UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Mendikbud larang tes calistung masuk SD

Januari 14, 2013

Mendikbud larang tes calistung masuk SD

 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, melarang guru melakukan tes membaca, menulis dan berhitung (calistung) untuk siswa yang akan masuk sekolah dasar (SD) dalam kurikulum 2013.

“Saya perintahkan kepada kepala dinas pendidikan untuk melarang pihak sekolah dasar melakukan tes Calistung atau membaca, menulis dan berhitung saat masuk SD,” katanya saat sosialisasi Kurikulum 2013, di depan sekitar 350 rektor, pejabat Dinas Pendidikan, kepala sekolah dan guru se-Jawa Tengah di Semarang, Minggu (13/01), seperti dilansir beritasatu.com.

Idealnya, lanjut Nuh, seorang siswa yang masuk SD baru bisa membaca, menulis dan berhitung, jadi bukan diajarkan saat taman kanak-kanak.

Menurut Mendikbud, taman kanak-kanak harusnya diisi oleh siswa untuk bersosialiasi bukan untuk belajar Calistung.

“Taman kanak-kanak itu bukan sekolah. Karena yang namanya sekolah adalah dimulai SD dan seterusnya,” katanya.

Oleh sebab itu, Lanjut Nuh, untuk mengurangi beban siswa dalam melakukan belajar, sebaiknya TK tidak diajarkan Calistung, tapi belajar Calistung diajarkan saat kelas 1 SD. “Dalam kurikulum 2013, beban siswa dalam proses belajar justru akan menjadi ringan,” imbuhnya.

Demikian juga saat penerimaan murid SD, pihak sekolah, kata Nuh, tidak harus mewajibkan usia 6 tahun. “Kalau muridnya berumur enam tahun kurang beberapa bulan silakan diterima,” kata Mendikbud.

Ia menegaskan, mata pelajaran bahasa daerah masih tetap ada dalam kurikulum 2012, yang pelaksanaannya diserahkan di masing-masing daerah. Selain itu, lanjut Nuh, bahasa daerah tetap ada, yakni di kolom kurikulum seni budaya dan prakarya.

 

One response to “Mendikbud larang tes calistung masuk SD”

  1. Bernardus Wato Ole says:

    Memang harus demikian. TK atau PAUD itu masih masuk kelompok bermain. Kalau diperkenalkan huruf atau angka silahkan, tapi itu bukan yang utama. Larangan Pak Menteri itu sudah betul. Baca, tulis dan hitung (calistung) baru bisa dinilai setelah di tingkat sekolah dasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi