UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Masyarakat desak tinjau kembali UU Perkosaan

28/12/2012

Masyarakat desak tinjau kembali UU Perkosaan thumbnail

 

Protes massal menuntut hukuman yang lebih berat bagi para pemerkosa telah mendorong pemerintah federal membentuk sebuah komite beranggotakan tiga orang untuk meninjau kembali undang-undang (UU) perkosaan, menyusul pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi kedokteran oleh geng di sebuah bus yang sedang beroperasi di New Delhi pada 16 Desember.

Komite itu telah meminta saran dari masyarakat melalui pemberitahuan publik, yang akan menyerahkan laporannya bulan depan. Saat ini, seorang yang dituduh melakukan pemerkosaan dihukum minimal tujuh tahun penjara.

Kasus pemerkosaan terhadap mahasiswi berusia 23 tahun itu menimbulkan kemarahan publik dan korban telah diterbangkan ke Singapura kemarin malam untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisinya dilaporkan memburuk.

“Di India, rasa takut terhadap hukum sering minim, terutama terkait kejahatan terhadap perempuan,” kata Maya Singh dari Partai Bharatiya Janata (Rakyat India).

James Veliath, seorang aktivis sosial, mengatakan kepada ucanews.com bahwa keyakinan umum di kalangan pelaku kejahatan adalah bahwa uang dapat memungkinkan mereka melakukan segala macam kejahatan terhadap perempuan, termasuk perkosaan.

Menteri Keuangan Federal P. Chidambaram pada Selasa mengakui bahwa pemerintah belum sepenuhnya siap menghadapi “fenomena baru protes massal.”

Menyusul insiden perkosaan tersebut, aksi  protes terus berlanjut. Negara Bagian Madhya Pradesh telah memutuskan untuk menyita senjata, menyita surat izin mengemudi dan paspor, dan memecat PNS yang terlibat dalam kejahatan terhadap perempuan.

Biro Arsip Kejahatan Nasional Departemen Dalam Negeri federal mengatakan bahwa jumlah kasus pemerkosaan tercatat di India meningkat dari 2.487 tahun 1971 menjadi 24.206 tahun 2011, jauh lebih besar daripada kasus pembunuhan.

Para aktivis sosial mengatakan pendidikan seks bisa menjadi salah satu dari banyak cara untuk menangani ancaman tersebut di India.

Namun, “modul pendidikan seks UNICEF yang dicoba selama sekitar satu dekade di negara bagian Kerala dan Maharashtra ditentang dan dibuang,” kata Veliath.

Sumber: Urgent review of rape laws underway

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Menanti Komitmen JKW-JK Menuntaskan Kasus Tragedi Semanggi
  2. KWI dukung gugatan nikah beda agama
  3. Kardinal Zen: Tiongkok tidak memahami 'niat baik' Paus Fransiskus
  4. Paus Fransiskus: Tuhan Maha Pemaaf, alam tidak
  5. Di Sri Lanka, seorang pastor pernah melindungi ribuan orang
  6. Gereja Katolik Sri Lanka kecam penggunaan gambar Paus Fransiskus untuk kampanye pemilu
  7. Gereja Katolik menandai 500 tahun di Myanmar
  8. Model pendidikan seminari dan pesantren cocok diterapkan di perbatasan
  9. Pemimpin Kristen dan Muslim desak revisi UU Penghujatan
  10. KWI: Melarang nikah beda agama bentuk pelanggaran hak asasi
  1. Pesan Natal Bersama KWI-PGI Tahun 2014
  2. Meningkatkan dialog dengan Muslim fokus utama perjalanan Paus ke Turki
  3. Menanti Komitmen JKW-JK Menuntaskan Kasus Tragedi Semanggi
  4. Tunjangan setahun tak dibayar, guru Katolik mengadu ke DPRD
  5. Pemuda pro-demokrasi yang ditangkap polisi tulis surat terbuka kepada Paus Fransiskus
  6. Paus Fransiskus kecam ‘terorisme negara’ dan ‘sikap apatis’ Eropa
  7. 11 kampus bersatu lawan kekerasan seksual
  8. Toleransi Bukan Harmoni
  9. Pesan uskup agung Myanmar untuk ‘Tahun Yubileum’
  10. Indonesia-Australia sepakat akhiri kekerasan terhadap perempuan
  1. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  2. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  3. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  4. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  5. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  6. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  7. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  8. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  9. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  10. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
UCAN India Books Online