UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Gereja bantu korban banjir, 20 tewas hingga hari ini

21/01/2013

Gereja bantu korban banjir, 20 tewas hingga hari ini thumbnail

 

Gereja St. Philipus Rasul, Teluk Gong, Jakarta Utara, menjadi tempat bagi ratusan pengungsi dari warga sekitarnya akibat banjir yang hingga kini masih menggenangi wilayah itu.

“Sebenarnya gereja juga kebanjiran, tapi kami masih bisalah ke kiri dan ke kanan,” kata Romo Yustinus, Pastor Paroki  St. Philipus Rasul.

Menurutnya, pekan lalu banjir yang menggenangi Jl. Telok Gong Raya tempat gereja berada sudah mencapai pinggang orang dewasa, sedangkan permukiman penduduk yang berada di belakang gereja, sudah tergenang hingga hampir dua meter, “Air datang mendadak. Warga sekitarnya datang ngungsi ke tempat kami dan kami tampung mereka di aula,” paparnya.

Karena kejadiannya sangat mendadak, sudah tentu logistik yang tersedia di gereja sangat tidak mencukupi. Mulai dari bahan makanan, alas tidur hingga obat-obatan.

“Kami spontanitas saja buka dapur umum, seadanya saja bahan yang dimasak. Pengobatan sudah semampunya. Sekarang yang paling mendesak adalah selimut, tikar dan air bersih,” sambung Romo Yustinus.

Di Jakarta timur Gereja Koinonia Protestan dan Sekolah St. Maria juga menyediakan pelataran mereka menjadi tempat pengungsian bagi warga sekitarnya.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyebutkan,  hingga kini sudah 20 orang tewas. Korban paling banyak berasal dari wilayah Jakarta Barat mencapai delapan orang. Kemudian masing-masing empat orang di Jakarta Timur dan Jakarta Utara, dua orang di Jakarta Pusat, dan dua orang di Jakarta Selatan. “Sampai saat ini sudah 20 orang meninggal akibat banjir,” kata Dien Emmawati, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Minggu (20/1).

Ia mengatakan, tewasnya korban banjir disebabkan beberapa hal seperti tersengat aliran listrik, tenggelam, dan sakit. Selain itu, juga ada bayi prematur yang ditinggal oleh orangtuanya di Kebayoranbaru. Sementara untuk jumlah pasien yang telah tertangani mencapai 21.986 orang.

Hingga saat ini, kata Dien, beberapa puskesmas di Jakarta juga masih terendam banjir di antaranya puskesmas Kota Bambu Utara, puskesmas Kedaung-Kali Angke, puskesmas Kapuk, puskesmas Cengkareng Barat 2, puskesmas Cengkareng Timur, Puskesmas Rawabuaya, puskesmas Tegalalur 2, puskesmas Tegalalur 3, puskesmas Semanan 2, puskesmas Bidaracina 2, puskesmas Bidaracina 3, puskesmas Kedoyautara, puskesmas Kapukmuara. Selain itu juga, Rumah Sakit Atma Jaya.

Hingga saat ini ribuan orang masih berada di lokasi pengungsian.

Foto: yankpost.com

  • donotchangemyname

    Dapur umum menyatukan umat dan non-umat…. sangat “welcome” ada di gereja …. kalau Bunda Maria disitu, pasti beliau sibuk memasak …

  • Herman L. A. Lagaunne

    Kita semua bangga dengan Gereja St. Philipus Rasul, Teluk Gong. Lanjutkan cinta kasih Kristus. Gbu all!

  • donotchangemyname

    Dibaca ulang judul berita ini, seolah artinya karena gereja memberi bantuan, 20 orang meninggal … lucu. Begitulah cara memuat berita, satu koma bisa memberi arti lain..

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  2. Keluarga masih menanti terpidana mati Mery Jane kembali ke rumah
  3. Kenapa Pria Modern Perlu Belajar dari Santo Yosef?
  4. Jelang prosesi Jumat Agung di Larantuka, rumah warga jadi "home stay"
  5. Uskup ingatkan umat terkait penyaliban diri pada Jumat Agung
  6. Ajaran membunuh di Buku Agama tak ada dalam Alquran, kata Syaffi Maarif
  7. 10 Pelajaran Dari Kesuksesan Singapura Bersama Lee Kuan Yew
  8. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  9. Menteri Anies: Tarik buku agama ajarkan membunuh kafir
  10. Ketakutan dan kemarahan orang Kristen menyusul pemboman gereja di Pakistan
  1. Renungan Hari Minggu Palma bersama Pastor Bill Grimm
  2. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  3. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  4. OASE: Agama sering jadi monster perampas HAM
  5. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  6. Uskup ingatkan umat terkait penyaliban diri pada Jumat Agung
  7. Ratusan tunawisma diundang Vatikan untuk makan malam dan tour ke museum
  8. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  9. Pemerintah didesak revisi UU Kebebasan Berbicara dan Berkumpul untuk melawan ISIS
  10. Pastor dihukum penjara oleh pengadilan Tiongkok terkait protes pembongkaran gereja
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online