UCAN Indonesia Catholic Church News
Happy Easter to all

MK: Sekolah standar internasional inkonsistusional dan diskriminatif

09/01/2013

MK: Sekolah standar internasional inkonsistusional dan diskriminatif thumbnail

Mahfud MD

 

Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin membatalkan kebijakan untuk mendirikan sekolah bertaraf internasional oleh pemerintah karena dinilai bertentangan dengan konsititusi dan bersifat diskriminatif.

Keputusan ini diambil setelah sebelumnya sejumlah lembaga dan aktivis pemerhati pendidikan mengajukan judicial review terhadap Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) diatur dalam UU Pasal 50 ayat 3 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Judical review memiliki dasar hukum. Karena itu, MK mengabulkan permohonan penggugat”, kata Ketua MK Mahfud MD saat membacakan keputusan di Jakarta, Selasa (8/1).

Sekolah RSBI/SBI yang hingga 2012, sudah berjumlah sekitar 1,300 RSBI/SBI di seluruh Indonesia memiliki hak khusus untuk menetapkan biaya pendidikan yang tinggi hingga jutaan rupiah dan sekolah menyediakan fasilitas khusus bagi para siswa. Perlakuan khusus ini melawan hukum, karena saat ini sekolah negeri SD dan SMP dilarang untuk meminta uang dari orang tua.

Siswa RSBI juga biasanya ditempatkan di ruangan yang lebih luas dan ber-AC, dilengkapi dengan meja dan kursi yang layak dan mereka dibolehkan menggunakan komputer pribadi.

Mahfud mengatakan, MK mengakui bahwa RSBI/SBI memiliki maksud baik yakni untuk meningkatkan kualitas pendidikan, namun hal itu membawa dampak buruk bagi masyarakat miskin karena dengan biaya pendidikan yang tinggi, sekolah-sekolah tersebut hanya bisa diakses orang kaya.

“Hanya keluarga dengan status ekonomi mampu dan kaya yang dapat menyekolahkan anaknya pada sekolah SBI/RSBI. Hal demikian bertentangan dengan prinsip konstitusi yang menjadikan penyelenggaraan pendidikan sebagai tanggung jawab negara”, katanya.

“Hal ini di samping menimbulkan pembedaan perlakuan terhadap akses pendidikan juga mengakibatkan komersialisasi sektor pendidikan”, tambahnya.

MK juga menilai, RSBI/SBI yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama dalam pelajaran bakal membuat siswa melupakan bahasa ibu mereka, Bahasa Indonesia.

Pastor Darmin Mbula OFM dari Majelis Nasional Pendidikan Katolik yang juga menjadi salah satu pengaju judicial review dan hadir sebagai saksi ahli MK tahun lalu mengapresiasi keputusan ini.

“Keputusan MK menandakan bahwa lembaga ini memiliki hati nurani bagi masa depan pendidikan Indonesia”, katanya kepada ucanews.com hari ini.

Ia menjelaskan, RSBI/SBI merupakan model pendidikan yang menerapkan ideologi neoliberalisme dalam pendidikan.

“Model pendidikan yang diterapkan RSBI/SBI melahirkan pergeseran dari negara kesejahteraan ke negara kapitalis. Bagaimanapun semua warga negara harus mendapat kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan”, jelasnya.

Ia pun menilai penghapusan Bahasa Indonesia dari materi pelajaran merupakan genocide peradaban, karena lama-kelamaan identitas sebagai bangsa Indonesia hilang. “Padahal UNESCO sudah mengakui Bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa resmi dalam dunia pendidikan”

Menurutnya, seharusnya pendidikan memenuhi prinsip mencerdaskan, meningkatkan kesejahteraan umum, mencapai keadilan sosial dan menciptakan perdamaian.

“Dalam RSBI/SBI prinsip-prinsip ini tidak semuanya terpenuhi”, kata Pastor yang juga ketua Forum Komunikasi Peduli Pendidikan Republik Indonesia (FKPPRI) ini.

