UCAN Indonesia Catholic Church News

Pimpinan Komunis mengunjungi Vatikan

23/01/2013

Pimpinan Komunis mengunjungi Vatikan thumbnail

 

Paus Benediktus XVI dan ketua Partai Komunis Vietnam bertemu di Vatikan, pada Selasa, berjanji memperkuat hubungan di antara Hanoi dan Takhta Suci, sementara mengakui masih ada “hal-hal” belum terselesaikan yang perlu ditangani.

Pertemuan pribadi berlangsung 30 menit itu adalah pertama di antara sekjen Partai Komunis Vietnam dan Paus, kata pernyataan Vatikan.

Secara khusus, kedua pemimpin itu mengungkapkan harapan mereka bahwa “beberapa hal tertunda dapat diselesaikan dan kerja sama dapat diperkuat,” kata pernyataan itu.

Di antara “hal-hal tertunda” itu adalah peran Gereja dalam pendidikan, sengketa properti di antara Gereja dan negara, dan perkembangan mungkin dalam hubungan bilateral, hingga pembentukan hubungan diplomatik penuh.

Menurut juru bicara Vatikan Pastor Federico Lombardi, pertemuan di antara Paus dan Nguyen Phu Trong berlangsung “sangat ramah dan konstruktif.”

Trong mengadakan tur Eropa, selain Vatikan, juga London, Roma, dan Brussels.

Trong diberi kehormatan secara protokoler yang disediakan untuk kepala negara.  Paus Benediktus menerima Trong pada Selasa, hari dimana ia biasanya tidak memiliki pertemuan publik.

“Vietnam adalah negara di mana Partai Komunis berperan sangat penting,” kata Pastor Lombardi. Dia menyebut pertemuan itu adalah “langkah lain dalam kemajuan yang berhasil di antara Vietnam dan Takhta Suci.”

Paus Benediktus bertemu dengan Perdana Menteri Nguyen Tan Dung tahun 2007 dan dengan Presiden Nguyen Minh Triet tahun 2009.

Sebuah komisi tingkat tinggi bilateral dibentuk tahun 2009 telah bertemu tiga kali dalam beberapa tahun terakhir, menyebabkan penunjukkan Uskup Agung Leopoldo Girelli sebagai wakil Vatikan pertama non-residen, sejak kemenangan Komunis tahun 1973.

Trong dan 11 delegasi, termasuk Wakil Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc, Menteri Luar Negeri Pham Binh Minh, dan Menteri Pertahanan Nguyen Chi Vinh juga sempat bertemu dengan Sekretaris Negara Vatikan Tarcisio Kardinal Bertone, bersama ‘menteri luar negeri’ Vatikan Uskup Agung Dominique Mamberti, dan para pejabat Sekretariat Negara.

Delegasi Vietnam juga termasuk ketua Komisi Urusan Agama Vietnam, Pham Dzung.

Kedutaan Vietnam di Italia tidak bersedia memberikan komentar terkait kunjungan tersebut.

Sumber: Communist chief visits Vatican

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  2. Ahok: Pertemuan lintas agama penting mengatasi prasangka buruk
  3. Polisi Filipina serang pengungsi di gereja
  4. Selama liburan Paus Fransiskus pilih bersantai di kediamannya
  5. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  6. Gereja Katolik harus 'semakin berani bersuara' soal perubahan iklim: KWI
  7. Izin rehab gedung Gereja Alkitab Indonesia dibekukan
  8. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  9. Pemimpin Gereja sambut baik pembebasan pria Kristen terkait penghujatan
  10. Kapolri minta Kapolda Papua yang baru dekati pastor dan pendeta
  1. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  2. Kapolri minta Kapolda Papua yang baru dekati pastor dan pendeta
  3. Ensiklik Laudato Si’ mulai diterapkan di keuskupan India
  4. Mantan presiden India dikenang sebagai pemersatu semua agama
  5. Grasi pengguna narkoba jadi solusi kelebihan kapasitas penjara
  6. Pameran St. Yohanes Paulus pererat hubungan Katolik-Yahudi
  7. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  8. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  9. Said Agil: Prinsip NU adalah melindungi hak minoritas
  10. Aktivis lingkungan kecewa dengan pidato kenegaraan Presiden Aquino
  1. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  2. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  3. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  4. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  5. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  6. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  7. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  8. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  9. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  10. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
UCAN India Books Online