UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

9 pastor dan 2.000 warga demo tolak tambang

16/01/2013

9 pastor dan 2.000 warga demo tolak tambang thumbnail

 

Sembilan pastor dan sekitar 2.000 warga mendatangi kantor Bupati Ende untuk menolak operasi tambangĀ  di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.

“Untuk sementara semua aktivitas tambang di Ende dihentikan, terkecuali tambang galian golongan C yang menggunakan tangan atau skop,” kata Vikaris Episkopal (Vikep) Ende, Romo Adolf Keo, kepada massa pendemo di depan Kantor Bupati Ende, Senin (14/1/2013) seperti dilansir poskupang.com.

Romo Adolf menyampaikan hal itu kepada sekitar 2.000 pendemo tolak tambang di Ende, termasuk sembilan pastor, usai pertemuan dengan Bupati Ende, Drs Don Bosco Wangge.

Romo Adolf mengatakan, hasil pertemuan dengan Bupati Ende disepekati bahwa untuk sementara segala aktivitas pertambangan di Kabupaten Ende dihentikan, termasuk aktivitas tambang pasir besi di Nangaba, Kecamatan Ende. Oleh karena itu, Romo Adolf meminta kepada warga Nangaba mengawal proses tersebut.

Di hadapan massa pendemo, Romo Adolf mengatakan, dalam pertemuan itu tidak dicari siapa yang menang atau kalah, tapi dicari solusi terbaik. Mendapat penjelasan dari Romo Adolf, ribuan massa yang telah menunggu di depan Kantor Bupati Ende bersorak kegirangan lalu membubarkan diri.

Massa yang bubar juga diikuti ratusan pegawai negeri sipil yang sempat terkurung di Kantor Bupati Ende akibat pintu gerbang dikunci para pendemo untuk pulang ke rumah.

Para pendemo datang dari berbagai paroki di Kevikepan Ende menduduki Kantor Bupati Ende, Senin (14/1/2013).

Akibatnya, aktivitas kantor sempat terhenti karena para pegawai yang ada tidak bisa melakukan kegiatan seperti biasa, justru menonton aksi demo yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Ende.

Demo dimulai pukul 10.00 Wita dan bubar sekitar pukul 17.00 Wita setelah pendemo mendengar keputusan bahwa aktivitas tambang untuk sementara dihentikan, termasuk di kegiatan tambang pasir besi di Nangaba, Kecamatan Ende.

Massa yang datang mengendarai puluhan kendaraan jenis truk dan ratusan sepeda motor sempat berkumpul di Bundaran Bandara Haji Hasan Arobeoesman Ende, lalu bergerak menuju Kantor Bupati Ende di Jalan El Tari Ende.

Massa terdiri dari berbagai elemen seperti utusan dari sejumlah paroki di Kevikepan Ende, PMKRI Cabang Ende, Stipar Ende, Orang Muda Katolik (OMK) dan anggota Forum Peduli Kesejateraan Masyarakat (FPKM) Kabupaten Ende.

Selain itu, terlihat sejumlah imam di antaranya Pater Markus Tulu SVD, Romo Stef Wolo, Romo Domi Nong, Romo Ambros Nanga, Romo Ale Lae, Romo Yos Liwu, Romo Rustmam Ture, Romo Reginaldo Piperno, Romo Adolf Keo, dan Ketua Forum Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Ende, Max Djen, serta puluhan anggota LSM di Kabupaten Ende dan anggota DPRD Ende, Octavianus Moa Mesi.

Dalam orasinya, salah seorang aktivis LSM, Vinsen Sangu mengatakan, pihaknya menolak tambang di Kabupaten Ende karena tambang tidak mensejahterakan masyarakat, tapi justru sebaliknya menyusahkan masyarakat.

Menurut dia, tambang tidak memberikan nilai positif bagi masyarakat, namun justru menimbulkan berbagai konflik-konflik sosial antara warga baik yang terima maupun yang tolak. Oleh karena itu, Vinsen meminta Bupati Ende, Drs Don Bosco Wangge mencabut izin tambang yang ada di Kabupaten Ende.

 

2 Comments on "9 pastor dan 2.000 warga demo tolak tambang"

  1. bernardus wato ole on Thu, 17th Jan 2013 11:33 am 

    Ini sebuah wujud konkrit keprihatinan terhadap ekosistem kita. Para pastor bertindak bijaksna yakni berpihak pada kepentingan bersama sekarang dan nanti. Terimakasih.

  2. Alfons Liwun on Fri, 18th Jan 2013 12:39 pm 

    Mantap! Para pastor mulai berjuang bersama umat. Sesuatu yang bagus dan bijak. Berjuang bersama-sama demi bumi yang ramah lingkungan. Salam




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup yang tidak diakui Vatikan menahbiskan sembilan imam
  2. Kaum perempuan ingin kebijakan nasional untuk korban perkosaan
  3. Gereja Katolik kritik pemerintah atas Perppu Kebiri
  4. Renungan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus bersama Pastor Bill Grimm
  5. Rosario Merah Putih di dada prajurit
  6. Tiongkok dan Vietnam: Keduanya negara komunis tetapi berbeda
  7. Kelompok iklim menyerukan tindakan cepat untuk atasi bencana
  8. 58 tahun ISKA: Nasionalisme itu hanya satu
  9. Pejabat Vatikan rayakan Misa menandai Hari Doa untuk Gereja di Tiongkok
  10. Keuskupan Agung Seoul bantu para pengungsi Korea Utara
  1. Menjadi persoalan, apakah para siswa itu paham dan tahu betul apa itu syariat is...
    Said Brian on 2016-05-28 18:25:34
  2. Semoga rencana untuk dijadikan seumur hidup bersyarat adalah awal perbaikan seta...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-20 12:03:38
  3. Adakalanya seorang pasien yang sudah dirawat sebaik mungkin karena cirrosis, yan...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:23:07
  4. Banyak negara melarang hukuman mati. Sebaliknya, negeri Belanda membenarkan euth...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:11:14
  5. Saya pilih Ahok karena dia bisa dipercaya, kebetulan saja dia Kristen.....
    Said Jenny Marisa on 2016-05-10 15:51:40
  6. Masalah perdagangan dan penyaluran narkoba sudah amat sangat menyulitkan pemerin...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-06 17:37:26
  7. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  8. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  9. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  10. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
UCAN India Books Online