UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Militer dekati markas pemberontak membuat ribuan pengungsi ketakutan

29/01/2013

Militer dekati markas pemberontak membuat ribuan pengungsi ketakutan thumbnail

 

Jatuhnya markas terakhir Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA, Kachin Independence Army) dekat kota Laiza telah memicu ketakutan di kalangan pengungsi, demikian ungkap seorang pastor di daerah itu.

Sekitar 12.000 pengungsi telah mengungsi di kamp-kamp sementara di dan sekitar Laiza, kantor pusat KIA di perbatasan dengan Cina, demikian sumber pekerja bantuan kemanusiaan.

Banyak pengungsi tidak bisa memutuskan apakah mereka harus melarikan diri, kata Pastor Nanzing Latt, seraya mengatakan bahwa krisis kemanusiaan mungkin akan terjadi jika serangan militer terhadap pemberontak Kachin terus meningkat.

Menurut Pastor Nanzing Latt, seorang pejabat Organisasi Kemerdekaan Kachin mengatakan kepada para pengungsi bahwa organisasi itu akan bernegosiasi dengan pihak berwenang Cina terkait kamp pengungsi jika pertempuran berlanjut.

“Kami siap mengungsi kalau pertempuran mencapai kota Laiza,” kata Hkawng Nu, seorang wanita Kachin setempat.

Pertempuran di antara militer dan KIA telah meningkat sejak Juni 2011 setelah kesepakatan gencatan senjata 17 tahun dirusak setelah Presiden Thein Sein berkuasa.

Doi Pi Sa, yang mengepalai Komite Bantuan dan Pembangunan Kachin di Laiza, mengatakan kepada ucanews.com pada Senin, “Kami merasa sangat prihatin atas keamanan para pengungsi … tapi kami harus menunggu dan melihat. ”

“Bahkan jika orang-orang melarikan diri ke Cina, mereka akan menghadapi masalah, karena ada banyak keterbatasan di Cina,” kata Doi Pi Sa.

Menurut laporan media yang dikelola negara Cina di Provinsi Yunnan, Cina berencana menyediakan kamp-kamp untuk 10.000 pengungsi yang akan melintasi perbatasan.

Setelah 19 bulan pertempuran, lebih dari 10.000 warga Kachin tinggal di kamp-kamp sementara di dekat perbatasan.

Di sekitar Laiza, sejak Minggu pertempuran belum terjadi ketika militer mengambil markas KIA di bukit Hka Ya Bum. Ini adalah pertama kalinya situasi telah tenang di sekitar Laiza sejak bulan lalu, kata Mayor John Brang dari KIA.

Thein Sein telah berulang kali mengatakan ia telah memerintahkan militer untuk terlibat dalam tindakan defensif melawan pemberontak Kachin dan tidak menduduki Laiza.

Sumber: Army nears KIA stronghold

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Demi Gereja di Tiongkok, Paus Fransiskus tolak bertemu Dalai Lama
  2. Mengapa Paus Fransiskus hindari pertemuan dengan Dalai Lama
  3. Jaga gereja, anggota Banser Bondowoso dibekali tenaga dalam
  4. Vatikan: Paus Fransiskus akan angkat kardinal baru pada Februari
  5. PGI: Sebelum hadiri Natal di Papua, Jokowi harus tunjukkan sikap tegas atas tragedi Paniai
  6. Uskup Papua Nugini kecam perburuan terhadap para penyihir untuk dibunuh
  7. Halau radikalisme, Ulil harap umat Muslim tafsirkan Alquran lebih inklusif
  8. Jemaat GKI Yasmin tolak ibadah Natal di tempat lain
  9. Terkait pidana mati, Jokowi didesak memahami persoalan HAM
  10. Pastor dan aktivis menerima 'ancaman' akibat membantu wanita Kristen
  1. Kelompok HAM minta keringanan jelang eksekusi lima terpidana mati
  2. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  3. Gereja Katolik Korea Selatan berupaya menjadi jembatan demi pemulihan hubungan dengan Utara
  4. Pemberontak komunis Filipina umumkan gencatan senjata selama kunjungan Paus
  5. Teh dan kue untuk Paus Fransiskus saat ia merayakan ulang tahunnya ke-78
  6. Pengadilan Iran mengurangi hukuman penjara tiga klerus Kristen
  7. Pakistan berduka terkait serangan mematikan di sekolah
  8. Seorang pastor bantah menjual buku berisi kata ‘Allah’ di Malaysia
  9. Gereja Katolik buka posko bantuan untuk para korban longsor Banjarnegara
  10. Uskup Papua Nugini kecam perburuan terhadap para penyihir untuk dibunuh
  1. Ada mafianya tuh makanya BA gak berani cabut segelnya......
    Said kepuh on 2014-12-15 07:49:00
  2. sayangnya... Pak Hasyim tidak bisa menaham segelintir Umatnya yang nakal dan mas...
    Said Maman Sutarman on 2014-12-02 08:23:00
  3. Lagi lagi membenarkan diri? Tidak mewakili Malaysia secara keseluruhan? Pemerint...
    Said on 2014-12-02 08:10:00
  4. "Tidak dibenarkan" bukan DILARANG. Karena tidak dilarang, terjadi penutupan ger...
    Said on 2014-12-02 08:05:00
  5. Kalau boleh saran, berilah pakaian kepada yang telanjang, pakaian pantas untuk m...
    Said on 2014-12-01 07:02:00
  6. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  7. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  8. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  9. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  10. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
UCAN India Books Online