UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Berkat CU Gereja, mantan napi tidak melakukan kejahatan lagi

09/01/2013

Berkat CU Gereja, mantan napi tidak melakukan kejahatan lagi thumbnail

 

Park Cheol-jong memiliki sedikit gagasan tentang bagaimana ia mencari nafkah untuk menghidupi dirinya setelah bebas dari penjara enam tahun lalu. Setelah menghabiskan tahun pertama ia gagal mendapatkan pekerjaan. Dia mengaku tergoda untuk melakukan kejahatan lain.

Tapi, berkat Kitab Suci dan artikel koran ia baca di penjara menyelamatkan dia dari aksi pencurian lagi. Di balik jeruji besi itu ia membaca Kitab Suci tujuh kali sehari  dan artikel koran tentang CU yang dikelola Gereja yang menawarkan kredit mikro untuk para mantan narapidana (napi).

Park sendiri mengaku tidak berafiliasi dengan keagamaan. Joy and Hope Bank, yang dikelola oleh Keuskupan Agung Seoul mencegahnya kembali ke penjara.

“Tanpa bantuan CU saya mungkin telah kembali ke penjara,” kata Park.

Sebaliknya, Park, 52, yang menikah dengan memiliki seorang anak, meminjam dana 20 juta won (US$ 18.700) tanpa jaminan dengan tingkat bunga tahunan hanya dua persen dan mengikuti kursus pelatihan 60 jam yang diadakan oleh kelompok  itu selama dua minggu. Dia menggunakan dana itu untuk membuka sebuah restoran.

Empat tahun kemudian, restorannya mempekerjakan lima orang lagi dan terus berkembang dan mendapat omset dari penjualan itu setiap tahun antara 300 hingga 400 juta won.

“Saya benar-benar berterima kasih kepada orang-orang CU yang membimbing saya tentang bagaimana mengelola restoran dari awal,” kata Park. “Dan saya juga sangat bangga dengan diri sendiri.”

Kasus-kasus seperti itu tidak umum di Korea Selatan, kata Lee Tai-sik, seorang pejabat di Kementerian Kehakiman.

Kementerian itu mencatat, “22,2 persen dari mantan narapidana kembali ke penjara dalam waktu tiga tahun setelah dibebaskan.” Lebih dari 5.000 dari 25.000 tahanan dibebaskan setiap tahun.

Mereka yang berhasil mendapatkan dukungan untuk mencari pekerjaan atau memulai bisnis “jarang melakukan kejahatan lagi,” tambahnya.

Biasanya hal itu terjadi seperti lingkaran setan, kata General Manager Joy dan Hope Bank Joseph Hwang Bong-sub.

Banyak napi semakin sulit menemukan pekerjaan, katanya, dan kemungkinan sedikit napi yang miliki pekerjaan, sebagian dari mereka melakukan kejahatan lagi.

“Mereka perlu memiliki pekerjaan tetap dan menerima perlakuan baik dari masyarakat,” kata Hwang.

Joy and Hope Bank mengadakan kursus pelatihan bisnis bagi mantan napi dua kali setahun yang mengajarkan mereka keterampilan seperti bagaimana melakukan riset pasar dan bagaimana membangun kembali hubungan antar manusia.

Terinspirasi oleh Usaha Kredit Mikro di Bangladesh, pendirinya Muhammad Yunus, yang meraih Hadiah Nobel Perdamaian tahun 2006, Joy and Hope Bank memiliki 7.000 anggota mulai debutnya tahun 2008 dengan modal awal 500 juta won. Sejak saat itu pihaknya telah meminjamkan 2 miliar won kepada 132 mantan napi.

“Hanya empat kembali ke penjara,” kata Hwang, meskipun 36 peminjam melihat usaha mereka gagal dan tidak mampu mengembalikan pinjaman mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Park mengatakan ia ingin kembali ke penjara suatu hari nanti, tetapi hanya untuk berbagi pengalaman dengan napi lain “untuk membantu mereka mengatasi godaan untuk mengambil jalan kejahatan dan memberdayakan mereka dalam masyarakat.”

