Pastor pasang nama dan foto umat malas ke gereja

09/01/2013

Pastor pasang nama dan foto umat malas ke gereja thumbnail

 

Untuk mencegah umatnya malas ke gereja, seorang pastor Katolik di Belanda memasang nama dan foto mereka yang malas ke gereja.

Hal ini sebagai upaya agar umat lain mengenali para umat tersebut sehingga bisa diajak kembali ke gereja.

Pastor Harm Schilder mengakui melakukan hal ini untuk menarik umatnya tetap ke gereja.

“Ini umat yang besar dan saya tidak kenal setiap umat. Dengan memuat nama dan foto mereka, saya pikir seseorang atau umat yang lain akan mengenal umat ini dan berupaya untuk membujuk mereka untuk tetap rajin ke gereja,” ujarnya seperti dilaporkan kantor berita AFP, Selasa (8/1), seperti dilansir Jawaban.com.

Menurut Schilder, ada empat permintaan dari umatnya yang tak mau lagi ke gereja menyusul seruan Paus yang menentang pernikahan sesama jenis.

Foto-foto mereka tersebut dipasangnya di jalan masuk ke gereja yang dipimpinnya di Tilburg, Belanda Selatan.

Sekitar 24 persen penduduk Belanda menganut Katolik, 18 persen menganut Protestan, sementara 44 persen mengatakan mereka tak beragama.

Belanda merupakan negara pertama yang sejak tahun 2001 melegalkan pernikahan sejenis. Hal ini tentu menyebabkan gereja di Belanda mendapatkan tantangan berat, menjadi terang di banyaknya kegelapan.

 

One Comment on "Pastor pasang nama dan foto umat malas ke gereja"

  1. Yulius on Thu, 10th Jan 2013 10:43 am 

    kadang negara yang sangat rasional harus dihadapi dengan pemikiran irrasional, saya setuju cara itu, shock teraphy supaya orang tahu urusan agama itu juga penting kendati menyangkut urusan pribadi dengan pencipta, tetapi sekali menyatakan janji di dalam Gereja Katolik berarti harus menjalankan komitment. Yesus sendiri pernah tegas mengusir orang yang berdagang di Bait Allah supaya orang tahu memilah-milah kbenaran mutlak dengan ktidakbenaran. Gereja fisik harus dibangun oleh Gereja rohani pribadi kita masing-masing.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  2. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  3. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  4. Banyak tantangan menanti Presiden Timor-Leste yang baru
  5. Paus ingatkan bahaya kata-kata kotor dan saling menjelekkan
  6. Penyandang disabilitas meminta Jokowi membentuk komisi khusus
  7. Selamat! Laos mendapat kardinal untuk pertama kali
  8. Di balik tambang dan minyak Kayu Putih di Pulau Buru
  9. Polisi Vietnam pukul demonstran, tangkap aktivis Katolik
  10. Uskup Agung Semarang yang baru berjanji mempromosikan toleransi
  1. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  2. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  3. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  4. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  5. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  6. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  7. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  8. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  9. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
  10. Mohon diperjuangkan agar bimas katolik dapat mengangkat kembali guru agama Katol...
    Said Rudi M on 2017-05-13 22:00:07
UCAN India Books Online