UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Hanya kekuatan doa membantu saya berhenti merokok

07/01/2013

Hanya kekuatan doa membantu saya berhenti merokok thumbnail

 
Seorang pecandu rokok dari Inggris berbagi kisah suksesnya bahwa ia berhasil menghentikan kebiasaan buruknya tersebut berkat doanya.

“Saya telah dua kali merasakan bahwa Tuhan berbicara kepada saya. Di dunia kita yang sekuler, ini risiko membuat saya gila dan sia-sia bersuara. Saya hampir tidak yakin, karena ketika saya berdoa, pikiran saya sering mengembara ke hal-hal lain, seperti  pekerjaan rumah tangga, dan lain-lain.”

Tidak ada yang kurang, Tuhan telah dua kali merasa terganggu untuk berbicara kepada saya. Pertama kali adalah secara pribadi. Kedua, ketika Dia berjanji padaku sebuah keajaiban.
 
Ia mengisahkan ia pernah merokok sampai 40 batang sehari. “Saya benci dengan kecanduan saya, namun berulang kali gagal mengatasi. Saya mencoba akupunktur, kalkun dingin, hipnosis, rokok herbal,  permen karet nikotin, dan obat Zyban.”

“Satu hal yang saya tidak mencoba untuk mengatasinya adalah doa. Saya adalah Katolik taat, namun murtad pada usia remaja. Tahun 2001, saya mulai pergi ke gereja lagi.”

Suatu hari usai Misa, seseorang bertanya mengapa Anda kembali ke gereja, dan saya menjawab: “Saya menyadari bahwa saya tidak bisa melakukan semuanya sendiri. Saya hidup serba gemerlapan, namun sering merasa takut, stres dan sedih karena tidak mempunyai pegangan hidup.”

Orang berpendapat bahwa kecanduan sebagai penyakit. Tapi, kecanduan itu sebagian besar bisa disembuhkan secara spiritual. “Ketika saya mulai menghadiri Misa lagi, saya merasa diteguhkan. Pada awal tahun 2002, saya menendang asbak-asbak. Saya, seperti merasa dungu dan takut. Dan kemudian suatu malam saya dibangunkan oleh jam dinding, dan ada suara yang mengatakan jangan khawatir.”

“Semua harus saya lakukan untuk mendapatkan bebas dari perbudakan nikotin adalah menyerah dan mengakui aku tidak berdaya tanpa pertolongan-Nya. Dan saya akan pasti bebas.”

Hanya itu saja.
 
Ia mengatakan setelah pulih sebagai balas jasa ia harus memberitahukan orang lain bahwa Tuhan telah membantu saya.

 ”Hanya kekuatan doa membantu saya akhirnya berhenti merokok.”

“Saya sadar bahwa secara ilmiah memang meragukan bahwa apa yang saya alami sebagai  sebuah “keajaiban” berasal dari keinginan saya untuk perubahan, atau kemauan.”

Sebuah laporan terbaru, yang diumumkan belum lama ini oleh para peneliti dari Oxford University dan King College London, Inggris, menunjukkan bahwa adanya pertentangan dengan persepsi publik bahwa merokok tidak menghilangkan stres.
 
Rokok mengandung 4.000 bahan kimia. Departemen Kesehatan telah melakukan kampanye anti-merokok, menampilkan tumor paru-paru menggelembung mengerikan akibat merokok. 
 
Sekarang lebih dari satu dekade sejak ia berhenti merokok, ia telah pulih sepenuhnya. ”Ini adalah campur tangan Tuhan membantu saya untuk berhenti merokok.”

Selengkapnya: Only the power of prayer helped me finally stop smoking

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  2. Paus desak dunia bertindak menyusul tragedi Mediterania
  3. Keadilan sulit dipahami terkait pembunuhan para aktivis lingkungan
  4. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  5. Politisi Hong Kong berkomentar 'rasis' terhadap PRT
  6. Penganiayaan orang Kristen di Zhejiang lebih parah dari data sebelumnya: China Aid
  7. Otoritas Malaysia desak pemimpin Gereja memasang kembali salib
  8. Para uskup Filipina minta KWI membantu Mary Jane
  9. Ribuan umat Katolik Medan doakan kelancaran KAA
  10. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  1. Keluarga dan diplomat ajukan PK terakhir untuk menyelamatkan terpidana mati kasus narkoba
  2. NIIS dan Janji Surga
  3. Gereja Armenia memberikan gelar orang kudus korban genosida
  4. Renungan Hari Minggu Paskah IV bersama Pastor Bill Grimm
  5. RUU kontroversial Myanmar akan berdampak buruk bagi perempuan dan minoritas
  6. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  7. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  8. Asia-Afrika nyatakan perang terhadap narkoba
  9. Jaksa agung diminta sidik pelanggaran HAM berat
  10. Menag masih persoalkan batasan agama RUU PUB
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online