UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

St. Fransiskus: Kehidupan yang luar biasa dari orang kudus yang gila

08/01/2013

St. Fransiskus: Kehidupan yang luar biasa dari orang kudus yang gila thumbnail

 

Fransiskus di Bernardone, yang kini kita kenal sebagai St Fransiskus dari Assisi (1181/2-1226) adalah orang yang kurus dan biasa saja. Dia mengenakan jubah yang kotor, dengan sepotong tali sebagai ikat pinggang, dan tanpa mengenakan sepatu.

Ketika sedang berkhotbah, ia sering menari, menangis, membuat suara seperti binatang atau bermain kecapi. Matanya yang hitam berbinar. Banyak orang menganggapnya sebagai orang gila, bahkan juga dianggap berbahaya. Mereka melemparkan kotoran kepadanya. Perempuan mengunci diri di rumah mereka.

Fransiskus menerima semua ini dengan tenang. Dan, pada akhirnya ia menjadi orang kudus.

Seorang penulis mengatakan, kata-katanya Fransiskus “menenangkan, berkobar-kobar dan bersahaja.” Ketika ia tiba di kota, lonceng gereja berbunyi. Orang mengambil air di mana ia telah mencuci kakinya, yang dikatakan bisa menyembuhkan sapi yang sakit.

Tahun-tahun sebelum ia meninggal, Fransiskus dianggap sebagai orang kudus, dan selama delapan abad ini ia terus dikenang karena karyanya. Selain Bunda Maria, dia adalah yang paling dikenal dan paling dihormati di kalangan para santo.

Tahun 1986, Paus Yohanes Paulus II menyelenggarakan sebuah konferensi para pemimpin lintas agama dunia di Assisi untuk mempromosikan perdamaian sebagai bentuk penghormatan terhadapnya. Fransiskus dicintai karena mendukung gerakan hak hewan, feminisme, ekologi, vegetarian (meskipun dia bukan seorang vegetarian).

Sejumlah besar buku telah ditulis tentang dirinya. Pertama, biografinya muncul beberapa tahun setelah ia wafat. Dua buku lagi belum lama ini muncul dalam bahasa Inggris. “Francis of Assisi: The Life and Afterlife of a Medieval Saint” (Yale), ditulis oleh André Vauchez, seorang profesor emeritus tentang kajian abad pertengahan di Universitas Paris. Buku ini muncul di Perancis tahun 2009 dan kini telah diterbitkan dalam bahasa Inggris.

Buku lain, “Francis of Assisi: A New Biography “ (Cornell), ditulis oleh Agustine Thompson, seorang imam Dominikan dan profesor sejarah di Sekolah Filsafat dan Teologi Dominikan di Graduate Theological Union, Berkeley.

Fransiskus berasal dari keluarga kaya. Ayahnya, Pietro, adalah seorang pedagang grosir yang sukses saat itu. Fransiskus pergi ke sekolah hanya untuk beberapa tahun, karena sebagai anak laki-laki ia harus mendukung karya ayahnya.

Dunia Fransiskus dipenuhi dengan kekerasan – di antara kepausan dan Kekaisaran Romawi, di antara Assisi dan kota-kota lainnya, dan juga di kotanya sendiri, di antara kelas pedagang dan bangsawan setempat.

Tahun 1202, pada usia 21 tahun, ia pergi berperang, dalam pertempuran di antara Assisi dan Perugia. Dia tampaknya senang untuk pergi. Dia harus mengenakan pakaian bagus dan naik kuda. Tapi, Assisi dikalahkan, dan ia menghabiskan satu tahun di penjara yang kotor, bersama tikus-tikus, sebelum ayahnya menyelamatkannya.

Penjara tersebut yang membawa perubahan dalam diri Fransiskus. Ia bertobat untuk pesta pora. Di luar tembok kota ia menemukan sebuah gereja yang ditinggalkan, dan ia menghabiskan seluruh harinya di sana, untuk berdoa. Akhirnya, ia mulai tidur di sana juga.

Selengkapnya: Saint Francis: the extraordinary life of a holy madman

 

  • franstantri dharma

    Menjadi anggota Fransiskan gampang. Tapi memiliki dan dimiliki oleh St. Fransiskus adalah usaha seumur hidup.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Para penderita kusta berjuang menghadapi penyakit dan diskriminasi
  2. Menteri Agama: Pemimpin bisa berasal dari kalangan mana pun
  3. Taiwan dikunjungi uskup tak diakui Vatikan, muncul spekulasi hubungan Sino-Vatikan
  4. Kardinal Kriengsak: 'Sekularisme' merupakan wajah setan
  5. Imam Yesuit India yang diculik di Afghanistan telah dibebaskan
  6. Presiden FABC memberi penghormatan kepada 21 orang Kristen yang dipenggal sebagai martir
  7. RUU Perlindungan Umat Beragama akan atur syarat agama
  8. Denominasi Gereja termasuk Katolik dukung Kongres X GAMKI
  9. Syafii Maarif: tingkatkan toleransi terhadap pemimpin beda keyakinan
  10. Kitab Suci dijadikan jantung kehidupan Gereja Cina
  1. Para penderita kusta berjuang menghadapi penyakit dan diskriminasi
  2. Yesuit bantu film Hollywood tentang martir Jepang abad ke-17
  3. Tiongkok umumkan satu tahun moratorium tentang impor ukiran gading
  4. Tak terekam, perempuan Poso redamkan konflik Islam-Kristen
  5. Dua tahun: Paus Emeritus terlupakan melihat dirinya bukan sebagai bayangan
  6. Pastor membawa altar ke sawah dan kandang
  7. Mencintai Tuhan dan Sesama
  8. Taiwan dikunjungi uskup tak diakui Vatikan, muncul spekulasi hubungan Sino-Vatikan
  9. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  10. RUU Perlindungan Umat Beragama akan atur syarat agama
  1. Tokoh tokoh yang netral, mendamaikan, mendinginkan suasana, kita butuhkan... sek...
    Said on 2015-02-27 11:43:00
  2. Ya memang tidak mudah mempunyai jabatan dimana harus memimpin banyak golongan di...
    Said on 2015-02-27 11:27:00
  3. semangat pelayanan yang luar biasa, Tuhan memberkati karya Romo...
    Said maria warwanto on 2015-02-26 05:34:00
  4. Seorang Misioner sejati yang sangat langka pada zaman sekarang. Hidup Romo Caro...
    Said Sary on 2015-02-25 07:35:00
  5. Kalau boleh usul, sebaiknya praktek yang dilakukan di Aceh tetap di Aceh, jangan...
    Said on 2015-02-24 10:46:00
  6. Saya beranggapan ada side effect dari adanya hukuman mati (bukan efek jera). Di...
    Said on 2015-02-24 10:43:00
  7. Hari Valentine sesungguhnya adalah perayaan atau lebih tepatnya kenangan akan ke...
    Said jane on 2015-02-18 06:25:00
  8. Yang haram bukan hari nya valetine nya tapi manusia nya. Kalau cuma mikir nya ng...
    Said Guess on 2015-02-16 11:21:00
  9. Tentu semua negara harus berupaya yang semestinya; sebetulnya tiap pemerintah ya...
    Said on 2015-02-11 07:05:00
  10. Saya percaya ensiklik akan diterbitkan oleh Paus Fransiskus karena situasi yang...
    Said sr.yustina on 2015-02-08 08:42:00
UCAN India Books Online