UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Pidato Paus Benediktus XVI soroti berbagai konflik di sejumlah negara

10/01/2013

Pidato Paus Benediktus XVI soroti berbagai konflik di sejumlah negara thumbnail

 

Konflik-konflik yang terjadi di Timur Tengah dan Afrika, hak-hak gay serta aborsi menjadi inti dari pidato Paus Benediktus XVI pada senin kepada para diplomat yang bertugas di Vatikan, pada pertemuan awal tahun.

Paus  Benediktus dengan tegas menyerukan untuk mengakhiri pertumpahan darah di Suriah.

Dia mendesak para pemimpin Israel dan Palestina “berkomitmen untuk hidup berdampingan secara damai dalam kerangka kerja dua negara berdaulat,” sebuah solusi yang tetap jauh dari kenyataan tahun 2012 dan diharapkan menjadi lebih keras lagi tahun ini dimana pemilu di Israel pada 22 Januari diharapkan membawa kemenangan bagi pihak sayap kanan Partai HaBayit HaYehudi (Rumah Yahudi).

Paus itu mengamati situasi konflik di banyak negara Timur Tengah dan Afrika. Di Lebanon, yang dikunjunginya pada September lalu, Mesir hingga Nigeria dan Kenya, di mana orang-orang Kristen telah menjadi sasaran serangan teror berdarah dalam beberapa bulan terakhir.

“Hal itu terjadi akibat manusia lupa akan Allah, dan kegagalan manusia untuk memuliakan-Nya, yang menimbulkan kekerasan,” katanya kepada para duta besar tersebut.

Paus Benediktus mengkritik langkah negara-negara Barat mendukung pernikahan gay, euthanasia dan aborsi.

Paus itu juga mengacu kepada negara Irlandia, dimana pemerintah ingin merevisi larangan aborsi menyusul kematian Savita Halappanar pada 28 Oktober 2012 akibat keracunan darah setelah dokter menolak permintaannya untuk aborsi.

Dengan mengamati kelesuan ekonomi global, Paus Benediktus meminta para pemimpin dunia untuk memastikan bahwa langkah-langkah penghematan tidak menyebabkan melebarnya jurang antara kaya dan miskin.

Paus Benediktus juga menyerukan kepada negara-negara berkembang di Afrika, Asia dan Amerika Latin untuk berinvestasi di bidang pendidikan dan membuat sistem hukum yang akuntabel dan adil. Sekolah, tekannya, adalah sarana untuk mengatasi kemiskinan dan penyakit.

“Membangun perdamaian berarti melatih individu-individu untuk memerangi korupsi, kriminalitas, produksi dan perdagangan narkotika, serta menghindari ketegangan yang “mengancam masyarakat, menghambat pembangunan dan hidup berdampingan secara damai,” tambahnya.

Sumber: Focus on conflict in Papal speech to diplomats

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kardinal mohon Indonesia melakukan sidang secara teliti dan baik terkait kasus Mary Jane
  2. Renungan Hari Minggu Paskah Ketiga bersama Pastor Bill Grimm
  3. KWI: Presiden Jokowi gagal lindungi WNI
  4. Paus memberkati keluarga wanita Pakistan yang dihukum mati terkait penghujatan
  5. Salam Damai dari Bukit Kasih
  6. Tanggapan Menag terkait meningkatnya intoleransi beragama
  7. Mantan wartawati Filipina ditembak mati
  8. Kelompok Gereja Malaysia mengatakan hukum hudud Kelantan bertentangan dengan konstitusi
  9. Yesuit Asia-Pasifik menyelesaikan tersiat
  10. Warga Lapas diajak hayati semangat Paskah
  1. Paus Emeritus Benediktus XVI merayakan ulang tahun ke-88
  2. Konferensi Waligereja Australia menentang euthanasia
  3. Gereja perlu berjalan bersama dengan umat beriman lain
  4. Renungan Hari Minggu Paskah Ketiga bersama Pastor Bill Grimm
  5. Menjalin kerukunan beragama di Wonosobo
  6. Paus menantang gagasan tentang ‘teori gender’
  7. Kelompok Katolik Filipina luncurkan program pendidikan pemilih
  8. KWI: Presiden Jokowi gagal lindungi WNI
  9. Paus memberkati keluarga wanita Pakistan yang dihukum mati terkait penghujatan
  10. Tiongkok: Dalai Lama harus menghadapi realitas
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online