UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Aktivis lingkungan dan petani diserang dan dipukul polisi

30/01/2013

Aktivis lingkungan dan petani diserang dan dipukul polisi thumbnail

(Foto: detik.com)

 

Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan para petani di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) diserang dan dipukul serta ditangkap oleh polisi kemarin ketika mereka mengadakan aksi demonstrasi menuntut pembebasan rekan mereka yang ditangkap polisi beberapa hari sebelumnya karena terlibat konflik lahan dengan sebuah perusahan milik negara.

Hadi Jatmiko, Kepala Divisi Pengembangan dan Pengorganisasian Walhi Sumsel mengatakan, Direktur Eksekutif Walhi Sumsel Anwar Sadat mengalami luka robek di bagian kepala dan aktivis lain serta petani yang berjumlah 25 orang kini diamankan polisi dengan kondisi luka memar di sekujur tubuh.

“Massa yang berjumlah 500-an diserang ratusan polisi. Mereka ditangkap dan dipukuli”, katanya.

Menurut Hadi, para aktivis dan petani menuntut pembebasan rekan-rekan mereka warga desa Betung, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir yang ditahan Polres Ogan Hilir pada 25 Januari lalu.

Mereka juga menuntut agar Kapolres Ogan Ilir, Denni Dharmapala diproses secara hukum karena dinilai bertanggung jawab atas peristiwa berdarah 27 Juli 2012 di Desa Limbang Jaya, Ogan Ilir yang menyebabkan meninggalnya anak 13 tahun Angga bin Dharmawan dan beberapa warga lainnya mengalami luka serta banyak rakyat yang mengalami trauma hingga saat ini.

Terkait konflik warga dengan PTPN VII unit Cinta Manis, Kabupaten Ogan Ilir yang beroperasi sejak 1982, menurut Walhi, bermula dari klaim bahwa PTPN VII memiliki Hak Guna Usaha (HGU) seluas 20.000 hektar, namun, pada  2009 Walhi dan warga mereka mengetahui, dari data Badan Pertanahan Nasional (BPN), PTPN VII hanya memiliki HGU 6.500 hektar.

“Artinya total 13.500 hektar adalah milik warga. Warga pun sudah berulang kali melakukan protes”.

Jatmiko mengatakan, mereka akan  akan terus memperjuangkan lahan tengketa tersebut. Ia menjelaskan, saat ini tim advokasi Walhi dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palembang sedang berupaya menempuh jalur hukum  atas kasus ini.

“Kami sedang  berusaha membebaskan mereka yang masih ditahan”, jelasnya.

Sementara itu, Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova mengatakan, penangkapan para aktivis dan petani dilakukan karena “mereka mendorong, menyerang petugas dengan bambu yang mereka gunakan yang sebelumnya untuk bendera”.

Padakova menjelaskan, sebelum peristiwa itu, pihak Polda sudah memberikan kesempatan kepada para pengunjuk rasa untuk menemui pihaknya untuk membuat pelaporan dan keterangan terkait tuntutan mereka.

“Sudah kami beri kesempatan itu, tapi mereka tidak mempergunakannya. Mereka malah menyerang anggota kami yang ada di lapangan,” katanya seperti dilansir detik.com.

Aktivis dari Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menilai, aksi yang dilakukan para petani dan aktivis merupakan kegiatan yang dilindungi oleh konstitusi.

“Untuk itu kami menegaskan bahwa hak-hak para pihak dalam aksi tersebut adalah bagian dari hak atas kebebasan berekspresi”, demikian kata Sri Supriyati, Wakil Kordinator Kontras dalam sebuah pernyataan.

Ia pun mendesak agar polisi, “membuka seluas-luasnya akses informasi terhadap kondisi terakhir mereka yang ditangkap dan luka-luka serta pendampingan hukum secara adil dan transparan”.

“Memastikan adanya jaminan akses kesehatan secepat mungkin, bagi mereka yang mengalami luka-luka dan pemeriksaan dapat dilakukan apabila akses kesehatan kepada mereka yang luka-luka telah terpenuhi”, tegasnya.

Ryan Dagur, Jakarta

  • franstantri dharma

    Bukti kekerasan yang terus terjadi di bumi Indonesia, karena kekerasan cara gampang menekan orang lain yang tidak disukai. Kemanusiaan yang adil dan beradab belum menjadi jiwa dan wawasan berpikir kita. Semoga pengorbanan mereka tidak sia2.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Koalisi peduli anak tolak perkawinan usia dini
  2. Paus Fransiskus menyerukan penghapusan hukuman mati dan penjara seumur hidup
  3. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  4. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  5. Umat Katolik protes terkait perampasan lahan Gereja oleh pemerintah
  6. Diskriminasi Ras vs Sumpah Pemuda
  7. Lomba lukisan tentang iman Katolik untuk menemukan seniman muda
  8. Pembunuh biarawati: Pengampunan keluarga memberikan 'kehidupan baru' bagi dia
  9. Kendurenan awali Konggres Persaudaraan Sejati Lintas Iman
  10. Kekerasan terus terjadi, Gereja Papua minta negara serius lindungi warga
  1. Sejumlah agamawan Indonesia ikuti dialog lintas agama di Polandia dan Slowakia
  2. Paus desak para aktivis berjuang melawan ‘penyebab kemiskinan struktural’
  3. Kemenag siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama
  4. Ketulusan Jokowi menjadi obat pengungsi Sinabung
  5. Lomba lukisan tentang iman Katolik untuk menemukan seniman muda
  6. Koalisi peduli anak tolak perkawinan usia dini
  7. 3.284 pengungsi Sinabung tinggal di 12 lokasi
  8. Kemenag adakan deradikalisasi pendidikan agama
  9. Paus Emeritus Benediktus: Dialog sebagai cara berbagi sukacita Injil
  10. Pembunuh biarawati: Pengampunan keluarga memberikan ‘kehidupan baru’ bagi dia
  1. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  2. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  3. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  4. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  5. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  6. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  7. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  8. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
  9. Kita semua tertipu. Yang dikira dapat dipercayai pemerintahan yang baik ternyat...
    Said on 2014-09-30 10:19:00
  10. @donotchangemyname: baca dokumen2 Gereja yg terkait dgn hal tsb. Prinsip dan huk...
    Said Antonio on 2014-09-27 01:06:00
UCAN India Books Online