UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Ribuan sekolah akan dinasionalisasi kecuali sekolah Katolik

11/01/2013

Ribuan sekolah akan dinasionalisasi kecuali sekolah Katolik thumbnail

 

Pemerintah Bangladesh telah mengumumkan Rabu bahwa pihaknya akan menasionalisasikan semua sekolah dasar (SD) swasta kecuali sekolah Katolik yang dikelola lembaga yang akan menjaga independensi mereka.

Nasionalisasi itu sepenuhnya akan dilaksanakan pada Januari mendatang, dimana 26.193 SD swasta akan didanai oleh pemerintah dengan biaya tahunan lebih dari 12 miliar taka (US $ 150 juta), demikian Kementerian Pendidikan Dasar dan Masyarakat.

Pendidikan dasar di Bangladesh meliputi kelas 1 hingga 5 dan benar-benar gratis di sekolah-sekolah negeri.

Perdana Menteri Sheikh Hasina menyampaikan pengumuman itu pada sebuah aksi unjuk rasa guru di Dhaka. Dia juga menggarisbawahi pentingnya para guru tidak hanya mempertahankan standar, tetapi juga memperbaiki mutu mereka.

“Nasionalisasi tidak berarti Anda tidak akan memperhatikan pengajaran Anda. Anda harus mempertahankan standar,” katanya, seraya menambahkan bahwa ia ingin para guru mengajar siswa seperti anak mereka sendiri.

Pengumuman itu disambut oleh tepukan tangan yang meriah dari para guru pada aksi unjukrasa itu. Nasionalisasi adalah berita baik bagi puluhan ribu guru sebagian besar guru swasta pedesaan, yang selama bertahun-tahun telah berjuang menghidupi keluarga mereka dengan gaji dan tunjangan yang minim.

Banyak guru terpaksa menggunakan uang pribadi untuk memenuhi kebutuhan mereka, sehingga dampaknya memberikan kontribusi terhadap standar pendidikan yang buruk di kelas.

“Selama 22 tahun kami telah menuntut nasionalisasi. Saya berterima kasih kepada pemerintah yang memperhatikan dan mengindahkan seruan kami,” kata seorang kepala sekolah, Sukomol Chandra Barmon.

Barmon mengatakan mereka sekarang dapat berharap upah yang jauh lebih baik. “Gaji saya 4.950 taka per bulan. Dengan nasionalisasi, maka akan meningkat menjadi sekitar 10.000 taka,” kata Barmon kepada ucanews.com.

Namun, sekitar 302 SD yang dikelola Gereja Katolik, tidak akan menjadi bagian dari skema nasionalisasi.

Majelis Pendidikan Katolik Konferensi Waligereja Bangladesh (BCEB) memiliki sekitar 500 sekolah dan perguruan tinggi di seluruh negeri itu, banyak sekolah Katolik mendapat status unggulan di daerah mereka.

Sekretaris BCEB Bruder Bijoy Rodrigues OSC mengatakan tidak ada sekolah Gereja ingin dinasionalisasikan, karena mereka meramalkan masalah ke depan pemerintah akan mencampuri kegiatan sekolah mereka. Selain itu, guru sudah lebih baik dibayar, dan menerima manfaat yang baik.

“Pemerintah akan sepenuhnya mengendalikan sekolah-sekolah yang dinasionalisasikan, yang berarti kurangnya pengawasan terhadap guru dan standar pendidikan,” kata Bruder Rodrigues.

Dalam 20 tahun terakhir setidaknya 10 sekolah Gereja yang dinasionalisasikan dan kualitas pendidikan menurun drastis, katanya.

Sumber: Thousands of schools to be nationalized

  • bernardus wato ole

    Sayang sekali terjadi diskriminasi pendidikan Katolik di Bangladesh. Alasannya ialah gereja cemas jangan sampai pemerintah mencampuri urusan intern gerja baik menyangkut doktrin maupun terkait harta milik gereja. Sebenarnya hal ini sudah terjadi di Indonesia. Hampir semua agama lain memiliki sekolah negeri khususnya dari tingkat SMA sampai perguruan tinggi. Katolik belum ada kecuali SMAK atau Perguruan Tinggi Swasta yang dibina oleh Bimas Katolik. Kita mengharapkan Gereja pelan-pelan bersikap lain untuk menegrikan sekolah Swasta. Karena dengan demikian banyak tenaga kita terserap selain bantuan pendidikan sesuai hak setiap anak bangsa.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pesan Natal Bersama KWI-PGI Tahun 2014
  2. KWI dukung gugatan nikah beda agama
  3. Kardinal Zen: Tiongkok tidak memahami 'niat baik' Paus Fransiskus
  4. Tunjangan setahun tak dibayar, guru Katolik mengadu ke DPRD
  5. Menanti Komitmen JKW-JK Menuntaskan Kasus Tragedi Semanggi
  6. Paus Fransiskus: Tuhan Maha Pemaaf, alam tidak
  7. Meningkatkan dialog dengan Muslim fokus utama perjalanan Paus ke Turki
  8. Di Sri Lanka, seorang pastor pernah melindungi ribuan orang
  9. Model pendidikan seminari dan pesantren cocok diterapkan di perbatasan
  10. Gereja Katolik menandai 500 tahun di Myanmar
  1. Pesan Natal Bersama KWI-PGI Tahun 2014
  2. Meningkatkan dialog dengan Muslim fokus utama perjalanan Paus ke Turki
  3. Menanti Komitmen JKW-JK Menuntaskan Kasus Tragedi Semanggi
  4. Tunjangan setahun tak dibayar, guru Katolik mengadu ke DPRD
  5. Pemuda pro-demokrasi yang ditangkap polisi tulis surat terbuka kepada Paus Fransiskus
  6. Paus Fransiskus kecam ‘terorisme negara’ dan ‘sikap apatis’ Eropa
  7. 11 kampus bersatu lawan kekerasan seksual
  8. Toleransi Bukan Harmoni
  9. Pesan uskup agung Myanmar untuk ‘Tahun Yubileum’
  10. Indonesia-Australia sepakat akhiri kekerasan terhadap perempuan
  1. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  2. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  3. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  4. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  5. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  6. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  7. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  8. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  9. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  10. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
UCAN India Books Online