UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Sintang kekurangan guru agama Katolik dan Islam

25/01/2013

Sintang kekurangan guru agama Katolik dan Islam thumbnail

Ilustrasi

 

Komisi III DPRD Kabupaten Sintang meminta Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Pendidikan meninjau kembali penempatan guru agama sesuai dengan kebutuhan guru agama di sekolah. Pasalnya penempatan guru agama di beberapa sekolah tak sesuai.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sintang Yohanes Leonardi Peni meminta penempatan guru agama di beberapa sekolah ditinjau kembali agar proses belajar mengajar di sekolah berjalan baik.

Menurutnya, saat ini di Kabupaten Sintang ada beberapa sekolah yang penempatan guru agama tak sesuai dengan kebutuhan.

“Penempatan guru agama yang tak sesuai kebutuhan tentu akan berpengaruh terhadap kualitas pendidikan kita, sebab guru yang ditempatkan tak sesuai bidangnya tak bisa mentransfer ilmu dengan baik kepada siswa,” ujar Peni kepada Tribun, Kamis (24/1).

Ia mencontohkan, SD Suak Medang di Kecamatan Ketungau Hulu yang mayoritas beragama Katolik, namun guru agamanya tak ada. Sekolah lainnya SDN 01 Ambalau yang mayoritas siswanya beragama Katolik, tetapi guru yang ada guru agama Islam, dan di SDN 02 Ambalau mayoritas siswa Muslim, namun guru yang ditempatkan justru guru agama Katolik.

Ia mengatakan harus ada pendataan yang konkrit mengenai kebutuhan guru di setiap sekolah, sehingga penempatan guru bisa profesional.

Guru yang ditempatkan tak sesuai dengan bidang studi tak akan mampu menyampaikan pelajaran, sebab tak menguasai. Guru di sekolah hanya menyampaikan apa yang diketahui bukan berdasarkan mata pelajaran.

“Bila ini terus berlanjut kita akan koordinasikan kembali dengan Dinas Pendidikan, sebab generasi muda di Kabupaten Sintang terletak di tangan guru,” tandasnya.

 

One Comment on "Sintang kekurangan guru agama Katolik dan Islam"

  1. yulius on Sat, 26th Jan 2013 8:03 pm 

    Bgm mungkin guru agama Islam mengajar iman katolik? Yg benar aja




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Minggu Biasa XIV bersama Pastor Bill Grimm
  2. Vatikan sampaikan Pesan Ramadan dan Idul Fitri
  3. Presiden baru Filipina berjanji mendengarkan suara rakyat
  4. Vatikan angkat uskup baru untuk Hiroshima dan Ho Chi Minh
  5. Keuskupan Kandy menuntut keadilan bagi korban penyiksaan
  6. Misionaris Hong Kong genap 10 tahun melayani Mongolia
  7. Berkat doanya kepada Bunda Maria, buruh Katolik bisa mengatasi masa sulit
  8. Katedral bersejarah di Malaysia akan direnovasi lebih dari setahun
  9. Sant’Egidio perkuat persahabatan dengan kaum papa lewat buka puasa
  10. Warga Tionghoa Katolik dan Protestan bagikan paket takjil kepada umat Muslim
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online