Imam hadapi tuduhan perdagangan manusia

22/01/2013

Imam hadapi tuduhan perdagangan manusia thumbnail

 

Pastor Jaison Kollannur yang dituduh perdagangan manusia menyerahkan diri kepada polisi di Kerala, Sabtu bersama dengan tiga orang lainnya, kata polisi.

Mantan sekretaris Komisi Kepemudaan Dewan Uskup Kerala menyerahkan diri bersama Raju Thomas, Titu Thomas dan Jomon Thomas, kata Amose Mammen, asisten komisaris Biro Catatan Kejahatan polisi di Kochi.

Keempatnya dibebaskan dengan jaminan, kata Mammen kepada ucanews.com.

Polisi mencatat kasus perdagangan manusia itu melibatkan Pastor Kollannur dan rekan-rekannya pada Desember. Mereka telah menerima jaminan antisipatif dari Pengadilan Tinggi Kerala, yang meminta mereka menyerah diri pada atau sebelum 19 Januari.

Jaminan itu membuat terdakwa juga menyerahkan paspor mereka ke pengadilan dan melaporkan kepada petugas investigasi setiap Jumat. Setiap terdakwa juga diberikan denda 25.000 rupee (US $ 465).

Menurut polisi, pihak Kedutaan Besar AS di Chennai melakukan penyelidikan jaringan perdagangan manusia di negara bagian itu. Keempat orang itu dituduh mencoba untuk mengirim 42 pemuda tidak terampil untuk menghadiri seminar internasional di AS. Para calon, yang adalah tukang kayu dan sopir itu, dijanjikan akan menjadi sarjana di bidang pendidikan.

Pada 19 November polisi menangkap kepala Shadwell, pengelolaan bisnis pendidikan dan bimbingan kerja, serta manajer sumber daya manusianya di Kochi.

“Kami menemukan bahwa Shadwell memalsukan sertifikat dengan motif penyelundupan para pekerja tidak terampil ke Amerika Serikat,” kata Mammen.

Selama interogasi, ketua Shadwell Tom Bayi mengaku mereka bekerja dalam jaringan dengan sekretaris Komisi kepemudaan Pastor Kollannur dan para pejabat lain dari Gereja.

Shadwell akan mendapat 100.000 rupee untuk setiap orang yang berhasil diselundupkan ke AS dan imam itu menerima 50.000 rupee sebagai komisi untuk merekrut dan membantu proses itu, kata polisi. Mereka menggunakan rekening Komisi Kepemudaan untuk melakukan transaksi.

“Penyelidikan kami menemukan bahwa sebelumnya para terdakwa telah berhasil memperdagangkan orang-orang tidak terampil ke Spanyol dan Australia. Imam berencana membawa kelompok pemuda lain ke Brasil tahun ini,” kata Mammen.

Pastor Kollannur menyelenggarakan seminar bimbingan pemuda di beberapa bagian Kerala sebagai bagian dari Gerakan Pemuda Katolik Kerala dan menggunakan organisasi Gereja untuk menjalankan jaringan perdagangan manusia.

Imam itu mengatakan kepada kaum muda bahwa mereka akan mendapatkan pekerjaan yang baik setelah mereka tiba di AS.

“Kami telah melakukan penyelidikan menyeluruh dan mencatat laporan dari 35 korban. Kami tidak bisa mendapat pernyataan dari tujuh korban yang telah pergi ke luar negeri untuk bekerja,” kata pejabat polisi.

Imam itu diberhentikan dari pekerjaannya di Komisi Pemuda tak lama setelah polisi mendaftarkan kasus tersebut pada Desember.

Sumber: Priest to face human trafficking charges

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online