Ribuan orang menyambut relikwi St. Theresia dari Kanak-Kanak Yesus

04/01/2013

Ribuan orang menyambut relikwi St. Theresia dari Kanak-Kanak Yesus thumbnail

 

Ribuan umat Katolik yang membawa mawar merah menyambut relikwi St. Theresia dari Kanak-Kanak Yesus di provinsi Ilocos Norte, Filipina, kemarin.

Uskup Renato Mayugba dari keuskupan Laoag mengatakan kunjungan itu merupakan sesuatu yang “signifikan” dan kesempatan mengajak orang-orang muda untuk menjadi misionaris Gereja.

Relikwi itu, yang merupakan fragmen tulang dari orang kudus itu ditempatkan di sebuah relikwi khusus, yang tiba di Filipina pada 15 Desember untuk tur empat bulan ke-48 keuskupan agung dan keuskupan di seluruh negeri itu.

Relikwi itu diberangkatkan dari Basilika St. Therese di Lisieux, Prancis.

Ini adalah kali ketiga ziarah relikwi itu mengunjungi Filipina. Kunjungan pertama dan kedua tahun 2000 dan 2008, yang dilaporkan ditandai dengan mukjizat dan ribuan umat berkumpul untuk berdoa.

St. Theresia dari Lisieux (St. Theresia dari Kanak-kanak Yesus), adalah seorang biarawati Karmelit Prancis yang terpanggil untuk kehidupan Religius sejak usia masih belia.

Dia mengalami berbagai kendala untuk menjadi seorang biarawati tahun 1888 pada usia muda 15 tahun, dan bergabung dengan dua kakak perempuannya dalam komunitas Karmel tertutup dari Lisieux, Normandia.

Setelah sembilan tahun menjadi biarawati Karmelit, ia meninggal akibat TBC pada usia 24 tahun.

Selama perayaan kedatangan relikwi itu, Uskup Mayugba mengatakan siapa pun bisa menjadi orang kudus jika saudara-saudari lakukan “apa yang Anda lakukan.”

Sumber: Thousands flock to greet St Therese’s relics

 

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Paham radikalisme sangat membahayakan bagi kaum minoritas dan tdk menutup kemung...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-30 01:41:03
  2. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  3. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  4. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  5. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  6. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  7. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  8. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  9. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  10. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
UCAN India Books Online