UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Para uskup Katolik nyatakan keprihatinan pada Timur Tengah

14/01/2013

Para uskup Katolik nyatakan keprihatinan pada Timur Tengah thumbnail

 

Sejumlah delegasi uskup Katolik internasional baru-baru ini menyatakan keprihatinannya terkait konflik di Tanah Suci dan bagian lain di kawasan itu.

Dalam komunike yang menandai akhir kunjungan pastoral lima hari ke wilayah tersebut, para uskup berbicara tentang “kecemasan yang mendalam” yang dialami oleh orang-orang di Israel dan Palestina, serta Suriah.

Mereka mengatakan bahwa pertempuran baru-baru ini telah menyebabkan “peningkatan polarisasi” di dalam Israel dan Palestina, sementara konflik di Suriah telah menyebabkan sejumlah besar pengungsi pergi menyelamatkan diri ke negara-negara tetangga.

Pada kunjungan tersebut, para delegasi internasional uskup Katolik juga dipertemukan dengan komunitas Kristen di Gaza, Betlehem dan Beit Jala.

Selama di Timur Tengah, pemimpin-pemimpin Gereja Katolik dari berbagai negara itu mendapat informasi terkini seputar apa yang terjadi di wilayah tersebut. (Jawaban.com)

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pemerintah berpihak pada FPI menentang pernikahan beda agama
  2. PGI Papua: Gereja tak pernah berpihak pada separatis
  3. Ulil: Umat Muslim yang percaya kata 'Allah' hanya untuk Islam adalah 'keliru'
  4. Vatikan mengumumkan jadwal perjalanan Paus Fransiskus ke Turki
  5. Hukum positif tidak wadahi perkawinan beda agama
  6. Sinode berakhir dengan mempertegas ajaran Gereja
  7. Negara tidak boleh diam terkait aksi anarkis berbau agama
  8. Pengadilan Pakistan pertahankan hukuman mati terhadap seorang ibu Kristen
  9. Uskup Peraih Nobel Perdamaian doakan Jokowi-JK dalam Surat Terbuka
  10. Singapura menjadikan Tahun Evangelisasi Baru untuk Bunda Maria
  1. PGI Papua: Gereja tak pernah berpihak pada separatis
  2. Vatikan mengumumkan jadwal perjalanan Paus Fransiskus ke Turki
  3. Tiga pendeta dihukum 6 tahun penjara di Iran
  4. Hukum positif tidak wadahi perkawinan beda agama
  5. Para kardinal bahas penderitaan orang Kristen di Timur Tengah
  6. Jadwal pemilu presiden Sri Lanka menghambat kunjungan Paus Fransiskus
  7. Presiden Jokowi hadapi setumpuk masalah HAM
  8. Indonesia kembali menjadi anggota Dewan HAM PBB
  9. Pewartaan agama dinilai sensitif, SEJUK rilis buku “Mewartakan Agama”
  10. Institut Sekular Asia bertemu di Korea Selatan
  1. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  2. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  3. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  4. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  5. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  6. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  7. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  8. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
  9. Kita semua tertipu. Yang dikira dapat dipercayai pemerintahan yang baik ternyat...
    Said on 2014-09-30 10:19:00
  10. @donotchangemyname: baca dokumen2 Gereja yg terkait dgn hal tsb. Prinsip dan huk...
    Said Antonio on 2014-09-27 01:06:00
UCAN India Books Online