UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

2012, TKI kirim 66,6 triliun rupiah ke Indonesia

10/01/2013

2012, TKI kirim 66,6 triliun rupiah ke Indonesia thumbnail

 

Pemerintah sudah seharusnya meningkatkan perlindungan kepada tenaga kerja Indonesia (TKI) di mana pun mereka berada karena mereka penyumbang dana terbesar kedua untuk APBN.

Para pahlawan devisa ini mampu mengirimkan devisa 6,9 miliar dollar AS (Rp 66,6 triliun) sepanjang tahun 2012.

Menurut data Bank Indonesia yang dikutip Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Mohammad Jumhur Hidayat di Jakarta, Rabu (9/1).

Nilai remitansi ini meningkat daripada tahun 2011 yang tercatat sebesar 6,7 miliar dollar AS (Rp 64,7 triliun). Remitansi TKI tersebut memainkan peranan penting dalam menggerakkan sektor riil di pedesaan.

Sementara itu sebelumnya Deputi Perlindungan BNP2TKI Lisna Y Poelongan mengungkapkan jasa pengiriman uang alias remitansi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) menyumbang 10% nilai APBN. Ini berarti benar bila dikatakan TKI adalah ‘Pahlawan Devisa Negara’.

“Jumlahnya benar 10 persen dari nilai APBN, menempati posisi kedua setelah pendapatan dari sektor migas,” katanya.

Lisna menegaskan, pemerintah sangat berterima kasih dengan keberadaan TKI yang berjumlah sekitar empat juta orang dan tersebar di lebih dari 161 negara di dunia.

“Mereka membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai keluhan di negara ini. Roda perekonomian daerah pun bergerak dari remitansi itu pemda juga harus berterimakasih pada TKI,” katanya.

Data BNP2TKI menunjukkan perolehan devisa dari remitansi TKI yang bekerja di berbagai negara di kawasan Asia, Amerika, Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Australia pada 2012 sampai dengan Juli 2012 mencapai US$ 3,9 miliar.

Jumlah remitansi TKI yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan BNP2TKI per Juli 2012 merinci untuk kawasan Saudi Arabia remitansi yang dikirim TKI sebesar US$ 1,1 miliar dan Malaysia US$ 1,3 miliar. Selebihnya disumbang oleh TKI di Amerika, Australia dan negara-negara lain di Kawasan Asia Pasifik.

Foto: tribunnews.com




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup yang tidak diakui Vatikan menahbiskan sembilan imam
  2. Tulisan Ibu Teresa akan diterbitkan dalam sebuah buku menjelang kanonisasinya
  3. Menkopolkam: Ketidakadilan jadi sumber masalah bagi Indonesia
  4. Kaum perempuan ingin kebijakan nasional untuk korban perkosaan
  5. Peringatan hari lahir Pancasila, berbagai Ormas akan gelar apel syukuran
  6. Ribuan umat Katolik menghadiri peresmian gereja dan paroki mereka
  7. Gereja Katolik kritik pemerintah atas Perppu Kebiri
  8. Renungan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus bersama Pastor Bill Grimm
  9. Rosario Merah Putih di dada prajurit
  10. Tiongkok dan Vietnam: Keduanya negara komunis tetapi berbeda
  1. Selamat kepada umat Katolik di jambi... Syukur semuanya baik, Pemda mendukung....
    Said Jenny Marisa on 2016-05-30 16:19:12
  2. Silahkan Pater kontak ke email ucanews.com. Terima kasih banyak Pater. Tuhan mem...
    Said editor on 2016-05-30 14:31:51
  3. Menjadi persoalan, apakah para siswa itu paham dan tahu betul apa itu syariat is...
    Said Brian on 2016-05-28 18:25:34
  4. Saya rasa wajar jika para pelaku dikenakan hukuman kibiri, karena mereka memperl...
    Said olenggius on 2016-05-28 06:42:02
  5. Semoga cepat terealisasi...
    Said lota on 2016-05-24 16:16:12
  6. saya sangat ridu untuk bisa kembali berziarah rohani , walau hanya didalam neger...
    Said yohanes a. hendra sandjojo on 2016-05-23 08:56:38
  7. Saya salut cuman saya mau tanya apabila di lingkungan kita ada agama lain mau ba...
    Said NIKO HILAPOK on 2016-05-20 23:57:08
  8. Semoga rencana untuk dijadikan seumur hidup bersyarat adalah awal perbaikan seta...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-20 12:03:38
  9. Adakalanya seorang pasien yang sudah dirawat sebaik mungkin karena cirrosis, yan...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:23:07
  10. Banyak negara melarang hukuman mati. Sebaliknya, negeri Belanda membenarkan euth...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:11:14
UCAN India Books Online