Para pelaku pemerkosaan akan hadapi dakwaan di pengadilan

02/01/2013

Para pelaku pemerkosaan akan hadapi dakwaan di pengadilan thumbnail

 

Sebuah geng pemerkosa yang menyerang dan membunuh seorang gadis di bus di New Delhi, India, bulan lalu berusaha melarikan diri dengan kendaraan setelah serangan itu, demikian kata laporan hari ini, dengan mengutip keterangan polisi terkait insiden tersebut.

Pacarnya, yang dipukuli dan dilempar dari bus lalu gadis itu berulang kali diperkosa, kemudian mereka berusaha melarikan diri. Polisi membuat tuduhan 1.000 halaman yang akan disampaikan di pengadilan besok.

Mahasiswi kedokteran berusia 23 tahun itu, yang telah memicu kemarahan terkait kejahatan seks yang meluas di India, memukuli tiga pelaku tersebut saat mencoba melawan mereka, kata surat kabar lokal dan laporan TV.

Bukti-bukti forensik seperti sampel darah, sperma dan rambut serta kesaksian dari pacarnya, diharapkan menjadi bukti utama, kata sumber-sumber polisi.

Lima pria telah ditangkap dan diharapkan besok secara resmi menghadapi dakwaan pembunuhan dan perkosaan di pengadilan. Seorang dari enam tersangka berusia 17 tahun dan diharapkan akan diadili di pengadilan untuk para remaja.

“Wanita itu dan temannya ditelanjangi dan dilempar keluar dari bus,” lapor The Indian Express. “Temannya menariknya ketika ia melihat bus membawa gadis itu.”

Surat kabar The Times of India mengatakan tuduhan itu kemungkinan akan mulai dengan rincian tentang bagaimana pengemudi kendaraan pribadi, yang diduga mengambil bagian dalam pemerkosaan secara bersama-sama.

Salah satu tuduhan terhadap terdakwa berkaitan dengan perusakan barang bukti, kata surat kabar tersebut, karena pengemudi itu mencuci bus dan membakar pakaian korban.

Wanita itu meninggal pada akhir pekan lalu setelah berjuang selama 13 hari bertahan hidup akibat cedera. Dia juga menjalani tiga operasi dan mengalami serangan jantung sebelum diterbangkan ke Singapura.

Serangan yang brutal dan mengerikan itu telah memicu protes di ibukota itu dan di tempat lain, dan mendorong seruan untuk hukuman mati bagi pemerkosa.

Pemerintah, yang telah menghadapi gelombang kemarahan publik atas serangan itu, pada Selasa, membentuk sebuah komite beranggotakan 13 orang untuk meninjau kembali masalah keamanan dan fungsi polisi Delhi.

Sebuah panel untuk merekomendasikan perubahan hukum pidana guna menangani kejahatan seksual telah dibentuk pekan lalu.

Sumber:  Attackers tried to run over Delhi rape victim




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Kirim Tim untuk Melindungi Warga dari Pembunuhan
  2. Pemerintah China Perintahkan Pemakaman Berbeda untuk Dua Uskup Ini
  3. Ketika Upaya Damai Dibayangi Ketakutan akan Perang Nuklir
  4. Uskup Militer Ajak Anggota TNI/POLRI Katolik Wujudkan Nilai-nilai Kristen
  5. Uskup: Rencana Keterlibatan Amerika Memperburuk Konflik Mindanao
  6. Uskup Korea Mendorong Pihak yang Bertikai Menahan Diri
  7. Renungan Hari Minggu XX Tahun A – 20 Agustus 2017
  8. Caritas Memberi Bantuan kepada Korban Banjir
  9. Timor-Leste Berjuang Membentuk Pemerintahan Baru
  10. Demo Menuntut Keadilan bagi Papua Berujung Penangkapan
  1. Dengan hormat, Bisakah saya mendapatkan nomor telepon untuk menghubungi Ibu P...
    Said Djatu on 2017-08-21 15:55:06
  2. Lau kita selalu di teror sama roh jahat kita tidak perlu takut untuk melawan roh...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:15:11
  3. Di dalam alkitab tidak ada tertulis bahwa salib mempunyai kuasa..yang benar hany...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:00:45
  4. Saya ingin dapatkan versi Bahasa Indonesia buku panduan Legionis Maria( Legion o...
    Said Maria Ithaya Rasan on 2017-08-15 14:22:31
  5. Visitator Apostolik itu tugasnya adalah mengunjungi pihak-pihak yang dianggap me...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-14 11:40:48
  6. Ada asap PASTI karna ada api... Tontonlah film 'Spotlight' yg brdasarkn kisah n...
    Said RESI Kurniajaya on 2017-08-12 22:38:30
  7. Teman-teman saudara-saudariku yang ada di dan berasal dari Keuskupan Ruteng. Saa...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-12 15:12:04
  8. Berita menggembirakan, shg para imam tak memberi eks komunikasi bagi yang berce...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 20:10:43
  9. Permasalahan di Keuskupan Ruteng sampai mencuat seperti ini, tentu tidak main ma...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 16:19:26
  10. Keberadaan uskup bukan seperti presiden hingga kepala desa, yang dilakukan melal...
    Said aloysius on 2017-08-11 10:53:19
UCAN India Books Online