UCAN Indonesia Catholic Church News

14 orang Katolik, blogger dan mahasiswa dituduh melakukan tindakan subversif

09/01/2013

14 orang Katolik, blogger dan mahasiswa dituduh melakukan tindakan subversif thumbnail

 

Empat belas warga Vietnam yang dituduh memiliki hubungan dengan sebuah kelompok oposisi berbasis di AS diadili kemarin atas tuduhan menggulingkan pemerintah komunis.

Para terdakwa, termasuk orang Katolik, blogger dan mahasiswa, muncul di pengadilan provinsi di Nghe An, sekitar 300 km selatan Hanoi. Seorang petugas pengadilan  menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut terkait pengadilan itu.

Mereka dituduh sebagai anggota kelompok Tan Viet, yang diberi label oleh Hanoi sebagai organisasi teroris.

Jika 14 orang itu, yang berusia antara 24 hingga 55 tahun dihukum, secara teori mereka bisa menghadapi hukuman mati, meskipun rezim komunis belum pernah mengeksekusi siapa pun melakukan kegiatan anti pemerintah.

Media yang dikontrol negara tidak menjelaskan suasana sidang tersebut, namun para aktivis asing mengatakan sidang itu adalah salah satu jenis sidang terbesar.

Tuduhan menyebarkan propaganda anti pemerintah dan berusaha untuk menggulingkan rezim biasa diterapkan kepada para pembangkang di negara itu di mana Partai Komunis melarang perdebatan politik.

Para terdakwa adalah bagian dari kelompok 17 orang yang telah mengajukan banding ke kelompok kerja PBB tentang penahanan sewenang-wenang. Tiga orang lainnya dijatuhi hukuman pada Mei lalu karena menyebarkan propaganda anti pemerintah.

Para tahanan telah mengalami berbagai pelanggaran hak asasi manusia termasuk hak untuk berekspresi, berkumpul dan berserikat, demikian dosen Stanford Law School Allen Weiner, yang membantu mereka memberikan petisi ke PBB.

“Sebagian besar pemohon telah dipenjarakan untuk jangka waktu tertentu tanpa proses peradilan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

“Para pemohon yang telah dibawa ke pengadilan telah dihukum setelah sidang dijalankan secara formalitas yang hanya berlangsung beberapa jam,” tambahnya.

Para aktivis kemarin mengunggah foto yang menunjukkan ratusan polisi sedang mengelilingi ruang sidang di Nghe An, mengatakan bahwa beberapa orang yang datang untuk mendukung para terdakwa telah dilecehkan dan ditahan.

Kelompok HAM mengatakan puluhan aktivis politik telah dijatuhi hukuman penjara sejak Vietnam, sebuah negara satu partai, bertindak keras terhadap kebebasan berekspresi pada akhir tahun 2009.

Sumber: Court tries 14 on subversion charges

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pengadilan Pakistan tunda eksekusi mati wanita Katolik ini
  2. RIP, Uskup Emeritus Prajasuta MSF wafat
  3. Umat Katolik diminta ambil bagian dalam reformasi Paus Fransiskus
  4. Tantangan dan masa depan kaum religius di Asia Tenggara
  5. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  6. Sekularisme, kemajuan teknologi pengaruhi panggilan religius di Asia Timur
  7. Tidak ada tempat bagi radikalisme di Indonesia
  8. Uskup: Kunjungan Paus ke Korea Selatan masih berdampak
  9. Kardinal Myanmar kritik pemerintah sebagai pelindung kapitalisme
  10. Presiden: Toleransi penting bagi bangsa yang majemuk
  1. RIP, Uskup Emeritus Prajasuta MSF wafat
  2. Gereja Katolik harus ‘semakin berani bersuara’ soal perubahan iklim: KWI
  3. Selama liburan Paus Fransiskus pilih bersantai di kediamannya
  4. Mengenakan kerudung dan salib, biarawati ini dilarang ikut ujian
  5. Lembaga kemanusiaan kecam pemblokiran bantuan untuk pengungsi
  6. Izin rehab gedung Gereja Alkitab Indonesia dibekukan
  7. Tidak ada tempat bagi radikalisme di Indonesia
  8. Mengenang ‘Juli Kelabu’ aktivis Sri Lanka desak hapus rasisme
  9. Polisi Filipina serang pengungsi di gereja
  10. Ahok: Pertemuan lintas agama penting mengatasi prasangka buruk
  1. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  2. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  3. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  4. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  5. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  6. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  7. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  8. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  9. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  10. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
UCAN India Books Online