UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Kasus kekerasan berbasis syariat meningkat di Aceh

03/01/2013

Kasus kekerasan berbasis syariat meningkat di Aceh thumbnail

Destika Gilang Lestari (Foto: dokumen Destika)

 

Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh mencatat, sepanjang tahun 2012 terjadi 50 kasus kekerasan yang terkait dengan penegakan syariat Islam di Aceh. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun 2011 yang sebanyak 47 kasus.

Koordinator Kontras Aceh, Destika Gilang Lestari, Kamis (3/1/2013 ), mengungkapkan, bentuk pelanggaran hukum yang muncul dalam penegakan hukum syariat di Aceh di antaranya memandikan warga atau melakukan kekerasan terhadap mereka yang diduga melanggar syariat Islam.

“Bentuknya bermacam-macam, selain dimandikan, ada yang diarak, dipukuli, ditelanjangi, sampai ada yang dinikahkan. Pelaku kekerasan umumnya adalah massa, adapula oleh aparat,” kata Gilang, seperti dilansir kompas.com.

Dari 50 kasus kekerasan tersebut, sebanyak 23 kasus adalah kekerasan yang terjadi dalam kasus khalwat (berbuat mesum), 11 kekerasan saat terjadi razia oleh polisi syariat atau petugas wilayatul hisbah, 6 kasus penerapan hukuman cambuk, 2 razia oleh warga, 1 kasus pencabulan, dan 1 kasus minuman keras.

Kota Langsa dan Banda Aceh mendominasi jumlah kasus kekerasan berbasis penegakan hukum syariah Islam tersebut, yakni masing-masing sebanyak 13 kasus dan 6 kasus.

KontraS Aceh sangat menyayangkan bentuk kekerasan yang muncul ini. Proses penegakan hukum yang seharusnya dimunculkan, tetapi justru penghakiman jalanan yang dikedepankan.

“Ke depan harus disosialisasikan mengenai larangan main hakim sendiri oleh warga yang menangkap pelaku pelanggaran syariat,” tutur Gilang.

 

One Comment on "Kasus kekerasan berbasis syariat meningkat di Aceh"

  1. yulius on Fri, 4th Jan 2013 12:19 pm 

    Hukum dibuat untuk manusia Demi keteraturan bukan manusia untuk hukum. Sngat disayangkan hukumnya tak berbasis cinta kash atau manusianya tak bermoral dn hati nurani tumpul




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. ‘Agama sangat penting’ untuk menghadapi tantangan globalisasi, kata uskup
  2. Orang Kristen tuntut keadilan bagi biarawati lansia yang diperkosa
  3. Imam Katolik apresiasi nasionalisme pemuda Ansor
  4. Komnas HAM: Pengaduan kebebasan beragama meningkat setiap tahun
  5. Dua pertiga dari perbudakan di dunia berada di Asia
  6. Dewan Islam usulkan UU mengizinkan suami memukul istrinya
  7. Pemimpin Gereja Filipina didesak untuk tidak diam
  8. Kunjungan bersejarah: Presiden Singapura bertemu Paus Fransiskus
  9. Penggalangan dana renovasi Gua Maria untuk dijadikan wisata rohani
  10. 31 Ormas minta Presiden Jokowi tetapkan 1 Juni hari lahirnya Pancasila
  1. Ikut prihatin walau bukan penduduk Filipina. Prihatin mengapa sampai presiden d...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-31 11:26:57
  2. Selamat kepada umat Katolik di jambi... Syukur semuanya baik, Pemda mendukung....
    Said Jenny Marisa on 2016-05-30 16:19:12
  3. Silahkan Pater kontak ke email ucanews.com. Terima kasih banyak Pater. Tuhan mem...
    Said editor on 2016-05-30 14:31:51
  4. Menjadi persoalan, apakah para siswa itu paham dan tahu betul apa itu syariat is...
    Said Brian on 2016-05-28 18:25:34
  5. Saya rasa wajar jika para pelaku dikenakan hukuman kibiri, karena mereka memperl...
    Said olenggius on 2016-05-28 06:42:02
  6. Semoga cepat terealisasi...
    Said lota on 2016-05-24 16:16:12
  7. saya sangat ridu untuk bisa kembali berziarah rohani , walau hanya didalam neger...
    Said yohanes a. hendra sandjojo on 2016-05-23 08:56:38
  8. Saya salut cuman saya mau tanya apabila di lingkungan kita ada agama lain mau ba...
    Said NIKO HILAPOK on 2016-05-20 23:57:08
  9. Semoga rencana untuk dijadikan seumur hidup bersyarat adalah awal perbaikan seta...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-20 12:03:38
  10. Adakalanya seorang pasien yang sudah dirawat sebaik mungkin karena cirrosis, yan...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:23:07
UCAN India Books Online