UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Pemerintah diam terkait penghilangan keluarga

17/01/2013

Pemerintah diam terkait penghilangan keluarga thumbnail

 

Pemerintah Laos tampaknya mengabaikan imbauan dari kelompok-kelompok hak untuk memberikan informasi tentang sebuah keluarga Kristen yang “hilang” selama lebih dari delapan tahun.

Christian Solidarity Worldwide (CSW) menulis sebuah surat terbuka pekan lalu untuk “mendapatkan” informasi tentang keberadaan seorang pria, yang hanya bernama Boontheong, dan istri serta putranya yang belum pernah terlihat sejak 3 Juli 2004. Anak itu berusia 7 tahun pada saat itu.

Surat itu muncul di tengah kekhawatiran atas nasib seorang aktivis dan pemenang Ramon Magsaysay Award, Sombath Somphone, yang menghilang di Laos bulan lalu.

Sebelum hilang, Boontheong telah diancam dan dipenjarakan oleh polisi lokal di provinsi Luang Namtha karena iman Kristennya.

CSW dan kelompok-kelompok hak lain telah berusaha mencari bertahun-tahun untuk mengetahui keberadaan keluarga itu, tetapi tidak berhasil.

Belum ada tanggapan dari pemerintah Laos terhadap surat itu yang ditujukan kepada Presiden Choummaly Sayasone.

“Kami belum mendengar dari pemerintah Laos … mereka tidak menanggapi surat itu,” kata seorang juru bicara CSW kepada ucanews.com. “Sejauh ini mereka diam. Kami masih menunggu! ”

Kebebasan beragama di Laos telah diperbaiki dalam beberapa tahun terakhir, CSW mengatakan dalam sebuah pernyataan. Lebih sedikit orang yang dipenjarakan karena iman mereka dan hukuman yang lebih pendek.

“Namun, masih ada pembatasan yang signifikan bagi orang Kristen karena agama Kristen sering dianggap sebagai agama ‘asing’.”

Orang Kristen masih mengalami pelecehan, penggusuran dan dipenjara oleh pejabat setempat, kata kelompok itu.

Sumber: Government silence over ‘disappeared’ family




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Minggu Biasa XIII/C bersama Pastor Bill Grimm
  2. 60 pengungsi Korea Utara dibaptis di Gereja Katolik Seoul
  3. Keuskupan Agung Semarang prioritaskan penyandang cacat
  4. Siapkan menu sahur, puasa pasangan beda agama
  5. LSM internasional desak PBB selesaikan pelanggaran HAM Papua
  6. Lokakarya Beijing ‘mendidik’ para rohaniwan Katolik
  7. Tahun Kerahiman, kesempatan pengampunan dan pembaharuan rohani bagi umat Katolik Pakistan
  8. Polisi secara brutal menyerang dan menyeret umat Katolik yang sedang berdoa
  9. Umat Kristiani Banglades berdoa bagi perdamaian
  10. Korupsi ancam eksistensi Pancasila
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online