UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Umat Kristiani paling rentan mendapat kekerasan beragama tahun 2012

02/01/2013

Umat Kristiani paling rentan mendapat kekerasan beragama tahun 2012 thumbnail

 

Wahid Institute melaporkan sebanyak 274 kasus dan 363 tindakan pelanggaran atau kekerasan beragama di Indonesia terjadi sepanjang tahun 2012, dan yang terbanyak dialami umat Kristiani.

Umat Protestan dan Katolik adalah kelompok yang paling rentan mengalami pelanggaran hak-hak beragama.

Statistik korban pelanggaran kebebasan beragama sepanjang tahun 2012: Protestan dan Katolik: 37;  Kelompok terduga sesat: 25;  Individu: 14: Jemaat Ahmadiyah Indonesia: 13; Syiah: 4;  Pelaku usaha: 2;  Kepercayaan lokal: 2;  Lembaga pendidikan: 2;  Narapidana: 1.

“Persoalan yang sering menimpa umat Kristiani paling banyak menyangkut rumah ibadah dan pelarangan aktifitas keagamaan seperti ibadah dan kebaktian,” ujar Yenny Wahid, Direktur Eksekutif Wahid Institute, dalam siaran persnya, di Jakarta, belum lama ini.

Wanita itu mengatakan, pelarangan pendirian tempat ibadah umat Kristiani disebabkan pemerintah tidak paham bahwa umat Kristiani di Indonesia memiliki berbagai denominasi.

“Keberadaan satu denominasi di satu wilayah membutuhkan rumah ibadah. Mereka biasanya tidak bisa beribadah di gereja yang berbeda denominasinya,” tutur Yenny Wahid itu.

Pemerintah setempat, lanjutnya, tidak bisa menerima perbedaan denominasi sehingga melakukan pembatasan.

Aliran atau kelompok diduga sesat juga menjadi bulan-bulanan kekerasan beragama dengan 25 kasus.

“Aparat negara selalu menggunakan sudut pandang aliran mainstream dalam menilai aliran-aliran baru tersebut. Perbedaan dengan mainstream dinilai bentuk kesalahan,” paparnya.

Jemaat Ahmadiyah dan Syiah juga terus mengalami pelanggaran beragama. Syiah bahkan mengalami tahun terburuk sepanjang tahun 2012 dimana terjadi kekerasan di Sampang, Madura, dan sejumlah tempat lainnya.

“Bahkan Gubernur Jawa Timur sendiri menerbitkan peraturan gubernur tentang pengawasan aliran sesat,” tambahnya.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Ketidakpastian menghantui warga Filipina yang dipenjara di luar negeri
  2. Terwujudnya Damai
  3. Pemimpin Gereja kecam penangkapan terhadap warga Papua
  4. Tiada akhir tekanan terhadap warga Rohingya di Myanmar
  5. Akun Weibo uskup Tiongkok diblokir, ruang gerak dibatasi
  6. GP Ansor hadiri upacara pemakaman uskup
  7. Umat Katolik Malaysia diajak untuk membaca Kitab Suci
  8. KAJ luncurkan rosario merah-putih untuk amalkan Pancasila
  9. Pemerintah Timor Leste harus menaikan upah minimum, kata pejabat Gereja
  10. Bruder Fransiskan melayani orang dengan HIV/AIDS
  1. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  2. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  3. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  4. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
  5. Semua orang harus waspada... Siapa yang dapat dipercaya...tetapi ini mungkin p...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-21 12:03:46
  6. Allah seperti apa yg mereka sembah sehingga seseorg yg lemah didemo besar besara...
    Said Eduardus on 2016-04-19 15:54:23
  7. Boleh saja menyumbang, dimana banyak orang tidak suka melihat adanya gereja... T...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 13:19:59
  8. Ratusan orang bersatu untuk membunuh SATU orang lemah... Dan belum terbukti bers...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 11:11:04
  9. Kata Jimmy Akin apologist Katolik (Catholic Answers), berdoa rosario adalah berd...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 10:53:25
  10. Membuat manusia semakin kejam. Penonton sepertinya menikmati menyaksikan hukuman...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-14 12:21:12
UCAN India Books Online