UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

90 persen Perguruan Tinggi Swasta tak siap bersaing

04/01/2013

90 persen Perguruan Tinggi Swasta tak siap bersaing thumbnail

Thomas Suyatno

 

Sebanyak 90 persen dari 3.214 perguruan tinggi swasta yang ada di Indonesia dinilai tidak siap bersaing dengan perguruan tinggi asing saat 2015 mulai diberlakukan Masyarakat ASEAN sehingga sangat berpotensi bangkrut, kata Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTS), Thomas Suyatno.

“Mungkin hanya ada 10 persen perguruan tinggi swasta yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi asing di saat pasar Indonesia makin terbuka pada saat itu,” kata Thomas kepada pers di Kantor Presiden Jakarta, Rabu, usai menghadap Wakil Presiden Boediono terkait rencana dua kegiatan asosiasi tersebut.

Pada 18 Februari 2013 ABPPTSI akan melakukan seminar nasional untuk merumuskan strategi meredakan konflik dan diskriminasi dalam komunitas pendidikan perguruan tinggi swasta antara pembina, pengurus, dan pengawas.

Kegiatan kedua adalah ABPPTSI akan menyelenggarakan musyawarah nasional ke-3. Kedua kegiatan tersebut akan berlangsung di Jakarta.

Saat masyarakat ASEAN mulai diberlakukan pada tahun 2015, perguruan tinggi asing bisa beroperasi di Indonesia.

Posisi PTS di Indonesia banyak yang kalah bersaing dengan perguruan tinggi asing, sehingga dikhawatirkan jika hal tersebut dibiarkan maka akan banyak PTS yang bangkrut.

“Bila dilihat dari modal, teknologi, dan sumber daya manusia maka 90 persen PTS yang ada di Indonesia akan kalah bersaing dengan perguruan tinggi asing,” kata mantan rektor Unika Atma Jaya itu.

Hal lain yang dikhawatirkan adalah saat itu akan banyak dosen asing yang mengajar di perguruan tinggi asing yang tentunya akan membuat disparitas pendapatan yang lebar antara gaji pendidik lokal dan asing.

Kekhawatiran lain adalah ada kemungkinan perguruan tinggi asing akan mengakuisisi PTS yang tidak kuat. “Bisa saja pada awalnya mereka melakukan kerjasama tapi pada akhirnya PTS akan diakuisisi oleh perguruan tinggi asing,” kata Thomas.

Dikatakan, memang dalam Undang-Undang Nomor 20/2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional dan UU Nomor 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi ada rambu-rambu yang mengatur masuknya perguruan tinggi asing ke Indonesia.

“Tapi kita minta agar hal itu bisa dijelaskan lagi lebih rinci dan tegas agar masuknya perguruan tinggi asing tidak membahayakan keberadaan PTS,” tambahnya.

Sumber:  Antara

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Lebih dari 1.100 orang tewas di India akibat gelombang panas ekstrim
  2. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  3. Pembaruan Karismatik Katolik akan mengadakan Konvenas XIII di Makassar
  4. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  5. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  6. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  7. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  8. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  9. Malaysia membantah dinilai standar ganda menangani demonstran anti-Kristen
  10. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  1. Kardinal Myanmar menyerukan pemerintah untuk bersikap belarasa dan peduli dengan Rohingya
  2. Lebih dari 1.100 orang tewas di India akibat gelombang panas ekstrim
  3. Partai Komunis Tiongkok keluarkan peringatan kepada anggotanya yang menganut agama
  4. Misionaris merajut kembali kebersamaan hidup yang hancur di Mindanao
  5. Paus Fransiskus desak masyarakat internasional bantu ribuan migran Asia
  6. Pembaruan Karismatik Katolik akan mengadakan Konvenas XIII di Makassar
  7. Malaysia membantah dinilai standar ganda menangani demonstran anti-Kristen
  8. Ribuan anak Kamboja terlantar akibat ibu mereka dipenjara
  9. Gereja: Pemerintah Modi mulai memperhatikan terkait serangan terhadap minoritas
  10. Kelompok HAM Filipina desak PBB menyelidiki 110 kasus penyiksaan
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online