UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Konferensi Waligereja Filipina: Kami tidak akan dukung salah satu kandidat

29/01/2013

Konferensi Waligereja Filipina: Kami tidak akan dukung salah satu kandidat thumbnail

Uskup Agung Jose Palma

 

Konferensi Waligereja Filipina mengatakan mereka tidak akan mendukung calon-calon untuk pemilu jangka menengah pada Mei ini, termasuk mereka yang bergabung dengan para uskup dalam menentang RUU Kesehatan Reproduksi (RUU RH) kontroversial.

Pernyataan ini dikeluarkan menyusul acara makan siang pada Minggu dengan para anggota parlemen anti RUU RH, yang diselenggarakan oleh konferensi waligereja itu di Pusat Katolik Paus Pius XII di Manila, di mana para pemimpin Gereja saat ini mengadakan sidang pleno tahunan mereka.

Monsignor Joselito Asis, sekjen Konferensi Waligereja Filipina, mengatakan pada Senin bahwa acara ini tidak harus dilihat sebagai dukungan para uskup kepada setiap kandidat pemilu.

“[Pertemuan itu] hanya menunjukkan penghargaan kami kepada para legislator,” katanya dalam sebuah wawancara.

“Kami mengadakan acara makan siang ini karena kami mengapresiasi atas apa yang telah mereka lakukan,” tambah Uskup Agung Jose Palma dari Cebu, ketua presidium Konferensi Waligereja Filipina.

Dia mengatakan para anggota parlemen anti RUU RH yang memilih menentang pengesahan RUU tersebut menjadi undang-undang bulan lalu karena termotivasi oleh “cinta mereka terhadap negara dan nilai-nilai berarti bagi mereka.”

Namun, Uskup Agung Palma juga menekankan bahwa para uskup tidak mendukung calon manapun pada Mei ini.

Dia mengatakan peran para uskup hanya untuk memberikan pedoman kepada umat beriman terkait kandidat yang mereka harus pilih.

“Kami tidak memiliki partisan apapun,” katanya. “Kami tidak mengatakan kepada seluruh dunia bagaimana memilih kandidat yang adalah orang-orang yang tepat untuk dipilih.”

Dia menambahkan, “Kami percaya dengan kemandirian rakyat untuk memilih, dan kami juga percaya bahwa mereka mengetahui benar tentang para calon.”

Sumber: Bishops say they have no election favorites

 

  • Bernardus Wato Ole

    Sudah tepat itu, Sikap Gereja Katolik harus netral dan tidak memberikan dukungan kepada siapapun. Namiun di sisi lain, Gereja tetap bertanggung jawab mendampingi para politisi Katolik agar menggunakan hati nurani yakni berpolitik sesuai moral dan etika Katolik.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  2. Malaysia membantah dinilai standar ganda menangani demonstran anti-Kristen
  3. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  4. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  5. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  6. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  7. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  8. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  9. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  10. Jumlah umat Katolik kecil di Tibet mungkin dipengaruhi komunis Tiongkok
  1. Kardinal Myanmar menyerukan pemerintah untuk bersikap belarasa dan peduli dengan Rohingya
  2. Lebih dari 1.100 orang tewas di India akibat gelombang panas ekstrim
  3. Partai Komunis Tiongkok keluarkan peringatan kepada anggotanya yang menganut agama
  4. Misionaris merajut kembali kebersamaan hidup yang hancur di Mindanao
  5. Paus Fransiskus desak masyarakat internasional bantu ribuan migran Asia
  6. Pembaruan Karismatik Katolik akan mengadakan Konvenas XIII di Makassar
  7. Malaysia membantah dinilai standar ganda menangani demonstran anti-Kristen
  8. Ribuan anak Kamboja terlantar akibat ibu mereka dipenjara
  9. Gereja: Pemerintah Modi mulai memperhatikan terkait serangan terhadap minoritas
  10. Kelompok HAM Filipina desak PBB menyelidiki 110 kasus penyiksaan
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online