UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Komnas HAM didesak panggil Mendikbud

04/01/2013

Komnas HAM didesak panggil Mendikbud thumbnail

Muhammad Nuh

 

Sejumlah organisasi guru meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh.

Ini menyusul mencuatnya polemik perubahan peraturan pemerintah yang dianggap memberangus organisasi guru.

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan harus menjelaskan maksud perubahan aturan itu. Pasalnya, FSGI menilai rencana perubahan aturan tersebut telah melanggar hak asasi dalam berorganisasi.

Retno mengatakan, ”Kami akan ke DPR. Saya memutuskan tidak mau ke kementerian. Saya trauma ke kementerian karena tidak bisa diajak bicara. Jadi kami berfikir tidak ke kementerian karena buang energi saja.”

Pihaknya ke DPR untuk meminta lembaga logislatif tersebut memanggil Mendikbud atas pelanggaran HAM. “Kami meminta DPR untuk memanggil menteri atas pelanggaran hak azasi ini. Kami juga meminta Komnas Ham untuk menyurati DPR untuk memanggil menteri,” kata Retno seperti dilansir kbr68h.com.

Penolakan yang sama disuarakan Federasi Serikat Guru Independen (FSGI) dan Ikatan Guru Indonesia (IGI) serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Sebelumnya, pemerintah berencana mengubah Peraturan Pemerintah No. 74 tahun 2008 tentang guru. Salah satu pasal yang ditolak adalah tentang kewajiban organisasi guru memiliki perwakilan di semua daerah. Aturan ini mirip syarat pendirian partai politik.

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  2. Ensiklik Paus Fransiskus tentang lingkungan dibahas dalam acara buka puasa bersama lintas agama
  3. Mahasiswa Papua demo di Jakarta tuntut merdeka
  4. Pesan Toleransi Azizah Bagi Hubungan Antaragama
  5. Umat Katolik di Hong Kong adakan ibadat Jalan Salib demi demokrasi
  6. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  7. Dana Aspirasi wadah DPR melakukan 'perampokan ilegal'
  8. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  9. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  10. Pendidikan alternatif membawa harapan warga miskin di Filipina
  1. Di Tacloban, korban topan kembalikan keceriaan dengan festival
  2. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  3. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  4. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  5. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  6. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  7. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  8. Ketika rumah bukan lagi sebuah tempat aman
  9. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  10. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online