Situasi ekonomi jadi salah satu tantangan Timor Leste masuk anggota ASEAN

25/01/2013

Situasi ekonomi jadi salah satu tantangan Timor Leste masuk anggota ASEAN thumbnail

 

Pemerintah Timor Leste telah mengakui kemajuan ekonomi yang lamban sehingga menghambat upaya negara itu untuk menjadi anggota ASEAN (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara), namun, pihaknya tetap optimis bahwa rencananya akan tercapai.

Negara ini mengajukan lamaran resmi tahun 2011 di bawah Pemerintah Konstitusional Keempat. Namun, lamaran itu sedang dikaji oleh Kelompok Kerja Badan Koordinasi ASEAN.

Roberto Sarmento de Oliveira Soares, Sekretaris Negara untuk Urusan ASEAN, mengatakan kepada ucanews.com bahwa pihaknya tidak memiliki masalah bila aplikasi tersebut sudah diterima, namun diharapkan bahwa hal itu akan dicapai dalam lima tahun, di bawah Pemerintah Konstitusi Kelima.

Di antara hal lain, yang menjadi persyaratan keanggotaan ASEAN termasuk kemajuan dalam bidang sosial-budaya, politik dan ekonomi. Persyaratan itu akan mencakup juga kemampuan negara itu mengalokasikan anggaran yang cukup untuk berpartisipasi setidaknya 1.000 pertemuan dunia dan tuan rumah setidaknya 100 kegiatan berskala internasional setiap tahun. Aplikasi ini juga tergantung pada kemajuan negara itu dalam mengembangkan infrastruktur.

Menurut Soares, ekonomi adalah tantangan utama bagi Timor Leste karena negara itu tidak bisa bersaing di pasar bebas, seperti para anggota ASEAN lakukan. Tapi, ia percaya bahwa dengan melakukan percepatan pembangunan di berbagai bidang seperti perikanan, pariwisata dan pertanian, negara itu akan mampu mencapai target tersebut.

“Sekarang kami sedang bekerja keras di sektor ekonomi agar bisa berkontribusi bagi negara-negara ASEAN lainnya,” katanya.

Analis Politik Ermelindo das Neves Mendonca, dari Universitas Timor Leste, mengatakan dengan memperbaiki demokrasi negara itu dan meningkat pengakuan masyarakat internasional merupakan indikator yang baik untuk diterima di ASEAN.

Dia mengakui ada banyak pekerjaan rumah yang masih harus dilakukan terkait infrastruktur negara itu, seperti perbaiki kembali jalan-jalan yang rusak, agar roda perekonomian berputar cepat.

Tapi, peran politik Xanana Gusmao dan Jose Ramos Horta, dan mungkin dukungan dari negara-negara lain seperti Australia dan Amerika Serikat, akan menguntungkan negara itu, katanya.

Mengembalikan negara itu pada stabilitas politik juga sangat menguntungkan. Pada Desember tahun lalu Misi PBB di Timor Leste menyerahkan tugas keamanan dan perdamaian kepada pihak kepolisian negara itu.

Faktor-faktor seperti peran Jose Luis Guterres, Menteri Luar Negeri dan Kerjasama, dengan mengundang sekretaris jenderal ASEAN yag baru, Le Luong Minh, untuk datang dan melihat perbaikan di negara itu.

Perdana Menteri Xanana Gusmao akan segera memulai tur ke negara-negara ASEAN untuk mempromosikan Timor Leste dan meminta bantuan mereka dalam perkembangan lebih lanjut.

Guterres menjelaskan, 80 persen perdagangan Timor Leste adalah dengan Indonesia dan Singapura sehingga ada banyak potensi untuk ekspansi ke negara-negara anggota ASEAN lainnya.

Ada juga potensi besar dalam minyak di bawah laut dan cadangan gas serta sumber daya alam lainnya, termasuk emas. Namun, mengoptimalkan semuanya itu perlu partisipasi anggota ASEAN.

Proses investasi dari luar telah dimulai dan negara itu telah meminta perusahaan asing mengajukan proposal untuk beberapa proyek infrastruktur seperti jalan dan pelabuhan.

Sumber: Economic progress is slow, but other signs are good for emerging nation

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  2. Merasakan internalisasi toleransi lewat OBOR
  3. Kampanye pembongkaran salib di Tiongkok menyebar ke keuskupan lain
  4. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  5. Petani kopi Timor Leste harus berjuang mencari sumber pendapatan lain
  6. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  7. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  8. Gereja Katolik Tiongkok sambut baik dengan gereja baru yang disumbangkan pemerintah
  9. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  10. Gubernur Sulut dukung pembangunan pusat kaum muda Katolik
  1. Kampanye pembongkaran salib di Tiongkok menyebar ke keuskupan lain
  2. Gereja Malaysia akan menerbitkan Evangelii Gaudium dalam Bahasa
  3. Umat Kristiani merayakan 50 tahun kemerdekaan Singapura
  4. Komunitas Sant’Egidio adakan buka puasa bersama dengan lebih dari 500 warga miskin
  5. Perduki gelar pasar murah untuk warga Muslim guna meningkatkan toleransi
  6. Merasakan internalisasi toleransi lewat OBOR
  7. Kardinal Tagle menyerukan sumbangan Internasional untuk Kongres Ekaristi
  8. Gereja Katolik Tiongkok sambut baik dengan gereja baru yang disumbangkan pemerintah
  9. Kelompok ekumenis menyerukan dimulainya kembali pembicaraan dengan pemberontak
  10. Petani kopi Timor Leste harus berjuang mencari sumber pendapatan lain
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online