Jakarta siaga 1 banjir, ribuan warga mengungsi

16/01/2013

Jakarta siaga 1 banjir, ribuan warga mengungsi thumbnail

 

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyatakan, Jakarta kini Siaga 1 dalam menghadapi banjir setelah kemarin hingga hari ini, sejumlah tempat di Jakarta terendam dan kini ribuan warga  mengungsi.

“Ya kita berharap semuanya siap-siap. Masyarakat siap, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah juga siap. Karena memang mengertilah saya pagi-pagi tadi sudah calling sudah Siaga I tadi jam 4 (04.00),” kata Widodo, Selasa (15/1).

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saat ini terdapat 50 kelurahan yang terendam dan 6.101 jiwa mengungsi akibat melupanya Sungai Ciliwung yang mengalir dari wilayah Jawa Barat serta sejumlah sungai lain di Jakarta. Ketinggian air saat ini sekitar 10 cm hingga 3 meter.

“Diperkirakan luas wilayah yang terendam banjir akan bertambah karena pendataan masih terus dilakukan” demikian pernyataan BNPB.

Hingga saat ini tercatat korban meninggal 1 orang yaitu Angga (13 tahun) warga Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat yang tenggelam akibat disapu luapan air sungai.

Yuni, (80), pengemis yang rumahnya terletak di pinggir Sungai Ciliwung mengatakan, ia sudah meninggalkan rumah sejak kemarin pukul 19.00 malam.

“Waktu saya tinggalkan rumah, airnya baru sampai di kamar saya”, katanya kepada ucanews.com sambil menunjuk rumah di kawasan Bukir Duri, Jakarta Timur yang berjarak sekitar 10 meter dari Sungai Ciliwung. “Namun pukul 12.00 air sudah meluap sampai ke atap.”

Ia menjelaskan, meski beberapa kali didesak untuk pindah oleh pemerintah dari rumahnya, ia memilih tetap  menolak. “Saya tidak bisa pindah dari sini, saya hanya punya ini sebagai tempat berteduh”.

Warga lain, Erwin Susilo, (37), yang rumahnya berjarak 20 meter dari aliran sungai mengatakan, ia sudah menghadapi masalah banjir sejak kecil. “Sama saja kondisinya. Kalau mulai hujan, kami siap-siap untuk mengamankan barang. Tadi malam saya terus berjaga, jangan sampai rumah saya hanyut. Untung air yang masuk rumah hanya sampai 20 cm”, katanya.

Susilo menurutkan, ini merupakan salah satu banjir terbesar setelah sebelumnya pernah terjadi pada 2007.

Penanganan darurat banjir terus dilakukan bersama-sama oleh pemerintah. Posko darurat, dapur umum, pos kesehatan telah didirikan di beberapa tempat serta sejumlah bantuan makanan, perahu karet dan bantuan kesehatan terus disalurkan.

Oan Abdul Rahman, 50, seorang warga yang menangani sebuah posko di Bukit Duri dan menampung 57 kepala keluarga mengatakan, untuk sementara mereka menyiapkan makanan hasil sumbangan warga lain yang tidak terkena banjir.

“Selalu ada warga yang memberi sumbangan. Tapi, pemerintah sudah berjanji akan mendatangkan sumbangan ke sini”, katanya.

Selain menyebabkan banjir di Jakarta, hujan deras beberapa hari terakhir membuat 6 warga di Bogor, Jawa barat yang tinggal di dekat Sungai Ciliwung tewas tertimbun longsor pada Selasa (15/1) pukul 06.00 Wib. Tercatat 3 rumah, 1 masjid, dan 1 warung hancur.

Ryan Dagur, Jakarta

One Comment on "Jakarta siaga 1 banjir, ribuan warga mengungsi"

  1. donotchangemyname on Thu, 17th Jan 2013 6:27 am 

    Kalau permukaan laut semakin tinggi, banjir di kota dibuang kemana? Venesia dimana air hampir menenggelamkan kota kecil ini, juga masih tidak dapat menemukan solusi.. Saya merasa skeptis kalau Jakarta dapat lolos dari banjir dan macet, karena sebabnya juga sebagian dari alam. Soal macetnya, Jakarta sudah terlanjur membuat gedung2 besar TERLALU DEKAT SATU SAMA LAIN DENGAN OKUPASI JUMLAH TERLALU BANYAK ORANG + MOBILNYA, dan karena rapatnya gedung2 tanpa entry drive-in yang sebanding lebarnya, salah satu penyebab. Juga pertambahan penduduk dari pindahan dari daerah lain lalu menetap di pinggir sungai… Kalau rencana Gubernur dengan saluran raksasa masih belum dapat mengatasi masalah, JANGAN MENYALAHKAN PENGGAGASNYA, karena sudah berupaya dan itu baik… namun alam masih berperan permukaan laut tidak dapat dirubah.. maaf kalau agak pessimis..




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Tahta Suci desak pemerintah global melibatkan masyarakat adat
  2. Otoritas Cina menggerebek Misa komunitas bawah tanah
  3. Gereja Indonesia dan aktivis mencari cara melindungi anak dari pornografi
  4. Misionaris Filipina menjadi pemimpin Konferensi Yesuit Asia Pasifik
  5. Pemimpin Partai Kristen Pakistan tidak diijinkan berobat dalam tahanan
  6. Kardinal Bo minta tokoh agama Myanmar aktif berdialog
  7. Survei: Umat Katolik di Hong Kong tidak paham tugas diakon
  8. Kehadiran umat di gereja Filipina cendrung menurun
  9. Orang Kristen menjadi kelompok teraniaya paling banyak di dunia
  10. FPI: Penyampaian dakwah jelang Pilkada DKI Jakarta efektif
  1. Riset Wahid Foundation dan Kemenag Mei 2016 dan riset terpisah oleh Forum Keruku...
    Said fred on 2017-04-27 09:10:22
  2. Setuju Grace. Patut disayangkan dana sebesar itu "hanya" untuk membangun sesuatu...
    Said fred on 2017-04-27 08:34:15
  3. Admin, nggak salah tu orang kristen paling teraniaya. orang islam kali yg paling...
    Said Yesi on 2017-04-27 08:15:21
  4. Secara pribadi....sebaiknya bagi calon pemimpin jangan didukung oleh ormas agama...
    Said Ansel on 2017-04-26 14:41:04
  5. Terlalu bombastis dananya, lebih baik untuk kesejahteraan rakyat. Bisa jadi mala...
    Said Setyo on 2017-04-26 11:54:30
  6. Menurut saya, idenya sih boleh boleh saja tapi agak berlebihan. Duit sebanyak i...
    Said Grace on 2017-04-25 15:08:34
  7. Wajar saja kalau timbul kekhawatiran di kalangan minoritas karena kelompok radik...
    Said Aan Monterado on 2017-04-21 12:14:35
  8. Salut tuk kerja keras tim, tapi kritik utk peran pastor/suster, tetep aja yg kat...
    Said andreas jacob on 2017-04-17 14:16:16
  9. Menurut saya jika kita melihat dengan kondisi bangsa saat ini lebih bagus waktu ...
    Said Nick on 2017-04-15 10:04:04
  10. Saya harap juga setiap gereja di Jakarta dipersiapkan keamanannya.....
    Said Jenny Marisa on 2017-04-12 13:14:03
UCAN India Books Online