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 10:53:25
UCAN India Books Online