Sumber: Church micro-finance bank aids possible reoffenders

 

  • franstantri dharma

    Tidak mudah menjadi orang mandiri dan bermental bisnis. Sudah bagus kalau ada 3 % dr 1000 org anggota yg memiliki usaha produktif (hukum pareto). Jelas CU perlu memiliki kelompok yg mampu membangkitkan jiwa usahawan para anggotanya. Tapi juga didukung oleh bunga yg sangat murah. Hanya 2% setahun, berarti anggota untung duluan, bukan KUD: ketua untung duluan.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pembongkaran gereja di Cina terus berlanjut
  2. Dalam 6 bulan, 2.677 istri di Malang gugat cerai suami
  3. Seorang katekis khusus lansia menuai hasil berkat pelayanannya
  4. Tiga usulan SETARA untuk Jokowi-JK dalam penyelesaian HAM
  5. Pendeta dihukum 10 tahun di balik jeruji besi
  6. Pemuda dunia bahas persatuan dalam keberagaman di Bali
  7. Argumen “Pro Life” dan “Pro Choice”
  8. Menag: Gerakan radikalisme Islam ancam keutuhan NKRI
  9. Sekjen PBB puji Bhineka Tunggal Ika
  10. Forum UNAOC Bali tegaskan persatuan dalam keberagaman
  1. Paus Fransiskus kumpulkan para bintang top dunia untuk pertandingan amal antaragama
  2. Sekilas Sejarah BULAN KITAB SUCI NASIONAL
  3. Korban topan dan gempa di Filipina akan makan siang bersama Paus Fransiskus
  4. Magsaysay Award menghormati orang Asia yang menjadi pelopor dan inovator
  5. Romo Benny: Terkait masalah intoleransi, Indonesia butuh figur presiden teladan
  6. Gereja Katolik Myanmar merayakan 500 tahun
  7. Paus Fransiskus akan merayakan Misa pernikahan untuk 20 pasangan
  8. Tiga uskup auksilier Hong Kong ditahbiskan kemarin
  9. Forum UNAOC Bali tegaskan persatuan dalam keberagaman
  10. Menag berharap wartawan nasrani ikut sosialisasi moderasi agama
  1. Tiada orang dari golongan apapun yang dilupakannya...Motto untuk Asian Youth Day...
    Said on 2014-07-27 11:04:00
  2. Sebelum pengikut muhammad menyebut "allah", kristen arab sudah menggunakan kata ...
    Said umat on 2014-07-26 06:05:00
  3. sembuhkan!...
    Said tuhan on 2014-07-25 02:51:00
  4. Semestinya bisa dihindarkan. Mengapa suster membiarkan anak itu tinggal sendiri...
    Said on 2014-07-22 07:06:00
  5. Penderitaan mereka mengapa tak kunjung berakhir.. Sudah sampai urgensi, sebaikny...
    Said on 2014-07-22 07:01:00
  6. Jelas kalau Jokowi mempunyai pandangan dan niat yang sama (dengan bapak Uskup). ...
    Said on 2014-07-22 06:54:00
  7. Semakin banyak larangan... mau mempersempit hidup orang yang hanya mau berdoa. ...
    Said on 2014-07-20 08:25:00
  8. Selamat menjalankan tugas baru Mgr...
    Said Adonia Sihotang on 2014-07-19 23:27:00
  9. Sudah terlalu sering terdengar protes atas pernyataan yang menyudutkan islam seb...
    Said pluralis on 2014-07-18 04:28:00
  10. Paus Emeritus Benediktus baru tahun lalu diganti oleh Paus Fransiskus. Beliau t...
    Said on 2014-07-16 08:11:00
UCAN India Books Online