UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Uskup agung larang Misa gay Katolik yang kontroversial

03/01/2013

Uskup agung larang Misa gay Katolik yang kontroversial thumbnail

 

Uskup Agung Vincent Nichols dari Westminster, pemimpin Gereja Katolik Roma Inggris dan Wales, mengatakan bahwa Misa-misa khusus untuk para gay di gereja-gereja Katolik akan dihapuskan.

“Ajaran moral Gereja adalah bahwa penggunaan seksual kita yang tepat berada dalam perkawinan di antara pria dan wanita, terbuka untuk prokreasi dan memelihara kehidupan manusia baru. Seperti yang saya nyatakan pada Maret 2012, bahwa banyak bentuk aktivitas seksual, termasuk kegiatan seksual sejenis, tidak sesuai dengan ajaran Gereja,” ungkap Uskup Agung Nichols dalam sebuah pernyataan.

Uskup agung itu menegaskan bahwa para gay akan tetap menerima “pelayanan pastoral,” namun pelayanan Misa khusus untuk kaum homoseksual di Gereja Maria Assumpta di London akan dihentikan, lapor The Times of London.

Perdebatan tentang pernikahan sejenis telah meningkat di Inggris, baik Komunitas Anglikan maupun Katolik yang secara tegas menentang rencana pemerintah, yang didukung oleh Perdana Menteri David Cameron, secara legal mengubah definisi pernikahan hingga tahun 2015.

Uskup Agung Nichols sangat menentang upaya untuk mendefinisikan kembali pernikahan, dengan mengatakan bahwa RUU yang akan melegalkan pernikahan gay adalah “tidak demokratis,” dan “merusak.”

Selama Misa Malam Natal di Katedral Westminster, pemimpin Gereja Katolik Inggris itu menambahkan: “Kadangkala ungkapan seksual bisa tanpa dukungan publik terkait kesetiaan perkawinan dan kehidupan baru. Bahkan pemerintah keliru mempromosikan bentuk-bentuk, termasuk keintiman seksual sebagai tujuan untuk diakui dan bahkan mendorong kalangan muda.”

Kelompok aktivis hak Gay Stonewall, yang berbasis di Inggris, mengatakan kepada BBC bahwa mereka kecewa dengan keputusan itu untuk mengakhiri Misa khusus untuk para gay.

“Ini adalah rasa malu nyata yang mengabaikan kesempatan bagi umat Katolik gay untuk merayakan Misa di lingkungan yang aman,” kata kelompok itu.

Ruth Hunt, direktur Publik Stonewall, yang mengaku menjadi Katolik, menambahkan: “Mengingat apa yang terjadi selama Natal, di mana ada kritikan tajam dari mimbar tentang pernikahan sejenis, tidak ada waktu untuk memberikan ruang yang aman bagi umat Katolik gay untuk berdoa.”

Namun, Uskup Agung Nichols mengungkapkan, kelompok gay Katolik tidak lagi memiliki Misa khusus di Gereja Maria Assumpta dan pihaknya menawarkan penggunaan gereja lain di Mayfair, di mana mereka akan bisa bertemu dan menerima pelayanan pastoral .

Sumber: Archbishop bans controversial gay Catholic Masses

 

 

4 Comments on "Uskup agung larang Misa gay Katolik yang kontroversial"

  1. Nick Doren on Fri, 4th Jan 2013 9:42 am 

    Sikap tegas Gereja sangat dibutuhkan agar tidak terjadi kesimpangsiuran penilaian tentang sikap gereja terhadap Gay..

  2. franstantri dharma on Sat, 5th Jan 2013 9:00 pm 

    Paham-paham yg berbeda selalu bermunculan. Jawaban bergantung keteguhan iman, kasih dan harapan spt yg selama ini diajarkan oleh magisterium. Selalu saja ada tawar menawar tentang hal-hal duniawi , karena tak pernah mencapai kepuasan selama di dunia ini. Orang tidak mengimani arti salib dan penderitaan yg harus dipikulnya.

  3. franstantri dharma on Sat, 5th Jan 2013 9:10 pm 

    Keteguhan iman, kasih dan pengharapan yg kita miliki akan mampu mengatasi segala macam tantangan perubahan zaman. Persoalannya orang tidak mau sungguh mendalami perkara rohani, lalu jatuh dalam perkara duniawi belaka.

  4. Yulius on Sun, 6th Jan 2013 11:48 pm 

    Mereka harus dirangkul dengan kegiatan pastoral. Kita mau bilang apa lagi? Itulah yang terjadi pada diri mereka yaitu suatu keadaan lain dari kehidupan normal. Hendaknya mereka sadar bahwa Gereja bukan membatasi ruang gerak untuk berdoa, Tapi Gereja Katolik yng Kudus tidak akan pernah menerima perkawinan sejenis atas alasan apapun. Serahkanlah pergumulan diri anda sepenuhnya kepada Tuhan, Tuhan yang akan membantu anda. Salam.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Keluarga Muslim cenderung memasukkan anak di sekolah Katolik
  2. Umat ​​Katolik di Tiongkok melakukan diskriminasi terhadap ODHA
  3. Pemimpin Gereja bersuara terkait bahaya meningkatnya kasus HIV
  4. Cagub DKI Jakarta sampaikan visi-misi kepada masyarakat Katolik
  5. “Kita Indonesia” serukan kebhinnekaan bangsa
  6. Renungan Hari Minggu Adven II/A bersama Pastor Bill Grimm
  7. Doa Perdamaian untuk Indonesia di Fatima
  8. Para uskup Jepang ingin tenaga nuklir dihapuskan di seluruh dunia
  9. Situs Santo Fransiskus Xaverius di Tiongkok akan masuk dalam warisan dunia
  10. Kasih sayang dorong seorang biarawati tidak takut melayani ODHA
  1. ternyata banyak pengikutnya tidak menemukan ketenangan batin.. tidak ada jaminan...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-30 10:02:53
  2. i Like,..it,.....
    Said Damianus Ahen on 2016-11-28 11:09:07
  3. Dimana toleransi beragama yg selalu di dengung dengungkan,,,...
    Said kamboti marassan salatiga on 2016-11-27 21:01:42
  4. Ada upaya uskup dan menteri yang Katolik.. ini cukup menjelaskan... Semoga napi ...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-23 10:02:16
  5. Terima kasih Pak Benyamin....
    Said cnindonewsletter on 2016-11-22 16:34:32
  6. Terima kasih. Saya senang dengan UCAN INDONESIA. syallom benyamin...
    Said Benyamin Mali on 2016-11-21 16:53:07
  7. PERSEKUTUAN REMAJA JEMAAT ELIM PETRA PAMONA GEREJA KRISTEN SULAWESI TENGAH (GKS...
    Said aswankodina on 2016-11-21 10:53:01
  8. semoga tidak hujan besok......
    Said Jenny Marisa on 2016-11-18 23:25:12
  9. Benar2 capek deh membaca tentang Islam yang berniat menghabisi kaum Kristen.. Mu...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-18 09:53:01
  10. Nyalakan lilin untuk unjuk simpati.. dan mengobati rasa duka dan sedih.. Jauh le...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-17 10:02:56
UCAN India Books Online