UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Petani minta perusahan tambang ganti rugi

21/12/2012

Petani minta perusahan tambang ganti rugi thumbnail

 

Petani di Desa Lante, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunggu ganti rugi dari perusahan tambang PT Raksha Internasional Mining (PT RIM) yang telah merusak mata air dan lahan pertanian mereka akibat limbah perusahan tersebut.

“Terdapat 16 keluarga petani yang lahannya mengalami rusak parah” demikian kata Walterius Jemaun, warga Lantar, Desa Lante, salah satu korban ketika dihubungi ucanews.com hari ini.

Jemaun mengatakan, saat ini areal persawahan dan kebun kemiri mereka tertimbun limbah tambang.

“Mata air andalan seribuan warga kami selama ini, yaitu di kali Wae Kondo sudah beracun. Memang belum tahu pasti apa racunnya, tapi kami sekarang tidak mau minum air itu karena beberapa waktu lalu 2 ekor kerbau mati setelah minum air tersebut”, ungkapnya.

Ia menjelaskan, mereka sudah menyampaikan tuntutan kepada pemerintah setempat lewat Kepala Desa untuk memfasilitasi pertemuan dengan pihak perusahan pada 3 Desember lalu.

“Saat itu, kami meminta mereka mengganti kerugian dengan tuntutan 150 juta per keluarga korban. Sebagai jaminan, kami menahan alat berat perusahan”.

Selain itu, kata Jemaun, mereka juga mendesak perusahaan memberikan kompensasi kepada Desa Lante karena air bersih mereka sudah tercemar dengan uang sekitar 1 miliar.

“Perusahan janji akan datang memverifikasi kerugian pada 5 Desember. Kami tunggu, tapi ternyata mereka tidak muncul-muncul, tanpa ada informasi”.

Merasa kesal dengan hal itu, mereka lalu menyegel 4 unit alat berat perusahan yang sedang beroperasi di area pertambangan, mengusir pekerja tambang dan memagari areal pertambangan.

Tiba-tiba pada 17 Desember lalu, polisi datang, termasuk Kapolres Kabupaten Manggarai meminta warga untuk mengembalikan alat berat perusahan.

“Saat itu tidak ada kata sepakat, kami menolak sebelum diberikan ganti rugi, meski kemudian mereka berhasil membebaskan 1 unit alat berat”, jelas Jemaun.

Kamis (20/12) kemarin, sekitar 100 polisi kembali memaksa warga melepaskan alat berat tersebut.

“Kami jadinya tidak berdaya melawan mereka”, jelasnya.

Jemaun berharap, perusahan tetap mau mengganti kerugian yang mereka alami. Mereka juga meminta Bupati Manggarai Christian Rotok segera mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahan tersebut.

Apalagi, menurutnya, perusahan masuk ke Desa mereka pada 2008 silam tanpa melalui sosialiasi dan izin kepada ketua adat. PT RIM hanya melakukan pendekatan dengan Kepala Desa Lante, Sebastian Hadmajaya.

Pastor Alsis Goa Wonga OFM dari Komisi Justice, Peace and Integrity of Creation-Ordo Fratrum Minorum (JPIC-OFM) yang kemarin berada di lokasi mendampingi warga mengatakan, tindakan pihak perusahan bersama polisi, sama sekali tidak memperhitungkan hak para petani.

“Pihak perusahan dengan mudah mengerahkan polisi untuk mengamankan diri mereka, sementara hak-hak masyarakat dengan mudah diabaikan”, katanya.

Menurut Pastor Alsis, pertambangan di Desa Lante adalah satu dari sekian usaha pertambangan di Manggarai yang izinnya dikeluarkan pemerintah tanpa melibatkan masyarakat setempat yang mayoritas sebagai petani.

“Warga kemudian menolak setelah mereka betul-betul merasakan dampak buruk pertambangan”, jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Manggarai, Anselmus Afsal, berjanji akan mendesak PT RIM untuk memberikan ganti rugi.

Ia juga mengaku, perusahaan tersebut memang masuk tanpa melakukan sosialisasi dan analisis dampak lingkungan.

PT RIM belum bisa dihubungi untuk meminta klasifikasi soal ini. Ucanews.com kesulitan untuk mengontak, meski sempat mencoba menghubungi satu staf mereka, Vishal Jatiani, namun nomornya tidak bisa tersambung.

Ryan Dagur, Jakarta

Foto: republika.co.id

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Demi Gereja di Tiongkok, Paus Fransiskus tolak bertemu Dalai Lama
  2. Mengapa Paus Fransiskus hindari pertemuan dengan Dalai Lama
  3. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  4. Gereja Katolik buka posko bantuan untuk para korban longsor Banjarnegara
  5. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  6. Jaga gereja, anggota Banser Bondowoso dibekali tenaga dalam
  7. Uskup Papua Nugini kecam perburuan terhadap para penyihir untuk dibunuh
  8. Halau radikalisme, Ulil harap umat Muslim tafsirkan Alquran lebih inklusif
  9. Vatikan: Paus Fransiskus akan angkat kardinal baru pada Februari
  10. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  1. Umat Katolik di Tiongkok adakan Malam Kasih Natal
  2. Renungan Hari Minggu Adven Keempat bersama Pastor Bill Grimm
  3. Paus Fransiskus berperan penting dalam pemulihan hubungan AS-Kuba
  4. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  5. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  6. Analis: Indonesia perlu strategi baru untuk membendung ekstremisme Islam
  7. Kelompok HAM minta keringanan jelang eksekusi lima terpidana mati
  8. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  9. Gereja Katolik Korea Selatan berupaya menjadi jembatan demi pemulihan hubungan dengan Utara
  10. Pemberontak komunis Filipina umumkan gencatan senjata selama kunjungan Paus
  1. Ada mafianya tuh makanya BA gak berani cabut segelnya......
    Said kepuh on 2014-12-15 07:49:00
  2. sayangnya... Pak Hasyim tidak bisa menaham segelintir Umatnya yang nakal dan mas...
    Said Maman Sutarman on 2014-12-02 08:23:00
  3. Lagi lagi membenarkan diri? Tidak mewakili Malaysia secara keseluruhan? Pemerint...
    Said on 2014-12-02 08:10:00
  4. "Tidak dibenarkan" bukan DILARANG. Karena tidak dilarang, terjadi penutupan ger...
    Said on 2014-12-02 08:05:00
  5. Kalau boleh saran, berilah pakaian kepada yang telanjang, pakaian pantas untuk m...
    Said on 2014-12-01 07:02:00
  6. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  7. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  8. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  9. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  10. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
UCAN India Books Online