UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Demi anak-anak, stasiun televisi didesak tidak mengontrak artis terlibat narkoba

29/01/2013

Demi anak-anak, stasiun televisi didesak tidak mengontrak artis terlibat narkoba thumbnail

 

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan anggota DPR RI mendesak stasiun-stasiun televisi nasional untuk membuat pakta integritas melawan narkoba dan tidak mengontrak artis yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

“Kami meminta semua stasiun televisi dan media massa untuk tidak mengontrak artis yang menyalahgunakan narkotika, serta mengimbau pemilik dan pengelola stasiun televisi serta media massa agar melakukan tes urine indikasi narkotika terhadap semua artis yang bekerja atau dikontrak stasiun televisi tersebut,” ujar Komisioner KPAI Maria Advianti, Senin (28/01).

Seperti diketahui pada Minggu (27/1) publik dikejutkan dengan pemberitaan mengenai penangkapan 17 orang di rumah artis Raffi Ahmad. Di rumah tersebut pula ditemukan barang bukti berupa dua linting ganja dan beberapa zat narkotika lainnya.

Sementara itu M Ihsan, Ketua Satuan Tugas Perlindungan Anak, menilai, penangkapan empat artis ini bisa dijadikan momentum untuk mengingatkan para artis, sebagai figur publik yang diidolakan banyak orang, termasuk anak-anak, agar menjauhi penyalahgunaan narkoba.

“Ini menjadi momentum bagi yang masih memakai narkoba segeralah berhenti karena artis itu diidolakan anak-anak,” ujar Ihsan.

Ketua KPAI Badriyah Fahyumi mengakui, “Memang ada masalah kebebasan berekspresi, apalagi kalau mereka sudah bersih, tetapi bagi yang terbukti masih menggunakan, jangan dikontrak, jangan sampai mereka tampil di televisi dalam keadaan di bawah pengaruh obat terlarang,” tutur Badriyah.

KPAI juga menyerukan kepada Presiden RI untuk kembali menyatakan perang terhadap penyalahgunaan napza serta menghimbau partai politik agar tidak merekrut artis dan politisi yang positif menyalahgunakan narkoba sebagai calon pejabat publik.

Badriyah mengatakan pengaruh figur publik yang menggunakan narkoba akan sangat cepat terasa kepada anak-anak karena mereka mengidolakan tokoh tersebut.

“Yang lebih bahaya adalah pada anak peer pressure-nya kuat sekali, satu kena narkoba yang lain akan dengan cepat terkena juga,” ungkapnya.

KPAI mencatat di tahun 2011 saja ada setidaknya 445 aduan yang masuk ke KPAI mengenai kasus narkoba anak.

Sementara itu anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari meminta agar proses penegakan hukum terhadap artis yang terjerat kasus narkoba dilakukan dengan adil.

Menurutnya, selama ini, kasus artis yang terlibat narkoba kerap berujung pada rehabilitasi.

“Saya yakin kasus para elite politisi tidak akan senyaman artis yang biasanya pidananya mandeg karena dimuarakan direhab dengan memposisikan mereka sebagai korban. Diskriminasi ini harus diakhiri karena baik artis maupun politisi adalah panutan masyarakat dan role model sehingga sepantasnya diperlakukan sama di depan hukum,” ujar Eva.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Lomba lukisan tentang iman Katolik untuk menemukan seniman muda
  2. Adrianus Meliala: Tidak murah menegakkan hukum di daerah konflik
  3. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  4. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  5. Pembunuh biarawati: Pengampunan keluarga memberikan 'kehidupan baru' bagi dia
  6. Diskriminasi Ras vs Sumpah Pemuda
  7. Kemenag siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama
  8. Umat Katolik protes terkait perampasan lahan Gereja oleh pemerintah
  9. Kekerasan terus terjadi, Gereja Papua minta negara serius lindungi warga
  10. Kemenag adakan deradikalisasi pendidikan agama
  1. Paus Fransiskus: Jangan menjadi orang Kristen kalau berperilaku buruk
  2. Anarkisme umat Islam akibat salah menafsirkan Alquran
  3. Adrianus Meliala: Tidak murah menegakkan hukum di daerah konflik
  4. Kardinal Tagle: Jadwal Paus akan padat selama kunjungan ke Filipina
  5. Tuntaskan Konflik Papua
  6. Kapel Sistina dipasang dengan sistem pencahayaan baru untuk melestarikan lukisan
  7. Sejumlah agamawan Indonesia ikuti dialog lintas agama di Polandia dan Slowakia
  8. Paus desak para aktivis berjuang melawan ‘penyebab kemiskinan struktural’
  9. Kemenag siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama
  10. Ketulusan Jokowi menjadi obat pengungsi Sinabung
  1. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  2. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  3. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  4. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  5. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  6. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  7. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  8. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
  9. Kita semua tertipu. Yang dikira dapat dipercayai pemerintahan yang baik ternyat...
    Said on 2014-09-30 10:19:00
  10. @donotchangemyname: baca dokumen2 Gereja yg terkait dgn hal tsb. Prinsip dan huk...
    Said Antonio on 2014-09-27 01:06:00
UCAN India Books Online