UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Jutaan orang ikut dalam pesta ‘Nazareth Hitam’

10/01/2013

Jutaan orang ikut dalam pesta ‘Nazareth Hitam’ thumbnail

 

Pesta Nazareth Hitam (santo pelindung Quiapo) tahun ini, dihadiri oleh sekitar enam hingga delapan juta orang yang diadakan kemarin, telah dilalui “dengan aman dan damai,” kata pihak berwenang.

Laporan mengatakan sekitar 200 orang mengalami luka-luka, dibandingkan dengan sekitar 700 orang tahun lalu, karena para devosan mencoba mendekati kereta yang membawa salib Yesus (Nazareth) berwarna Hitam dalam prosesi tahunan Gereja Quiapo di Manila.

Pesta itu berlangsung setiap 9 Januari, dan dianggap salah satu acara keagamaan paling spektakuler di Filipina.

Pesta ini dirayakan oleh jutaan umat yang percaya bahwa berabad-abad salib Yesus Kristus yang terbuat dari kayu itu, dibawa ke Filipina dari Meksiko oleh biarawan Augustin tahun 1606, memiliki mukhjizat.

Salib ini diyakini telah berubah menjadi warna hitam setelah selamat dari kebakaran di kapal yang membawa salib itu  ke Filipina.

Gwendolyn Pang, kepala Palang Merah Filipina, mengatakan banyak orang cedera tahun ini, namun jumlahnya sedikit. Beberapa devosan pingsan karena panas dan kelelahan selama prosesi tersebut.

Para devosan membawa handuk kecil atau sapu tangan, mencoba menerobos kerumunan massa untuk menyentuh salib itu atau ambil tali yang digunakan untuk menarik kereta yang membawa salib itu guna memohon bantuan Tuhan atau mengucap syukur atas karunia yang diberikan-Nya.

Pada pesta tahun lalu, prosesi salib itu berlangsung lebih dari 22 jam.

Lebih dari 3.000 aparat polisi menjaga keamanan, sementara Otoritas Metro Manila mengatakan 1.000 personilnya membantu menjaga ketertiban.

Luis Antonio Kardinal Tagle, dalam homilinya sebelum prosesi itu, menyerukan umat Katolik Filipina “untuk menghargai kesucian hidup” setelah mendengar laporan pembunuhan dalam beberapa hari terakhir di sekitar ibukota itu.

“Ada banyak laporan tentang pembunuhan. Marilah kita menjadi saksi kebenaran mengenai kesucian hidup,” kata prelatus itu.

Sementara itu para pemimpin politik mendesak para devosan Nazareth Hitam untuk mewujudkan iman mereka dengan kerja keras.

“Kita seharusnya tidak hanya mengandalkan doa, tetapi juga melakukan sesuatu untuk membuat mimpi kita menjadi kenyataan,” kata Wakil Ketua DPR Mitos Magsaysay.

Sonny Angara, ketua Komite Pendidikan Tinggi DPR, mengatakan pesta tahunan itu  adalah “simbol harapan dan optimisme” bagi warga Filipina “agar terlepas dari semua cobaan dan penderitaan yang kita hadapi.”

Sumber: Feast of Black Nazarene passes peacefully

 

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  2. Musdah Mulia: Radikalisme di Indonesia dibiayai APBN
  3. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  4. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  5. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  6. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  7. Minggu Palma, Paus mengajak umat bersikap 'rendah hati'
  8. Tangkal radikalisme dengan ajaran toleransi
  9. Ratusan tunawisma diundang Vatikan untuk makan malam dan tour ke museum
  10. Uskup ingatkan umat terkait penyaliban diri pada Jumat Agung
  1. Delegasi kepausan membawa bantuan bagi para pengungsi Irak
  2. Polisi Pakistan dituduh melakukan penahanan ilegal terhadap orang Kristen
  3. Tangkal radikalisme dengan ajaran toleransi
  4. Daniel Mananta bangun gereja di Flores ungkapan syukur pita suaranya pulih
  5. 1.700 buku radikalisme beredar di Bandung
  6. Survei Setara: Satu dari 14 siswa SMA setuju ISIS
  7. Cegah radikalisme sejak rekrutmen guru
  8. Warga Tionghoa gelar pawai lilin kenang 10 tahun gempa di Nias
  9. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  10. Malaysia memperkenalkan RUU Anti-Terorisme terkait pendukung ISIS
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online