Pastor yang berjasa bagi warga tertindas mendapat simpati dari seluruh dunia

30/01/2013

Pastor yang berjasa bagi warga tertindas mendapat simpati dari seluruh dunia thumbnail

 

Berbagai dukungan dan rasa simpati terhadap teolog terkenal Pastor Tissa Balasuriya OMI  terus mengalir dari seluruh dunia sejak wafatnya pada 17 Januari, pada usia 89 tahun.

Dia diekskomunikasi oleh Paus Yohanes Paulus II  tahun 1997 karena mempromosikan peran yang lebih besar bagi kaum perempuan dalam Gereja. Tetapi, banyak orang di Sri Lanka, pastor itu adalah orang yang berjasa karena bekerja tak kenal lelah dengan orang miskin.

Aktivis, akademisi, politisi serta orang kaya dan miskin sama-sama memuji karya imam itu dengan warga kawasan kumuh di ibukota itu dan perjuangannya untuk mendapatkan keadilan bagi kaum tertindas dan terpinggirkan.

Menurut Pastor Oswald B. Firth OMI, mantan asisten superior jenderal Kongregasi OMI sedunia, Pastor Bala (sapaannya) berkontribusi dalam membantu orang miskin yang tidak boleh dilupakan.

“Kami mengenang dan menghargai kontribusinya untuk kemajuan warga perkumuhan. Kami tidak akan pernah melupakan cintanya yang sungguh-sungguh bagi orang yang membutuhkan, terlepas dari latar belakang sosial-budaya mereka,” kata Pastor Firth, seorang mantan direktur Karitas Sri Lanka.

Ia berjuang bersama warga di daerah yang dikenal sebagai perkumuhan Summitpura di Kolombo.

Perkumuhan Summitpura didirikan tahun 1976 setelah perdana menteri saat itu, Srimavo Bandaranaike, menggusur paksa sekitar 1.200 keluarga dalam upaya untuk membersihkan kota itu ketika Sri Lanka menjadi tuan rumah KTT Gerakan Non-Blok di Kolombo.

Keluarga-keluarga yang tersisa terus berjuang sendiri di perumahan darurat tanpa fasilitas dasar.

Ini tidak dapat diterima oleh Pastor Bala.

“Ia mendirikan sebuah sekolah malam, pusat kegiatan masyarakat, mengadakan pinjaman dana sehingga penghuni kawasan kumuh itu bisa memulai bisnis mereka sendiri dan memulai program penyadaran kesehatan mencegah penyakit,” kata Pastor Firth.

Dia bahkan menyumbangkan 32 hektare properti keluarganya dan rumah untuk membangun pertanian dan pusat pelatihan bagi anak jalanan. Ini didirikan sebagai komunitas mandiri.

“Pastor Bala merasa pendidikan adalah kunci untuk membuat kehidupan yang lebih baik,” kata Firth.

Dia merekrut para guru dari penghuni kawasan kumuh itu sendiri, karena mereka lebih mengetahui dengan komunitas mereka sendiri dan mereka lebih berdedikasi.

“Orang-orang memandang anak-anak kumuh sebagai hewan liar, banyak sekolah tidak akan mengakui mereka. Berkat usahanya, mereka mengikuti ujian yang diadakan pemerintah dan beberapa orang ditawarkan untuk pegawai pemerintah,” kata Pastor Firth.

Roshan Abayawickrama adalah salah satu dari anak-anak perkumuhan itu yang beruntung.

Ia adalah seorang pria yang baik, kata Abayawickrama. “Dia tidak menunggu orang untuk datang meminta bantuan, ia pergi kepada mereka,” katanya.

Sumber: More tributes for a fearless social activist

One Comment on "Pastor yang berjasa bagi warga tertindas mendapat simpati dari seluruh dunia"

  1. Albertus S Widjaya on Thu, 7th Feb 2013 6:49 am 

    Slamat jln Patos Tissa Balasuriya, smoga diterima disisi Allah Yang Maha Kuasa. JasaMu ttp dikenang oleh smua Umat & smoga mnjd Motivasi & Inspirasi bagi smuanya. Amin




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pro dan kontra seputar rencana pembangunan patung Yesus di Papua
  2. Vatikan desak pemerintah global melibatkan masyarakat adat dalam pembangunan
  3. Otoritas Cina menggerebek Misa komunitas bawah tanah
  4. Gereja Indonesia dan aktivis mencari cara melindungi anak dari pornografi
  5. Misionaris Filipina menjadi pemimpin Konferensi Yesuit Asia Pasifik
  6. Pemimpin Partai Kristen Pakistan tidak diijinkan berobat dalam tahanan
  7. Kardinal Bo minta tokoh agama Myanmar aktif berdialog
  8. Survei: Umat Katolik di Hong Kong tidak paham tugas diakon
  9. Kehadiran umat di gereja Filipina cendrung menurun
  10. Orang Kristen menjadi kelompok teraniaya paling banyak di dunia
  1. Kira kira Yesus akan bilang apa?...
    Said Jenny Marisa on 2017-04-28 20:01:14
  2. Riset Wahid Foundation dan Kemenag Mei 2016 dan riset terpisah oleh Forum Keruku...
    Said fred on 2017-04-27 09:10:22
  3. Setuju Grace. Patut disayangkan dana sebesar itu "hanya" untuk membangun sesuatu...
    Said fred on 2017-04-27 08:34:15
  4. Admin, nggak salah tu orang kristen paling teraniaya. orang islam kali yg paling...
    Said Yesi on 2017-04-27 08:15:21
  5. Secara pribadi....sebaiknya bagi calon pemimpin jangan didukung oleh ormas agama...
    Said Ansel on 2017-04-26 14:41:04
  6. Terlalu bombastis dananya, lebih baik untuk kesejahteraan rakyat. Bisa jadi mala...
    Said Setyo on 2017-04-26 11:54:30
  7. Menurut saya, idenya sih boleh boleh saja tapi agak berlebihan. Duit sebanyak i...
    Said Grace on 2017-04-25 15:08:34
  8. Wajar saja kalau timbul kekhawatiran di kalangan minoritas karena kelompok radik...
    Said Aan Monterado on 2017-04-21 12:14:35
  9. Salut tuk kerja keras tim, tapi kritik utk peran pastor/suster, tetep aja yg kat...
    Said andreas jacob on 2017-04-17 14:16:16
  10. Menurut saya jika kita melihat dengan kondisi bangsa saat ini lebih bagus waktu ...
    Said Nick on 2017-04-15 10:04:04
UCAN India Books Online