UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Kardinal Zen minta Vatikan terus melakukan hubungan dengan Taiwan

21/01/2013

Kardinal Zen minta Vatikan terus melakukan hubungan dengan Taiwan thumbnail

 

 

Joseph Kardinal Zen mengatakan belum lama ini bahwa meskipun hubungan sulit dengan Beijing, Vatikan harus melakukan segala upaya untuk mempertahankan dan memperkuat hubungan baik dengan Taiwan.

Pernyataannya muncul selama seminar sehari sebagai bagian dari peringatan 70 tahun hubungan diplomatik di antara Republik Rakyat Cina dan Takhta Suci, yang diadakan di Universitas Katolik Fu Jen di Taipei.

Uskup pensiunan Hong Kong, 81, itu memberikan pidato dua jam di mana ia mengatakan bahwa iman berpegang teguh prinsip, sementara diplomasi hanyalah salah satu dari sarana pastoral.

Acara simposium dua hari itu menarik sekitar 60 orang, yang sebagian besar adalah mahasiswa dan staf universitas itu, tetapi juga termasuk perwakilan kepausan di Taiwan, Monsignor Paul Russell.

Tidak ada pejabat Taiwan menghadiri acara itu.

“Vatikan akan salah jika mengabaikan Taiwan sebagai seorang teman dalam perjalanan sejarahnya,” kata Kardinal Zen, seraya menekankan pentingnya hubungan diplomatik yang terus menerus di antara Takhta Suci dan Taiwan.

Vatikan adalah satu-satunya negara Eropa mempertahankan hubungan diplomatik dengan Taiwan. Hubungan bilateral yang didirikan tahun 1942 dan bertahan setelah Partai Komunis Mao Zedong menguasai Cina daratan.

Kardinal kelahiran Shanghai itu mengatakan kepada para peserta belum lama ini bahwa hubungan yang kurang baik di antara Takhta Suci dan Beijing telah menciptakan kebingungan di kalangan umat Katolik Cina atas legitimasi dalam Gereja.

“Upaya Vatikan belum membuahkan hasil yang baik. Pemerintah Beijing menekan Gereja,” katanya, seraya menambahkan bahwa rekonsiliasi” komunitas Gereja terbuka “dan” bawah tanah “di Cina belum mungkin.

Lebih lanjut, Kardinal Zen membandingkan situasi Cina dengan negara-negara Eropa Timur seperti Republik Ceko, di mana umat Katolik tetap setia kepada Roma meskipun pembatasan ketat oleh Komunis. Meskipun kegagalan hubungan diplomatik Ceko-Vatikan, iman Katolik tetap bertahan, katanya.

Tou Chu-seng, mantan duta besar Taiwan untuk Takhta Suci, juga berbicara pada seminar itu dan menyatakanbahwa beberapa kendala di antara para pemimpin mereka,  yang mempengaruhi hubungan damai di antara Cina dan Vatikan.

Sumber: Kardinal Zen urges continued ties with Vatican

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Waspadalah terhadap terorisme 'bersarung tangan putih', kata Paus kepada biarawati dari Tanah Suci
  2. Kanonisasi dua biarawati asal Palestina mendorong perdamaian
  3. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  4. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  5. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  6. Umat Katolik Toraja se-Jabodetabek merayakan Paskah
  7. Klerus AS desak sinode mendatang keluarkan pernyataan yang jelas dan tegas terkait ajaran Gereja
  8. Uskup Agung Samarinda ajak umat Katolik untuk terus memberikan kontribusi
  9. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  10. Ditolak sejumlah negara Asia Tenggara, pengungsi Rohingya disambut hangat di Aceh
  1. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  2. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  3. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  4. Perspektif Katolik tentang perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi
  5. Jumlah umat Katolik kecil di Tibet mungkin dipengaruhi komunis Tiongkok
  6. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  7. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  8. Kisah budidaya rumput laut dari Papua
  9. Indonesia dan Malaysia sepakat bantu imigran Rohingya
  10. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online