UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Proyek terjemahan Summa Theologiae rampung setelah 52 tahun

10/01/2013

Proyek terjemahan Summa Theologiae rampung setelah 52 tahun thumbnail

 

Setelah 52 tahun, proyek untuk menerjemahkan buku teologi yang memusingkan akhirnya rampung juga. Pada September, volume terakhir dari Summa Theologiae (Ikhtisar Teologi) dari 45 volume karya St. Thomas Aquinas yang diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang diterbitkan.

Ryosuke Inagaki, seorang profesor emeritus dari Universitas Kyushu yang menerjemahkan 20 volume dan terlibat dengan proyek itu hingga selesai, mengatakan bahwa meskipun sebagian besar waktu yang dibutuhkan untuk menerjemahkannya dia tidak merasa sia-sia dengan tugas itu karena ia telah “bekerja keras” dan akhirnya menghasilkan buah.

“Tulisan Thomas seperti¬† musik klasik Bach, berirama yang membuat tulisan itu mudah untuk diterjemahkan. Pertama kali saya memulai proses terjemahan, hal itu berjalan cukup cepat,” kata Inagaki.

Dia berusaha membuat kemajuan setiap hari, tambahnya, seraya mencurahkan waktu di antara bangun pagi dan sarapan untuk menerjemahkan seri buku yang panjang tersebut.

Summa Theologiae ditulis selama sembilan¬†tahun mulai tahun 1265, tetapi meninggalkan sejumlah pertanyaan,¬†termasuk pertanyaan besar yang dihadapi umat manusia, dari penciptaan sampai eksistensi Tuhan, yang kemudian diringkas dalam lima argumen yang dikenal sebagai “lima jalan.”

Dibaptis saat masih sebagai seorang mahasiswa, pria berusia 84 tahun itu mengenal St. Thomas melalui beberapa imam yang ia bertemu dan perwira tinggi Amerika yang ditempatkan di Jepang setelah Perang Dunia II.

Pengenalan Summa Theologiae pertama dalam bahasa Jepang berkat ekonom Tokuzo Fukuda yang meninggal satu dekade sebelum pecahnya perang.

Sementara belajar di AS, Inagaki kemudian meneliti konsep Thomas tentang ‘teori hukum alam dan konstitusi Jepang. Ia bergabung dengan proyek penerjemahan itu saat terjemahan itu masih pada volume 11.

Sekitar 15 orang ikut terlibat dalam proses terjemahan tersebut, namun lebih dari setengah dari mereka meninggal sebelum proses itu rampung.

Kata pengantar untuk penerbit buku itu yang ditulis tahun 2011, Inagaki menulis kata-kata dukungan empati terkait proses terjemahan yang panjang dan memakan waktu lama akhirnya rampung.

Inagaki menggeluti tulisan-tulisan St. Thomas selama beberapa dekade terutama buku sakunya berjudul My Way of Life yang diterbitkan tahun 1952.

“Judul buku saku benar-benar berada di luar kemampuan untuk mendefinisikan Summa Theologiae,” katanya. “[St. Thomas] ingin menulis peta jalan bagi orang-orang yang benar-benar mencari kebahagiaan.”

Sumber: Translator says 52-year project was easier than it sounds




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus Fransiskus doakan korban gempa di Aceh
  2. Renungan Hari Minggu Adven III/A bersama Pastor Bill Grimm
  3. Presiden Jokowi: Indonesia adalah rumah bagi kemajemukan
  4. Kongres Katolik yang dikelola negara Tiongkok dijadwalkan setelah Natal
  5. Rumah sakit Gereja berjuang mengatasi ketakutan warga tentang HIV
  6. Uskup tolak distribusi kondom di sekolah
  7. Organisasi mahasiswa lintas agama serukan kemajemukan NKRI
  8. Potret kehidupan dua pelajar SD di Indonesia
  9. Pemerintah Timor Leste dikritik ‘mengabaikan kaum difabel’
  10. KWI dan PGI desak pemerintah moratorium hukuman mati
  1. Merepotkan banyak pejabat... lain kali ditangani dan dilawan sendiri saja sebelu...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 10:20:27
  2. Setiap kali membaca ttg hukuman mati, ingat Mary Jane.. Untuk orang yang tidak b...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 09:33:17
  3. Aku ingin kuliah di Vietnam .aku tertarik dng negara itu .aktivitas ya tidak bed...
    Said Roby.chandra on 2016-12-06 23:11:33
  4. Alkitab bahasa kanayant...
    Said Dolina on 2016-12-04 20:38:14
  5. ternyata banyak pengikutnya tidak menemukan ketenangan batin.. tidak ada jaminan...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-30 10:02:53
  6. i Like,..it,.....
    Said Damianus Ahen on 2016-11-28 11:09:07
  7. Dimana toleransi beragama yg selalu di dengung dengungkan,,,...
    Said kamboti marassan salatiga on 2016-11-27 21:01:42
  8. Ada upaya uskup dan menteri yang Katolik.. ini cukup menjelaskan... Semoga napi ...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-23 10:02:16
  9. Terima kasih Pak Benyamin....
    Said cnindonewsletter on 2016-11-22 16:34:32
  10. Terima kasih. Saya senang dengan UCAN INDONESIA. syallom benyamin...
    Said Benyamin Mali on 2016-11-21 16:53:07
UCAN India Books Online