PBNU: Islam tak larang perempuan membonceng ngangkang

10/01/2013

PBNU: Islam tak larang perempuan membonceng ngangkang thumbnail

KH Said Aqil Siroj (Foto: dokumen)

 

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menyatakan tidak ada larangan dalam Islam bagi perempuan duduk mengangkang saat mengendarai atau membonceng kendaraan.

“Islam tidak melarang itu, Islam hanya mewajibkan perempuan menutup aurat,” kata Said Aqil di Jakarta, Rabu (9/1/2013), seperti dilansir tribunnews.com.

Sedangkan untuk aurat perempuan, kata Said Aqil, ada perbedaan pendapat di antara imam mazhab, ada yang berpendapat seluruh tubuh perempuan adalah aurat kecuali wajah dan telapak tangan, sementara yang lain berpendapat tangan di bawah sikut dan kaki di bawah lutut bukan aurat.

“Itu yang ada. Kalau soal posisi membonceng itu tergantung mana yang dirasa nyaman bagi perempuan,” katanya.

Karena itu, menurut Said Aqil, persoalan posisi perempuan saat membonceng kendaraan bukan persoalan prinsip, dan tidak perlu dibuat larangan.

“Itu cari-cari pekerjaan saja,” kata doktor alumni Universitas Ummul Qura, Mekkah tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya mengeluarkan surat edaran yang mengimbau kaum perempuan tidak duduk mengangkang saat membonceng di sepeda motor.

Surat edaran yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2013 itu dimaksudkan untuk mendukung qanun syariat Islam di Aceh.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  2. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  3. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  4. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  5. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  6. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  7. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  8. Gubernur Sulut dukung pembangunan pusat kaum muda Katolik
  9. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  10. Petani kopi Timor Leste harus berjuang mencari sumber pendapatan lain
  1. Komunitas San’Egidio adakan buka puasa bersama dengan lebih dari 500 warga miskin
  2. Kardinal Tagle menyerukan sumbangan Internasional untuk Kongres Ekaristi
  3. Gereja Katolik Tiongkok sambut baik dengan gereja baru yang disumbangkan pemerintah
  4. Kelompok ekumenis menyerukan dimulainya kembali pembicaraan dengan pemberontak
  5. Petani kopi Timor Leste harus berjuang mencari sumber pendapatan lain
  6. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  7. Komnas HAM: Ada yang ingin rekonsiliasi, ada yang tidak
  8. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  9. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  10. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online