UCAN Indonesia Catholic Church News
Happy Easter to all

Paus Benediktus angkat Nuncio pertama untuk Malaysia

21/01/2013

Paus Benediktus angkat Nuncio pertama untuk Malaysia thumbnail

Uskup Agung Joseph Marino (Foto: nst.com.my)

 

Paus Benediktus XVI telah mengangkat Uskup Agung Joseph Marino dari Amerika Serikat sebagai Duta Besar Takhta Suci Vatikan (Nuncio) untuk Malaysia yang berkedudukan di negara itu, menyusul Vatikan memutuskan untuk membuka kedutaan baru  di Kuala Lumpur, sebagai perkembangan yang sangat signifikan dalam hubungan di antara Takhta Suci dan negara Islam di Asia tenggara ini.

Pada saat yang sama, Paus Benediktus juga  menunjuk uskup agung itu sebagai Duta Besar Vatikan untuk Timor Leste dan Delegasi Apostolik untuk Brunei Darussalam.

Vatikan menyampaikan berita pengangkatan tersebut pada  Rabu. Pernyataan Vatikan tidak menyebutkan untuk membuka kedutaan baru, tapi sumber-sumber telah menegaskan hal ini akan dilakukan.

Timor Leste, yang memperoleh kemerdekaan dari Indonesia  tahun 2002, adalah negara yang mayoritas Katolik di Asia (927.000 dari 1.143.000 penduduknya beragama Katolik). Negara ini memiliki hubungan diplomatik penuh dengan Takhta Suci dan duta besarnya berkedudukan di Roma.

Brunei, yang memperoleh  kemerdekaan dari Inggris  tahun 1984, adalah negara Islam dengan populasi 408.000, 18.948 di antaranya adalah Katolik, sebagian besar migran, dilayani oleh Vikariat Apostolik itu sejak tahun 2004. Ia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Takhta Suci, yang memiliki delegasi Apostolik untuk Gereja di sana.

Uskup Agung Marino, 50, memiliki  pengalaman diplomatik yang bagus. Pada saat pengangkatannya, ia menjabat sebagai Nuncio untuk Bangladesh, sebuah negara mayoritas Muslim.

Lahir di Birmingham, Alabama, Januari 1953, ia mendapatkan gelar dalam filsafat dan psikologi dari University of Scranton di Pennsylvania, serta teologi dan Kitab Suci dari Universitas Gregoriana di Roma, sementara tinggal di North Americaan College (1975-1980).

Setelah melayani pastoral di Birmingham (1980-1984), ia masuk akademi Takhta Suci untuk diplomat di Roma  tahun 1984 dan memperoleh gelar doktor di bidang Hukum Kanonik dari Universitas Gregoriana.

Dia bergabung dengan pelayanan diplomatik Takhta Suci  tahun 1988 dan kemudian melayani Filipina (1988-1991), Uruguay (1991-1994), Nigeria (1994-1997), dan Inggris (2004-2008).

Dia bekerja selama delapan tahun di  Sekretariat Negara Vatikan (1997-2004), sebagai wakil ketua biro (yang berkaitan dengan hubungan dengan negara-negara) dan diikuti dengan Slovenia, Kroasia, Serbia, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro, Albania dan Moldova.

Selama perang Kosovo, ia mendampingi  Sekretaris untuk Hubungan dengan Negara-negara (“Menteri Luar Negeri” Vatikan), Uskup Agung Jean-Louis Tauran, pada pertemuan dengan Presiden Serbia Slobodan Milosevic pada  April 1999, dalam upaya perdamaian atas nama Paus Yohanes Paulus II.

Kemudian  Maret 2003, terkait perang Irak, ia menemani Kardinal Pio Laghi ke Washington DC untuk bertemu dengan Presiden George W Bush, untuk misi damai atas nama Paus Yohanes Paulus II, dalam upaya terakhir untuk mencegah  invasi.

Paus Benediktus menunjuknya sebagai Nuncio  untuk Bangladesh tahun 2008 dan Kardinal Tauran, ketua Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama, menahbiskannya sebagai uskup di Birmingham.

