Uskup ajak umat tolak tambang

25/01/2013

Uskup ajak umat tolak tambang thumbnail

 

Pertambangan memang mendatangkan uang bagi pemilik lahan, namun keuntungan yang didapat jauh lebih kecil dibanding dengan keuntungan yang diperoleh investor. Keuntungan tersebut pun hanya didapat selama masih ada kegiatan pertambangan. Setelahnya, lahan tersebut tidak produktif lagi sehingga tidak akan memberi manfaat bagi generasi selanjutnya.

Hal itu diungkapkan oleh Uskup Ruteng Mgr Hubertus Leteng saat berkhotbah dalam “Misa Ekologis” di areal pertambangan Lingko Ropet, Desa Lante, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Selasa (22/1/2013), seperti dilansir Indonesianway.com.

“Siapa paling banyak mendapatkan untung dari tambang? Berapa lama kamu mendapat untung dari tambang? Kalau ini habis, dapat uang dari tambang mana lagi? Sampai kapan uang dari tambang bertahan untuk dirimu dan anak cucumu? Kalau tambang itu selesai, isinya habis dikeruk, uang itu juga selesai,” jelas Mgr Hubert.

Prelatus ini juga mengecam kehadiran industri pertambangan yang membawa kerusakan lingkungan hidup dan mengajak umat Katolik Manggarai untuk menolak industri ekstraktif tersebut.

“Bumi yang sudah sakit, sudah luka, sudah rusak, sudahlah. Yang sudah terjadi, sudah terjadi. Harapan kami, tidak ada lagi tanah dan bumi yang baru yang dirusakkan,” ujarnya.

Usai Misa, Uskup Hubert, Komandan Kodim 1612 Manggarai Letkol Jacky Ariestanto dan Direktur PT Rakhsa International Mining (RIM) Helmi Lalu selaku pemegang kuasa pertambangan Lingko Ropet melakukan penanaman pohon trembesi yang disumbangkan oleh Kodim 1612 Manggarai di areal pertambangan.

Komandan Kodim 1612 Manggarai, Letkol Ariestanto mengatakan, pihaknya merasa satu visi dengan Gereja Katolik Manggarai untuk menyelamatkan lingkungan.

Sementara, Direktur PT RIM, Helmi Lalu, mengatakan, kehadirannya dalam acara misa ekologis dan penanaman pohon tersebut berangkat dari komitmen untuk mengembangkan konsep green mining di wilayah-wilayah pertambangannya.

 

  • Alfons Liwun

    Mantap bapa uskup. Ini suatu kebanggaan bahwa seorang uskup mendukung penolakan tambang. salut bapa uskup

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  2. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  3. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  4. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  5. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  6. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  7. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  8. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  9. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  10. Gubernur Sulut dukung pembangunan pusat kaum muda Katolik
  1. Kardinal Tagle menyerukan sumbangan Internasional untuk Kongres Ekaristi
  2. Gereja Katolik Tiongkok sambut baik dengan gereja baru yang disumbangkan pemerintah
  3. Kelompok ekumenis menyerukan dimulainya kembali pembicaraan dengan pemberontak
  4. Petani kopi Timor Leste harus berjuang mencari sumber pendapatan lain
  5. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  6. Komnas HAM: Ada yang ingin rekonsiliasi, ada yang tidak
  7. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  8. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  9. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  10. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online