UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Teroris Makassar mau ledakkan bom di rumah ibadah dan kantor polisi

09/01/2013

Teroris Makassar mau ledakkan bom di rumah ibadah dan kantor polisi thumbnail

 

Keempat terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu berencana meledakan bom di rumah ibadah dan kantor polisi di Tanah Toraja.

“Di Sulsel yang terungkap, target mereka adalah di Tanah Toraja. Ada tempat ibadah, kantor kepolisian yang akan dijadikan target,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri, Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, (Selasa,8/1), seperti dilansir rakyatmerdekaonline.com.

Dia menjelaskan, keempat teroris yang ditangkap di Makassar itu merupakan satu rangkaian penyelidikan Densus 88.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jumat (4/1) pekan lalu, Densus 88 Anti teror Polri menembak mati 7 terduga teroris.

Mereka adalah Abu Uswah dan Hasan alias Khalil yang teridentifikasi terlibat serangkaian aksi teror di Poso, Sulteng, dan penembakan yang menewaskan empat personel Brimob Polda Sulteng.

Abu Uswah dan Hasan alias Khalil ditembak di depan Masjid Nur Alfiah, RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Densus 88 Anti Teror juga berhasil menemukan barang bukti yang ditemukan adalah granat aktif dan senjata api.

Di hari yang sama, di Terminal Daya, Makassar, Densus juga menangkap Thamrin dan Arbain yang sempat meloloskan diri saat penggerebekan di depan Masjid Nurul Alfiat.

Di Dompu, NTB, Jumat (4/1), Densus menembak mati dua teroris bernama Roy dan Bachtiar. Keduanya melawan petugas saat akan ditangkap. Pengejaran terus berlanjut, keesokan harinya, tiga orang teroris ditembak mati di Kebon Kacang, Kelurahan Kandai, Dompu, NTB. Dari tiga orang yang tewas ini, satu sudah teridentifikasi atas nama Andi.

 

2 Comments on "Teroris Makassar mau ledakkan bom di rumah ibadah dan kantor polisi"

  1. Elyas Joseph on Thu, 10th Jan 2013 7:01 am 

    Stop Terorisme? Selama “peternakan” teroris dibiarkan berkembang, bahkan diberi modal, jangan mimpi membendung lahirnya teroris…

  2. wedhusss on Mon, 14th Jan 2013 10:46 pm 

    begitu donggg…! baru mantap nih…hidup DENSUS…!




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Nikotin ancam kesehatan ribuan pekerja anak di lahan tembakau
  2. Pelajaran 50 tahun bagi Gereja Katolik sejak Revolusi Kebudayaan di Tiongkok
  3. Gereja Katolik bekerja sama pemerintah membantu ribuan korban topan
  4. Uskup Jepang menyambut baik kunjungan Obama ke Hiroshima
  5. Bulan ini Romo Magnis rayakan 80 tahun
  6. Para uskup dikritik terkait dukungan terhadap partai politik
  7. Kelompok karitatif Gereja Katolik bantu lansia miskin
  8. Kala seorang Kardinal menjadi fotografer
  9. Siswa Timor Leste merayakan Hari Kemerdekaan di penjara
  10. Imam dibebaskan menjelang kunjungan Presiden Obama
  1. Semoga rencana untuk dijadikan seumur hidup bersyarat adalah awal perbaikan seta...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-20 12:03:38
  2. Adakalanya seorang pasien yang sudah dirawat sebaik mungkin karena cirrosis, yan...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:23:07
  3. Banyak negara melarang hukuman mati. Sebaliknya, negeri Belanda membenarkan euth...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:11:14
  4. Saya pilih Ahok karena dia bisa dipercaya, kebetulan saja dia Kristen.....
    Said Jenny Marisa on 2016-05-10 15:51:40
  5. Masalah perdagangan dan penyaluran narkoba sudah amat sangat menyulitkan pemerin...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-06 17:37:26
  6. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  7. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  8. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  9. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
  10. Semua orang harus waspada... Siapa yang dapat dipercaya...tetapi ini mungkin p...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-21 12:03:46
UCAN India Books Online