UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Monumen Salib didirikan di daerah kekerasan agama

07/01/2013

Monumen Salib didirikan di daerah kekerasan agama thumbnail

 

Salib tertinggi di Pakistan diresmikan pada pelayanan Natal, yang oleh para pemimpin Gereja mengatakan adalah sebuah tanda perlawanan terhadap penganiayaan agama di negara itu.

Yaadgar-e-Kalvari (Monumen Kalvari), sebuah salib benton dengan tinggi 18 meter, adalah simbol agama Kristen tertinggi di negara Muslim ini, demikian saluran berita lokal.

“Salib baru itu membuktikan bahwa tidak ada yang dapat menghentikan kita untuk setia pada iman kita,” kata Mayor Iftikhar Zahid, seorang pendeta dari Gereja Balai Keselamatan setempat.

Diresmikan pada Malam Natal, pembangunan salib itu dilakukan selama 10 bulan dan biaya lebih dari 975.000 rupee (US$ 10.000), yang disumbangkan oleh seorang pengusaha real estate, Haroon Gill, yang berbasis di Karachi.

“Saya berharap salib ini akan memberikan inspirasi untuk pembangunan monumen serupa di daerah-daerah Kristen lainnya,” katanya.

Gill adalah salah satu di antara ribuan warga Kristen di Shanti Nagar, sebuah desa di Punjab, yang keluarganya diserang tahun 1997 oleh massa Muslim setelah dituduh melakukan penodaan  terhadap Alquran.

Pemerintah kemudian membangun kembali 785 rumah dan semua empat gereja yang dihancurkan saat itu, namun penduduk desa mengamati serangan seperti itu akan terjadi setiap tahun dan beberapa gejala masih terjadi.

“Serangan itu tidak terkait dengan berdirinya Yaadgar-e-Kalvari, yang mengenang sejarah kelam desa itu,” kata Pendeta Zahid. “Serangan itu adalah sebuah tragedi, yang seharusnya tidak terjadi.”

Sumber: Christmas monument erected on site of religious violence

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Survei Setara: Satu dari 14 siswa SMA setuju ISIS
  2. Musdah Mulia: Radikalisme di Indonesia dibiayai APBN
  3. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  4. Para pengungsi kecam rencana Kamboja terkait pemukiman kembali
  5. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  6. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  7. 10 Pelajaran Dari Kesuksesan Singapura Bersama Lee Kuan Yew
  8. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  9. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  10. Ratusan tunawisma diundang Vatikan untuk makan malam dan tour ke museum
  1. Survei Setara: Satu dari 14 siswa SMA setuju ISIS
  2. Cegah radikalisme sejak rekrutmen guru
  3. Warga Tionghoa gelar pawai lilin kenang 10 tahun gempa di Nias
  4. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  5. Malaysia memperkenalkan RUU Anti-Terorisme terkait pendukung ISIS
  6. Para pengungsi kecam rencana Kamboja terkait pemukiman kembali
  7. Paus Fransiskus akan hadiri Kongres Amerika Serikat
  8. Minggu Palma, Paus mengajak umat bersikap ‘rendah hati’
  9. Umat Katolik merayakan Minggu Palma dengan hikmat dan meriah
  10. Paus Fransiskus menyalami tunawisma saat kunjungan ke Kapel Sistina
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online