UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

ISKA: Partai NasDem didukung kaum muda

25/01/2013

ISKA: Partai NasDem didukung kaum muda thumbnail

 

Masuknya 43 mantan aktivis 1998 ke Partai NasDem membuktikan partai berslogan Restorasi Indonesia itu mendapat basis dukungan kaum muda.

Hal itu dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) Bonefasius Jebarus di Jakarta, Kamis (24/1).

“Sebagai partai baru, NasDem justru menjadi alternatif bagi kalangan muda idealis yang masih berharap bahwa perubahan sosial itu jadi mungkin melalui partai politik,” kata Boni.

Masuknya mantan aktivis 98 ke Partai NasDem, lanjutnya, membuktikan semangat perubahan yang digaungkan para aktivis 98 mendapat ruang dan tempatnya di Partai NasDem.

“Bagaimana pun semangat restorasi itu kan melekat pada diri aktivis yang idealis. NasDem adalah ruang yang tepat untuk itu,” jelas dia.

Secara terpisah, Pengamat Politik UGM Yogyakarta Ari Dwipayana menilai bergabungnya puluhan aktivis 1998 dan politisi partai lain di Partai NasDem bukanlah suatu hal yang mengejutkan. Menurutnya, hal itu lebih kepada suatu momen yang pasti terjadi.

“Pascamunas Golkar yang digelar di Pekanbaru, Riau saat perebutan kursi Ketua Umum Partai Golkar tentu apa yang terjadi saat ini bukan hal yang mengejutkan. Sebenarnya ini menunggu momen saja apakah tetap di Golkar dan Nasdem,” ujar Ari seperti dilansir Metrotvnews.com, Kamis (24/1).

Lebih lanjut Ari mengatakan, bergabungnya puluhan aktivis 1998 menjadi semacam wacana tandingan terhadap dinamika politik di tubuh NasDem pascapengunduran diri Hary Tanoesoedibjo dari jabatan Ketua Dewan Pakar Partai NasDem yang juga diikuti tiga pengurus lain yakni Sekretaris Jenderal Ahmad Rofiq, Wakil Sekretaris Jenderal Saiful Haq, dan Ketua Internal DPP Partai Nasdem Endang Tirtana.

“Kita semua tahu NasDem kuat dengan isu muda yakni Garda Pemuda NasDem. Saya kira ini jadi seakan wacana tandingan yang terbangun setelah apa yang terjadi sebelumnya di NasDem soal hengkangnya Hary dari NasDem,” tandasnya.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pimpinan Gereja bertekad memerangi radikalisme dan terorisme
  2. Gereja Katolik ‘resmi’ di Tiongkok dalam krisis otentisitas
  3. Pencari suaka Kristen Pakistan di Sri Lanka takut dideportasi
  4. Pemimpin Ordo Religius: Sikap diam warga terkait pembunuhan sangat berbahaya
  5. Unika Atma Jaya – IIF gelar konferensi pemberdayaan manusia Indonesia
  6. Gizi untuk keluarga-keluarga termiskin
  7. Vatikan memberikan penghargaan kepada dua warga Banglades
  8. Nepal dan impian pelayanan kesehatan
  9. Kamp paroki membantu meningkatkan iman anak
  10. Kardinal Myanmar: Semua pihak memiliki kewajiban moral membangun perdamaian
  1. Jarang kita dengar berita kebaikan dari suatu pemerintah.. ini salah satunya. L...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-22 11:22:02
  2. Orang mau menyumbang organ badan atau mata dsb. pantasnya tidak diminta, tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-16 14:53:44
  3. Tidak perlu dibaca - kalau dari keuskupan pasti hal hal yang baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-08-15 13:23:14
  4. Memang ada orang yang terpanggil untuk "pembersihan" kebobrokan... Pikir2 lagi, ...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-14 19:25:14
  5. Jadi bukan terrorist.. itu lebih gawat....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-10 10:41:31
  6. Tidak dapat mengubah pembantaian, ya tinggal mendoakan saja untuk arwah korban.....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-09 10:06:22
  7. Belajar dari gereja di Barat adalah sangat baik bagi orang Katolik Cina yang kir...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-04 09:22:18
  8. Benar kata imam Abdelatif Hmitou, karena jelas didengar dan mudah dimenterti sia...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-30 13:31:58
  9. Lebih sedikit hukuman mati lebih baik,...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-29 10:33:31
  10. Susah untuk diungkapkan. Ini nampaknya noda satu satunya(?)di pemerintahan Jokow...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-28 21:28:59
UCAN India Books Online