UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Pemerintah Pontianak berikan bantuan kepada 14 Gereja

28/01/2013

Pemerintah Pontianak berikan bantuan kepada 14 Gereja thumbnail

Ilustrasi

 

Sebagai wujud perhatian dan juga kepedulian Pemerintah Kabupaten Pontianak terhadap peningkatan bidang keagamaan, pemerintah setempat memberikan bantuan dengan total nilai 160 juta rupiah kepada 14 gereja di Kecamatan Sadaniang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pontianak H Ria Norsan belum lama ini yang diadakan di Gereja Katolik St. Gregardus, Desa Untang.

“Bantuan ini merupakan wujud keseriusan dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Pontianak dalam rangka pembinaan dan pengembangan rumah ibadah di masyarakat,” demikian pernyataan Kasubbag Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Mental-Spiritual (Kesra-Menspirit), Muhammad Pagi belum lama ini.

“Rumah ibadah itu merupakan bagian yang sangat penting bagi masyarakat beragama,” demikian pernyataan itu  seperti dilansir equator-news.com.

Bantuan itu diharapkan dapat digunakan untuk membantu pemeliharaan, pembinaan, serta peningkatan mutu dan kualitas kegiatan peribadatan. Kisaran bantuan yang diterima masing-masing gereja adalah 10 – 20 juta rupiah.

Beberapa yang mendapatkan bantuan pemerintah tersebut termasuk Gereja Katolik di Dusun Ansiap Desa Ansiap, Gereja Persekutuan Pemberian Injil Kristen di Dusun Titi Dahan Desa Sekabuk, Gereja Immanuel di Dusun Berangan Desa Suak Berangan, Gereja Katolik St. Yosef Satak di Jalan Raya Bumbun, Desa Bumbun, GKMI Tampak di Dusun Satak, Gereja GPKB Pudak di Sadaniang, dan GPKB Muru di Sadaniang.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Romo Budi gelar konser amal untuk pembangunan pusat pastoral
  2. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  3. Paus desak dunia bertindak menyusul tragedi Mediterania
  4. Keadilan sulit dipahami terkait pembunuhan para aktivis lingkungan
  5. Politisi Hong Kong berkomentar 'rasis' terhadap PRT
  6. Otoritas Malaysia desak pemimpin Gereja memasang kembali salib
  7. Penganiayaan orang Kristen di Zhejiang lebih parah dari data sebelumnya: China Aid
  8. Para uskup Filipina minta KWI membantu Mary Jane
  9. Ribuan umat Katolik Medan doakan kelancaran KAA
  10. 150 tahun kedatangan misionaris ke Tiongkok dirayakan di Belgia
  1. Keluarga dan diplomat ajukan PK terakhir untuk menyelamatkan terpidana mati kasus narkoba
  2. NIIS dan Janji Surga
  3. Gereja Armenia memberikan gelar orang kudus korban genosida
  4. Renungan Hari Minggu Paskah IV bersama Pastor Bill Grimm
  5. RUU kontroversial Myanmar akan berdampak buruk bagi perempuan dan minoritas
  6. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  7. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  8. Asia-Afrika nyatakan perang terhadap narkoba
  9. Jaksa agung diminta sidik pelanggaran HAM berat
  10. Menag masih persoalkan batasan agama RUU PUB
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online