UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Lebih dari tujuh pekerja bantuan ditembak mati di Pakistan

02/01/2013

Lebih dari tujuh pekerja bantuan ditembak mati di Pakistan thumbnail

 

Para pekerja LSM bidang karitatif yang memberikan vaksinasi polio kepada anak-anak diserang di Pakistan.

Sejumlah pria bersenjata menyerang sebuah kendaraan yang membawa para pekerja bantuan Pakistan, yang menewaskan tujuh orang di barat laut negara itu.

Seorang juru bicara LSM Pendukung Solusi Kerja Pakistan, Mohammad Rafiq, mengatakan enam dari para korban itu adalah perempuan. Salah satu petugas kesehatan laki-laki juga tewas dan sopir terluka dalam aksi penembakan itu.

Para pekerja bantuan itu sedang dalam perjalanan pulang ke rumah ketika kendaraan mereka diserang oleh kelompok bersenjata dengan menggunakan sepeda motor, pada Selasa, di distrik Swabi, provinsi Khyber Pakhtunkhwa, sekitar 75 kilometer barat laut Islamabad.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Juru bicara LSM mengatakan sebelumnya para pekerja belum mendapat ancaman dan ini adalah pertama kalinya insiden semacam itu terjadi.

Direkstur LSM itu Javed Akhtar kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa para pekerja bantuan mungkin telah ditargetkan terkait kegiatan karitatif untuk membantu vasinasi polio terhadap anak-anak. Badan amal itu telah beroperasi di wilayah itu selama dua dekade terakhir.

Bulan lalu, sembilan pekerja vaksinasi polio tewas dalam sejumlah serangan di seluruh Pakistan. Maksud pembunuhan itu untuk meminta PBB menghentikan pekerjaan terkait kampanye vaksinasi nasional.

Di Pakistan bagian selatan pada Selasa, pihak berwenang mengatakan sebuah ledakan bom menghantam Karachi, menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai setidaknya 41 lainnya. Ledakan itu terjadi di kota pelabuhan wilayah Manzil Aisha.

Polisi mengatakan bom itu diletakan di sebuah sepeda motor dekat lokasi unjuk rasa politik. Sasaran serangan bom itu tidak jelas.

Karachi, pusat perekonomian negara itu, telah menyaksikan kekerasan sektarian dan kekerasan militan.

Sumber: Seven more aid workers shot dead in Pakistan

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Minggu Biasa XXII/C bersama Pastor Bill Grimm
  2. Gereja Filipina tampung calon jamaah haji asal Indonesia
  3. Paroki-paroki di Korea Selatan membentuk komite rekonsiliasi
  4. Sudah saatnya katekis Gereja tidak membuat ngantuk umat
  5. Paroki diminta mempersiapkan keterampilan menghadapi bencana
  6. BNN siapkan buku dakwah anti-narkoba untuk berbagai agama
  7. Gereja baru menyembuhkan luka warga Timor Leste
  8. Para uskup Timur Tengah dan Balkan menghadiri forum perdamaian di Seoul
  9. Sekolah menjadi target pengedar narkoba
  10. Konferensi internasional kerukunan antarumat beragama dibuka di Ambon
  1. Baik juga ada gagasan mengajak masyarakat "bela negara" baru2 ini (entah inisiat...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-25 14:35:10
  2. Jarang kita dengar berita kebaikan dari suatu pemerintah.. ini salah satunya. L...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-22 11:22:02
  3. Orang mau menyumbang organ badan atau mata dsb. pantasnya tidak diminta, tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-16 14:53:44
  4. Tidak perlu dibaca - kalau dari keuskupan pasti hal hal yang baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-08-15 13:23:14
  5. Memang ada orang yang terpanggil untuk "pembersihan" kebobrokan... Pikir2 lagi, ...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-14 19:25:14
  6. Jadi bukan terrorist.. itu lebih gawat....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-10 10:41:31
  7. Tidak dapat mengubah pembantaian, ya tinggal mendoakan saja untuk arwah korban.....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-09 10:06:22
  8. Belajar dari gereja di Barat adalah sangat baik bagi orang Katolik Cina yang kir...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-04 09:22:18
  9. Benar kata imam Abdelatif Hmitou, karena jelas didengar dan mudah dimenterti sia...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-30 13:31:58
  10. Lebih sedikit hukuman mati lebih baik,...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-29 10:33:31
UCAN India Books Online