UCAN Indonesia Catholic Church News

Tujuh resolusi tahun baru yang cocok bagi orang Katolik

27/12/2012

Tujuh resolusi tahun baru yang cocok bagi orang Katolik thumbnail

Sebentar lagi tahun 2012 akan ditutup. Orang-orang ramai berbicara tentang resolusi tahun baru. Ada memang orang yang benar-benar memiliki rencana untuk berubah, tapi ada juga yang ikut-ikutan.

Akhir-akhir ini di media sosial seperti Facebook dan Twitter berbagai ide resolusi tahun baru sudah beterbangan ke mana-mana. Ada yang berniat menurunkan berat badan, berhenti merokok, mencari jodoh, rajin menabung, bebas dari utang, dll.

Tidak ada aturan yang baku soal resolusi tahun baru, dan Gereja juga tidak mengaturnya. Namun, sebagai pengikut Kristus, ada baiknya Anda melihat kembali kehidupan rohani Anda, dan tidak ikut arus. Be different! Lakukan sesuatu yang berbeda.

Lakukan sesuatu yang ada kaitannya dengan meningkatkan kehidupan spiritual anda. Dan berikut ini ada tujuh resolusi yang seharusnya dibuat oleh orang Kristen. Jika Anda sudah melakukan semuanya, sempurna! Jika belum, fokuslah pada salah satunya.

1. Meningkatkan hidup doa

Ada orang yang membuat rencana besar tentang pembaharuan hidup spiritual, harus ke tempat yang luar biasa seperti ke Gua Maria, tempat ziarah, dll. Pada akhirnya mereka kelelahan dan tidak punya waktu lagi ke tempat-tempat itu, sehingga gagallah rencana besar itu.

Sebaliknya, mulailah dengan langkah yang sederhana, seperti berdoa pada saat mau tidur dan bangun tidur, saat dalam kendaraan ke tempat kerja, dll, yang tidak menyita waktu dan tenaga, apalagi biaya. Ucapkan kata-kata yang tidak panjang, yang intinya bersyukur kepada Tuhan dan penyerahan diri kepada penyelenggaraan Ilahi. Lakukan itu secara rutin dan konsisten.

Misalkan saja, Anda bisa mengucapkan doa ini setiap hari sebelum berangkat kerja: ”Tuhan, ke dalam tangan-Mu, kuserahkan hidupku hari ini.”

2. Membiasakan diri membaca Kitab Suci

Ada beberapa paroki yang mencanangkan tahun ini sebagai tahun Kitab Suci dan mungkin juga tahun depan. Itu artinya ada kesadaran akan pentingnya membaca Kitab Suci. Namun, tidak sedikit orang Katolik yang “menonton” Kitab Suci yang ada di rumah mereka.

Ada baiknya membaca Sabda Tuhan itu dijadikan suatu kebiasaan. Yang dibutuhkan adalah kedisiplinan untuk melakukannya secara teratur. Caranya? Biasanya di paroki ada petunjuk tentang bacaan setiap hari. Tidak ada salahnya untuk membaca Kitab Suci berdasarkan jadwal harian dengan demikian Anda tidak bingung mau membaca perikop mana setiap hari karena sudah diatur.

3. Terlibat dalam kegiatan Gereja

Jika pada tahun-tahun sebelumnya Anda kurang terlibat dalam kegiatan Gereja, ada baiknya Anda membuatnya menjadi resolusi tahun 2013. Di paroki-paroki ada berbagai macam kelompok umat berdasarkan usia. Mintalah petunjuk pada pastor paroki tentang kegiatan apa yang bisa Anda lakukan, sesuai dengan usia dan  minat Anda.

4. Menolong orang yang menderita

Seperti kata Yesus ‘apapun yang kamu lakukan terhadap salah satu dari orang yang paling hina ini, itu kamu lakukan untuk Aku.’

Jika selama ini anda tidak peduli dengan orang lain, maka kini saatnya untuk peduli dan melakukan sesuatu yang nyata bagi orang-orang yang kurang beruntung. Ada orang yang berpikir, nanti saya akan membantu kalau sudah kaya. Jangan menunggu!

Jika tidak tahu mau melakukan apa, pergilah ke sekretariat paroki atau tanya langsung ke pastor paroki apa yang bisa dilakukan. Di paroki manapun selalu ada kegiatan sosial untuk membantu orang lain.

5. Peduli pada lingkungan

Salah satu pesan Natal tahun ini adalah agar semua umat beriman mengasihi sesama dan alam semesta. Orang yang dibaptis dalam Kristus memikul tanggungjawab sebagai perpanjangan tangan Tuhan dalam mengelola ciptaanNya.

Ada baiknya orang Katolik membuat janji untuk terlibat dalam satu kegiatan yang terkait dengan lingkungan hidup atau menjadi sukarelawan dalam organisasi yang bergerak dalam bidang pelestarian alam.