Melalui badan ini, pengalaman diplomatik lintas benua, Uskup Agung Marino pindah ke Kuala Lumpur untuk melayani sebagai wakil Paus di sana dan membuka kedutaan baru. Dia akan melayani Timor Leste dan Brunei dari sana.

Perkembangan hubungan bilateral yang penting di antara Takhta Suci dan Malaysia ini muncul  setelah kedua belah pihak sepakat untuk menjalin hubungan diplomatik ketika Perdana Menteri Najib Razak Bin Abdul bertemu Paus Benediktus pada  Juli 2011.

Najib mengatakan setelah pertemuan itu bahwa Malaysia setuju untuk hubungan seperti itu guna berbagi pengalaman dan mempromosikan perdamaian dunia dan kerukunan seperti yang dilakukan Vatikan.

Sumber: Pope names first nuncio for Malaysia

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Imam yang dibunuh di Suriah dipuji sebagai martir
  2. Tahun 2030, Cina jadi negara dengan umat Kristen terbanyak di dunia
  3. Kamis Putih, Paus membasuh kaki seorang Muslim Libya dan wanita Etiopia
  4. Pesan 'Urbi et Orbi' Paus Fransiskus pada Hari Raya Paskah 2014
  5. Ribuan umat Islam hadiri deklarasi anti-Syiah di Bandung
  6. Tim delapan kardinal mulai membahas lagi reformasi
  7. Polisi siap amankan gereja selama Tri Hari Suci
  8. Presiden ucapkan selamat Paskah
  9. “Keselamatan akan segera datang kepada saya," tulis Asia Bibi dari balik jeruji besi
  10. Komnas HAM: Pemilu 2014 dikotori kejahatan demografi
  1. NGO desak hukuman lebih berat untuk pelaku kejahatan seksual terhadap anak
  2. Umat Katolik Papua Nugini menghormati misionaris pertama
  3. Hari Bumi, pemuka agama jadi kunci pelestarian lingkungan
  4. Imam anti-nuklir berjuang jadi anggota parlemen
  5. Buku Tanpa Diskriminasi diharapkan jadi referensi capres
  6. KPK: Perempuan rentan godaan birokrasi bobrok
  7. Tahun 2030, Cina jadi negara dengan umat Kristen terbanyak di dunia
  8. “Keselamatan akan segera datang kepada saya,” tulis Asia Bibi dari balik jeruji besi
  9. Pesan ‘Urbi et Orbi’ Paus Fransiskus pada Hari Raya Paskah 2014
  10. Mendikbud tutup TK JIS
  1. hmmm..semoga saja isa di tata dengan baik oleh pengurus dengan di bantu pemerint...
    Said kornelius,.. on 2014-04-19 09:49:00
  2. Setuju Romo....rakyat butuh media untuk bisa benar-benar mengenal calon presiden...
    Said Fransisca Ninin Nilamsari on 2014-04-17 19:59:00
  3. Ternyata anak2 ke sekolah tetap harus dijaga orang tua atau utusannya. Sekolah,...
    Said on 2014-04-17 08:02:00
  4. Niat baik dan bersahabat patut disambut baik dan dihargai. Mengapa tidak disebu...
    Said on 2014-04-17 07:45:00
  5. Setuju Romo, kita membutuhkan Pemimpin yang sungguh-sungguh memiliki komitmen un...
    Said Wahyu Handoko Yulianto on 2014-04-17 06:50:00
  6. Terima kasih Mgr. Koo. Kisah hidup yang menjadi inspirasi bagi kami utk memperta...
    Said corry on 2014-04-10 12:42:00
  7. Ria: sy jg geram dengan tindakan mantan pastor ini, yg akhirnya membuat nama Ger...
    Said corry on 2014-04-10 12:27:00
  8. Dimana2 orang Kristen dianiaya, dikambinghitamkan dgn alasan ini itu yg tdk terb...
    Said Corry on 2014-04-10 11:48:00
  9. Aneh negeri ini jg presiden odong2. Ini bukan negara muslim, shg seenaknya mener...
    Said Corry on 2014-04-10 11:41:00
  10. Metode blusukan memang telah dilakukan oleh Yesus dan juga para nabi, sehingga p...
    Said Hadrianus Wardjito on 2014-04-07 20:47:00
UCAN India Books Online