Selain itu, keberadaan RSBI/SBI yang mayoritas sekitar 80 persen ada di Pulau Jawa, menurutnya, melahirkan ketidakadilan bagi masyarakat di daerah lain.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Muhammad Nuh mengatakan menghargai keputusan MK. “Pemerintah sangat menghormati dan menghargai,” kata Nuh dalam konferensi pers di kantornya.

“(Pemerintah) tinggal menjalankan saja. Monggo kalau nggak boleh ada RSBI/SBI,” ujarnya.

Ryan Dagur, Jakarta

 

  • Bernardus Wato Ole

    Anak saya bersekolah di SMKNegeri berstandar internasional dan sekarang berada di kelas 12. Waktu masuk dulu diwajibkan membayar uang masuk sebesar Rp 1.500.000. Dan setiap bulan membayar iuran pendidikan sebesar Rp 100.000. Sebagai orangtua kami merasa sangat terbebani, Dengan keputusan MK ini diharapkan pemrintah khususnya Mendikbud bisa mengevaluasi pelaksanaan sekolah berstandar Interneaional ini.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Demi kebangsaan, ketua PBNU tolak koalisi partai Islam
  2. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  3. Paus Fransiskus ajak umat untuk refleksi selama Pekan Suci
  4. Mengapa sejumlah umat Katolik tidak suka Paus Fransiskus membasuh kaki?
  5. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  6. Paus Yohanes Paulus II turut menjatuhkan komunisme
  7. 245 kasus intoleransi di Indonesia dalam setahun
  8. Pastor pembela hak Tamil masuk dalam daftar "teroris" oleh pemerintah
  9. Gereja Katolik masuki pekan suci
  10. Komisi Ahli Hukum Internasional kritik penerapan Syariah di Brunei
  1. Mengapa sejumlah umat Katolik tidak suka Paus Fransiskus membasuh kaki?
  2. Polisi siap amankan gereja selama Tri Hari Suci
  3. Imam yang dibunuh di Suriah dipuji sebagai martir
  4. Rakyat yang Disalibkan
  5. Komnas HAM: Pemilu 2014 dikotori kejahatan demografi
  6. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  7. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  8. GP Ansor terjunkan 300 personel amankan Paskah
  9. Asia Bibi merayakan Paskah di balik jeruji besi
  10. Uskup Filipina menyerukan gencatan senjata selama Pekan Suci
  1. Ternyata anak2 ke sekolah tetap harus dijaga orang tua atau utusannya. Sekolah,...
    Said on 2014-04-17 08:02:00
  2. Niat baik dan bersahabat patut disambut baik dan dihargai. Mengapa tidak disebu...
    Said on 2014-04-17 07:45:00
  3. Setuju Romo, kita membutuhkan Pemimpin yang sungguh-sungguh memiliki komitmen un...
    Said Wahyu Handoko Yulianto on 2014-04-17 06:50:00
  4. Terima kasih Mgr. Koo. Kisah hidup yang menjadi inspirasi bagi kami utk memperta...
    Said corry on 2014-04-10 12:42:00
  5. Ria: sy jg geram dengan tindakan mantan pastor ini, yg akhirnya membuat nama Ger...
    Said corry on 2014-04-10 12:27:00
  6. Dimana2 orang Kristen dianiaya, dikambinghitamkan dgn alasan ini itu yg tdk terb...
    Said Corry on 2014-04-10 11:48:00
  7. Aneh negeri ini jg presiden odong2. Ini bukan negara muslim, shg seenaknya mener...
    Said Corry on 2014-04-10 11:41:00
  8. Metode blusukan memang telah dilakukan oleh Yesus dan juga para nabi, sehingga p...
    Said Hadrianus Wardjito on 2014-04-07 20:47:00
  9. Sepertinya penulisan oleh Tempo mungkin tidak sesuai dengan yang dikatakan, bahw...
    Said on 2014-04-07 17:15:00
  10. Disebut FUI, ataukah FPI? Sepertinya pengacauan mereka menjadi kebanggaan pemer...
    Said on 2014-03-31 17:23:00
UCAN India Books Online