6. Mencintai keluarga

Terutama bagi orang muda, selalu ada kesulitan dalam membina hubungan dengan orang tua. Dan banyak juga orang tua yang tidak peduli terhadap anak-anak, entah karena sibuk kerja atau karena gangguan teknologi yang saat ini bahkan membuat orang kecanduan.

Jika selama tahun sebelumnya anda tidak peduli pada anggota keluarga anda, maka ada baiknya ini dijadikan salah satu resolusi tahun baru. Family first, please!

7. Berbagi pengetahuan iman (evangelisasi)

Vatikan baru saja mencanangkan Tahun Iman. Ini artinya umat Katolik diminta untuk peduli dengan imannya, dan tidak suam-suam kuku saja. Banyak orang Katolik yang punya pengetahuan cukup tentang iman Katolik, tapi karena terlalu sibuk atau apa, maka pengetahuan yang seharunya dibagikan kepada orang lain malah didiamkan begitu saja.

Salah satu bentuk resolusi tahun baru adalah kepedulian untuk menularkan iman atau pengetahuan iman itu kepada orang lain.

Berani mencoba? Silahkan. Pada dasarnya tidak ada resolusi yang paling benar atau salah. Selagi kita menyertakan Tuhan dalam setiap pilihan dan keputusan yang diambil, maka dipastikan tidak ada yang salah. Buatlah resolusi yang sesuai dengan kebutuhan anda. Tuhan pasti akan menyertai anda dalam setiap pilihan dan keputusan yang diambil.

Siktus Harson adalah editor ucanews.com, tinggal di Jakarta

3 Comments on "Tujuh resolusi tahun baru yang cocok bagi orang Katolik"

  1. Anonymous on Fri, 28th Dec 2012 8:46 am 

    Shock! saya kira dari Pemerintah ada resolusi yang baik untuk orang Kristen!….

  2. Siktus Harson on Fri, 28th Dec 2012 9:24 am 

    Resolusi tahun baru biasanya sifatnya pribadi.

    Dan kalau dilakukan oleh organisasi atau institusi itu bukan resolusi lagi, tapi rencana kerja. Dan kita berharap ada catatan akhir tahun dari istana negara terkait kemelut yang dialami oleh beberapa gereja.

  3. Anonymous on Fri, 28th Dec 2012 12:26 pm 

    Iyalah, kita berharap dan berharap bagi mereka yang agak malang itu. Tapi…. sudah siap terima biskuit yang masuk angin dari top man… dan selalu keduluan HKBP terima bingkisan telur busuk dan paket tak sedap…




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Hong Kong Beberkan Cara Menghadapi China
  2. Pastor Salesian Ini Mengisahkan Penangkapan dan Pembebasannya
  3. Caritas Melatih Guru untuk Mencegah Pelecehan Terhadap Anak-anak
  4. Pastor Soganub Akhirnya Bebas dari Tangan Pemberontak Marawi
  5. Pemerintah Jakarta, NU Berjuang Bersama Melawan Ekstremisme
  6. Sekitar 50.000 Warga Rohingya Terancam Kelaparan
  7. PBB Khawatir 1 Juta Rohingya Bakal Melarikan Diri ke Banglades
  8. Paus Minta Agar Uskup Baru Memiliki Sikap Mendengarkan
  9. Imam Salesian yang Dibebaskan Butuh Waktu untuk Pemulihan
  10. Uskup Pakistan Ingatkan Suu Kyi untuk Melindungi Muslim Rohingya
  1. Terima kasih atas masukannya Romo. Salam hangat...
    Said cnindonewsletter on 2017-09-18 16:37:16
  2. Koreksi: Sejak Oktober 2016, Superior Generale CDD bukan lagi R.P. Jhon Cia, ...
    Said Yustinus CDD on 2017-09-18 11:19:22
  3. Suster, perkenalkan saya Dame. Saya berumur 25 tahun dan saya sudah baptis katol...
    Said Parningotanna Dameria Siahaan on 2017-09-15 14:17:52
  4. kalau ada pohon yang tumbang sebab angin kencang, maka jangan salahkan angin yan...
    Said mursyid hasan on 2017-09-13 00:02:54
  5. Salam Kenal Sahabat seiman, Nama sy Antonius, tinggal di Jakarta Indonesia. Sy...
    Said Antonius on 2017-09-10 21:25:14
  6. Selamat siang Romo Indra Sanjaya. Di Wahyu 13:1 kitab deuterokanonik ada salah t...
    Said agus eko on 2017-09-10 14:04:11
  7. Infonya sangat bermanfaat. Semoga umat Katolik makin mencintai kitab suci.......
    Said Deo Reiki on 2017-09-07 08:31:09
  8. Selamat siang, Jika boleh saya meminta nomer telp ibu Angelic Dolly Pudjowati...
    Said Cornellia on 2017-09-04 15:26:00
  9. sejarah masa lalu, yang masih belum jelas keputusan dari Pemerintah, dan belum j...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:16:52
  10. religius sendiri sangat erat kaitannya kepada seluruh kegiatan umat termasuk lin...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:04:35
UCAN India Books Online