UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Gempa di Aceh, 1 tewas, 15 luka-luka

22/01/2013

Gempa di Aceh, 1 tewas, 15 luka-luka thumbnail

 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hari ini melaporkan, telah terjadi gempa berkekuatan 6 skala Richter di Aceh yang untuk sementara menyebabkan 1 orang tewas dan 15 orang luka-luka.

“Pusat gempa berada di laut sekitar Pulau Penasi di antara Banda Aceh dan Pulau Breueh. Kedalaman 84 km, tidak berpotensi tsunami. Gempa dirasakan keras selama 2-5 detik oleh masyarakat di sekitar Lhoknga, Peukanbada, Ulelhee, Banda Aceh”, demikian pernyataan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB.

Ia menambahkan, 25 menit kemudian diikuti oleh gempa susulan 5,1 SR, pada tempat yang hampir sama dengan kedalaman 16 km.

Menurut Sutopo, korban meninggal merupakan seorang anak perempuan usia 8 tahun bernama Tutia Rahmi, warga desa Alue Coet, Kecamatan Mane Kabupaten Pidie yang tewas tertimpa bangunan rumahnya.

Korban semuanya merupakan penduduk di Kecamatan Mane dan Gempang, Pidie yang berjarak sekitar 50 kilometer dari Sigli (ibukota Kabupaten Pidie) atau 160 kilometer dari Kota Banda Aceh.

BNPB menyebutkan korban meninggal akan segera dimakamkan dan sementara para korban luka menjalani perawatan di rumah sakit.

Senada juga disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang mengatakan gempa bumi tektonik di barat daya Kota Banda Aceh, tidak berpotensi tsunami.

Jarwansyah menyebutkan, korban terkena runtuhan bangunan rumah setelah gempa kuat mengguncang wilayah pegunungan Pidie dan juga dirasakan masyarakat sejumlah daerah di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

“Masyarakat langsung ke luar rumah saat merasakan bangunan dan sebagian mereka tertimpa bangunan,” katanya.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Katolik Bangladesh refleksi tantangan kehidupan keluarga
  2. Presiden Filipina mempertanyakan keberadaan Tuhan
  3. Uskup Maumere mengundurkan diri
  4. Uskup ’bawah tanah’ dipindahkan lagi ke wilayah terpencil
  5. Gereja Pasifik tetap dukung Papua kembali ke keluarga Melanesia
  6. Aktivis Filipina mengutuk pembunuhan pemimpin kelompok petani
  7. Umat Kristen peringati serangan bom bunuh diri di Gereja Peshawar
  8. Nasihat Pastor Fransiskan ini mengubah pandangan Jakob Oetama
  9. Anak muda perlu refleksi dan dekat dengan keluarga
  10. Gereja sambut baik pertemuan pemerintah Filipina dan pemberontak Komunis
  1. Nampaknya penduduk di Kalimantan lebih toleran......
    Said Jenny Marisa on 2016-09-23 09:07:47
  2. Kekejaman semakin banyak terjadi, apa sebabnya? Mengerikan membaca berita sekar...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-16 16:28:43
  3. Untuk mencegah umat di keuskupan mati karenanya, harus dipasang poster yang jela...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-13 13:45:12
  4. Semua aparat pemerintah daerah dan TNI POLRI di negri ini kehilangan tenaga..?...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:14:00
  5. Semua aparat pemerintah daerah,TNI POLRI yang bertugas di negri ini, kehilangan ...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:08:57
  6. Mengapa perempuan dibenci dan diperlakukan dengan kejam... Apakah laki laki itu ...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-12 12:16:03
  7. hebatttt sr Nia saudariku.....
    Said holiq on 2016-09-10 23:47:46
  8. Soal menghukum orang bukan urusan saya, tetapi toh tidak dapat diam saja. Menir...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-09 20:01:47
  9. Profisiat Mgr.... Semoga Tuhan sentiasa menaungi dan melindungi Bapa Uskup dalam...
    Said Permata on 2016-09-04 17:51:22
  10. Bagaimana doa melepaskan kuasa iblis...
    Said pkoing on 2016-09-04 01:06:09
UCAN India Books Online